Modifikasi Honda CUV e: Dari Sketsa Konsep ke Motor Harian
Modifikasi Honda CUV e adalah proyek pengembangan motor listrik berbasis desain standar Honda CUV e yang dirombak total pada sektor suspensi, posisi roda, bodi, dan kokpit untuk menciptakan tampilan lebih panjang dan ceper tanpa mengorbankan fungsi harian maupun keandalan sistem kelistrikan.
Kuncinya: ini bukan modifikasi asal beda, melainkan eksperimen serius tentang bagaimana motor listrik bisa dibuat lebih emosional. Honda CUV e milik Benny Saputra dari Onre Motoshop dijadikan kanvas untuk menguji sejauh mana modifikasi Honda CUV e bisa dibawa tanpa mengganggu karakter dasarnya sebagai kendaraan mobilitas. Proyek ini dikerjakan sekitar satu tahun sebelum akhirnya dibuka ke publik lewat video bengkel. Hasil akhirnya, menurut Benny, sudah mencapai sekitar 90 persen dari imajinasi awalnya. Itu pernyataan penting: modifikasi ini jelas berkonsep, bukan sekadar mengikuti tren sesaat.

Roda Mundur 5 Cm dan Suspensi Custom: Proporsi Baru, Geometri Tetap Waras
Langkah paling berani dalam modifikasi Honda CUV e ini adalah extender belakang yang memundurkan roda sekitar 5 cm. Ubahan ini mengubah total stance motor: siluet jadi lebih panjang, overhang visual lebih seimbang, dan kesan "bulat dan berisi" bawaan pabrik tersamarkan. Inilah cara cerdas mengatasi desain yang dianggap terlalu gendut tanpa harus memotong bodi ekstrem.
Namun Onre Motoshop tidak mengorbankan geometri demi gaya. Suspensi belakang diganti suspensi RPM prototipe khusus Honda CUV e, sementara suspensi depan dipendekkan untuk mengikuti konsep suspensi custom lowered yang tetap nyaman dipakai harian. Rencana memakai pelek 4 inci dengan ban besar ditunda karena menuntut reposisi suspensi dan mounting motor, serta berpotensi membuat distribusi bobot terlalu berat ke salah satu sisi. Ini bukti bahwa kompromi dilakukan demi handling, bukan demi foto garasi belaka.

Repaint Champion White dan Kokpit: Dari Futuris ke Elegan Personal
Benny menilai warna putih matte bawaan Honda CUV e mudah tampak kotor, sehingga seluruh bodi direpaint dengan warna Champion White Metallic khas Honda. Pengerjaan dilakukan oleh NS Custom dengan hasil akhir glossy yang rapi. Keputusan ini mengubah karakter motor: dari futuristis standar menjadi elegan klasik ala line-up sport Honda. Pilihan warna ini juga memperkuat kesan low-and-clean yang dikejar sejak awal.
Area kokpit menjadi salah satu bagian paling intens digarap: panel, layout, dan detail dirombak untuk menghadirkan custom kokpit listrik yang lebih personal sekaligus tetap fungsional. Di sinilah modifikasi ini terasa dewasa; bukan menjejali aksesori, tetapi merapikan tampilan dan ergonomi. Hasilnya interior terasa lebih premium, selaras dengan repaint dan kaki-kaki yang sudah diperhalus. Motor listrik yang sering dianggap kaku berubah menjadi objek desain yang punya karakter pemilik.
Integrasi dengan Sistem Listrik: Gaya Boleh Ekstrem, Fungsi Wajib Normal
Modifikasi ekstrem pada motor listrik selalu punya risiko: sedikit salah bisa mengganggu performa motor, sistem kontrol, atau bahkan keamanan. Di proyek ini, Onre Motoshop memilih jalur yang rasional. Fokus modifikasi diarahkan pada sektor yang tidak mengutak-atik inti kelistrikan: kaki-kaki, bodi, kokpit, serta detail estetika. Seluruh sistem kelistrikan dan kontrol tetap dibuat berfungsi normal, dan motor ini tidak berhenti sebagai pajangan—Honda CUV e modifikasi ini tetap dipakai berkendara dan diklaim fungsinya berjalan normal.
Menurut laporan, motor ini pernah digunakan untuk riding dari Hotel Artotel Senayan menuju Sarinah bersama Veda dan Mario Aji, menunjukkan bahwa konsep ceper-panjangnya bukan hanya untuk sesi foto. Kutipan yang layak digarisbawahi: "Menariknya, seluruh ubahan tetap mempertimbangkan fungsi agar motor masih nyaman digunakan untuk mobilitas sehari-hari." Di titik ini, modifikasi Honda CUV e karya Onre Motoshop menjadi contoh bagaimana motor listrik bisa dimodifikasi dalam tanpa mengorbankan keandalan.
Pelajaran dari Onre Motoshop: Modifikasi Cerdas untuk Era Motor Listrik
Proyek Honda CUV e ini memberi pesan jelas: era motor listrik bukan akhir dari dunia modifikasi, ia hanya memaksa bengkel lebih cerdas. Onre Motoshop menunjukkan bahwa suspensi custom lowered, roda mundur 5 cm, repaint elegan, dan custom kokpit listrik bisa diintegrasikan tanpa mengganggu sistem motor. Kuncinya ada pada konsep yang matang, pemahaman geometri, dan keberanian menunda modifikasi yang berpotensi merusak keseimbangan.
Bagi pemilik motor listrik yang ingin modifikasi, proyek ini relevan: motor tetap enak dipakai harian, tampil beda total dari standar, dan tidak mengorbankan kelistrikan maupun kenyamanan. Kesimpulannya sederhana: modifikasi Honda CUV e yang berkualitas bukan tentang seberapa ekstrem ubahannya, tetapi seberapa sinkron gaya dengan fungsi. Onre Motoshop baru menyentuh 90 persen dari mimpinya; sisanya mungkin akan menjadi bab berikutnya dari evolusi custom motor listrik.






