Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Tiga Event Pariwisata Besar: Panggung Industri dan Pengalaman Wisatawan

Tiga Event Pariwisata Besar: Panggung Industri dan Pengalaman Wisatawan
Minat|Destinasi Luar Negeri

Event Pariwisata 2027: Bukan Sekadar Kalender, Tapi Arena Berebut Pengaruh

Event pariwisata 2027 adalah rangkaian pameran, penghargaan, dan expo internasional yang menghubungkan destinasi, pelaku industri, dan wisatawan untuk membentuk tren perjalanan, membuka peluang bisnis baru, serta menguji kesiapan kualitas layanan sekaligus daya saing produk wisata di mata pasar global yang semakin selektif dan berorientasi pada pengalaman bernilai tinggi.

Tiga event kunci yang layak dipantau adalah TOURISE Awards 2027, Tourism Expo Japan (TEJ) 2026, dan Deep and Extreme Indonesia (DXI) 2027. Ketiganya tidak berdiri sendiri; mereka saling melengkapi dalam membentuk citra destinasi, menggaet wisatawan Jepang, serta menguatkan ceruk wisata bahari dan petualangan. Jika industri memanfaatkannya secara strategis, ketiga event ini bisa menjadi titik balik: dari sekadar mengejar jumlah kunjungan menuju kualitas pengalaman dan konektivitas bisnis jangka panjang. Jika diabaikan, pelaku lokal hanya akan menjadi penonton di pasar yang makin padat dan kompetitif.

TOURISE Awards 2027: Ujian Kelas Dunia untuk Destinasi Nusantara

TOURISE Awards Indonesia adalah peluang langka bagi destinasi lokal untuk diuji di panggung global, bukan hanya soal keindahan, tetapi tentang pengalaman utuh yang ditawarkan kepada wisatawan. Destinasi bisa mendaftar dalam ajang TOURISE Awards 2027 dengan periode pendaftaran 1 September hingga 19 November 2026. Pemenang akan diumumkan dalam TOURISE Summit di Riyadh pada 23 Maret 2027, sebuah forum yang mempertemukan para pelaku pariwisata dunia untuk membahas pengembangan destinasi yang bertanggung jawab.

Kategori yang dibuka pun menuntut destinasi berpikir spesialis: Best Arts and Culture Destination, Best Adventure Destination, Best Food and Culinary Destination, Best Shopping Destination, Best Entertainment Destination, Best Wellness Destination, hingga penghargaan puncak Best Overall Destination. Ketua TOURISE, Ahmed Al‑Khateeb, menegaskan bahwa mereka mencari destinasi yang memimpin melalui inovasi, keberlanjutan, dan keaslian budaya. Artinya, ini bukan lomba kosmetik promosi, melainkan dorongan agar pengelola destinasi berani merombak cara kerja: memperjelas batas geografis, memperkuat narasi budaya, serta berinvestasi pada pengalaman wisatawan, bukan hanya infrastruktur.

TEJ: Menggarap Wisatawan Jepang dengan Pendekatan Serius, Bukan Musiman

Jika TOURISE menguji reputasi, Tourism Expo Japan (TEJ) adalah pintu akses ke salah satu pasar paling menuntut di dunia: wisatawan Jepang. Melalui Paviliun Wonderful Indonesia di TEJ 2026, yang digelar di Tokyo Big Sight pada 24–27 September 2026, Indonesia secara terang membidik pasar wisatawan Jepang. Sikap ini tepat: wisatawan Jepang dikenal loyal jika merasa dihargai dan mendapatkan kualitas layanan konsisten.

Sebanyak delapan pelaku industri pariwisata ikut mengisi paviliun, mulai dari operator petualangan seperti Adventure Indonesia hingga resort dan maskapai seperti Garuda Indonesia Japan Office, The Mulia Resort & Villas, Menjaga Bay Resort, Kuno Villas, Wendy Asia Utama, dan Yoga Barn. Kehadiran mereka diarahkan tidak hanya untuk promosi destinasi, tetapi juga memperluas kerja sama bisnis antara pelaku kedua negara. Duta Besar Kartini menegaskan bahwa tantangannya adalah mengubah pertumbuhan kunjungan menjadi pertumbuhan kualitas. Di sinilah strategi harus berubah: paket wisata yang ramah preferensi wisatawan Jepang, pelayanan detail, dan sinergi dengan UMKM lokal agar manfaat ekonomi terasa hingga ke akar destinasi.

DXI 2027: Laboratorium Hidup untuk Diving dan Petualangan Outdoor

Sementara TEJ fokus pada pasar, Deep and Extreme Indonesia (DXI) 2027 adalah arena penguatan produk wisata bahari dan petualangan. Pameran ini digelar pada 15–18 April 2027 di Hall B Jakarta International Convention Center (JICC), menawarkan ragam aktivitas untuk pecinta wisata bahari dan petualangan outdoor, mulai dari pengalaman menyelam hingga aktivitas ekstrem di luar ruangan. Ini menjadikan DXI bukan sekadar event pariwisata 2027, tapi etalase langsung bagi segmen diving dan petualangan yang sedang naik daun.

Project Manager Irfant Rifani menegaskan bahwa target mereka adalah membangun ekosistem 365 hari, bukan hanya eksibisi empat hari. Upaya itu diwujudkan melalui DXI Adventure Hub sebagai platform digital yang menghubungkan produk, pelatihan, edukasi, hingga perjalanan wisata. Penyelenggaraan sebelumnya melibatkan lebih dari 50 komunitas dan 100 merek dengan sekitar 25.000 pengunjung, menunjukkan bahwa hobi diving dan petualangan bisa berkembang menjadi ekosistem ekonomi yang solid. Program seperti DXI Edu Relly, DXI Jambore Overland‑Motocamp, dan DXI Scuba Discover membuka ruang edukasi, rekrutmen penyelam baru, dan uji coba aktivitas bagi wisatawan yang ingin menjajal diving dan petualangan tanpa harus langsung ke laut dalam.

Dari Penghargaan ke Pasar dan Komunitas: Strategi Menyambut 2027

TOURISE Awards 2027, TEJ 2026, dan DXI 2027 menunjukkan satu pesan jelas: industri pariwisata tidak lagi cukup hanya hadir; ia harus unggul, terhubung, dan relevan. TOURISE mendorong destinasi untuk memenuhi standar global pengalaman wisata, TEJ membuka pintu ke wisatawan Jepang yang bernilai tinggi, sementara DXI menguji seberapa siap kita mengemas potensi bahari dalam paket diving dan petualangan yang aman sekaligus berkelanjutan.

Bagi pelaku industri, langkah strategisnya adalah menyinergikan ketiga jalur ini. Destinasi yang serius bisa mendaftar TOURISE Awards untuk validasi kelas dunia, menggandeng mitra dari TEJ untuk mengisi pasar wisatawan Jepang, lalu mematangkan produknya melalui ekosistem komunitas seperti DXI. Bagi wisatawan, kombinasi event ini berarti pilihan pengalaman yang kian kaya: dari destinasi budaya hingga wellness, dari city break ramah belanja hingga eksplorasi bawah laut. Menjelang 2027, pertanyaannya bukan lagi apakah kita siap menyambut arus wisatawan, tetapi apakah kita siap memberi mereka alasan kuat untuk kembali dan bercerita.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!