Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Mengapa Penyanyi Pop Menjauh dari Media Sosial

Mengapa Penyanyi Pop Menjauh dari Media Sosial
Minat|Penyanyi/Band Pop

Gelombang Baru: Penyanyi Pop Melawan Tekanan Media Sosial

Fenomena penyanyi media sosial yang mulai menjauh, menghapus akun, atau mengambil jeda dari platform digital adalah gerakan sadar para artis pop untuk melindungi kesehatan mental mereka dari toxic media sosial, hujatan tanpa henti, dan kelelahan emosional yang ditumpuk oleh ekspektasi publik, ritme rilis karya, dan keharusan tampil sempurna setiap saat di depan jutaan mata. Jessie J mengumumkan akan mengambil jeda dari media sosial setelah melewati dua tahun yang penuh gejolak dan menguras tenaga serta emosinya. Sementara itu, Mahalini Raharja baru-baru ini memutuskan menghapus akun Threads yang sudah lama tak disentuhnya sejak 2023 karena merasa lingkungannya terlalu toxic dan dipenuhi gosip negatif. Dua langkah ini bukan kebetulan; keduanya menandai titik balik bahwa burnout artis pop bukan lagi isu yang disembunyikan, melainkan dikomunikasikan secara terbuka sebagai pilihan hidup.

Mahalini dan Threads: Ketika Gosip Mengalahkan Musik

Keputusan Mahalini menghapus akun Threads bersumber dari pengalaman langsung menghadapi toxic media sosial. Ia menjelaskan bahwa platform tersebut penuh hujatan yang kerap diarahkan padanya. Menariknya, ia mengaku sudah tidak aktif di Threads sejak 2023 dan bahkan lupa kapan terakhir menggunakannya, namun akun itu tetap terhubung ke Instagram sehingga unggahan foto dapat otomatis muncul di Threads tanpa disadarinya. Bagi seorang penyanyi pop yang hidup dari citra dan interaksi, situasi ini berbahaya: konten hadir, komentar berdatangan, tapi sang pemilik akun tidak hadir untuk menjaga jarak atau memasang batas. Mahalini juga menilai di Threads terlalu banyak "gosip-gosip nggak jelas, perbincangan yang negatif, menyudutkan orang lain dll". Saat ruang diskusi lebih sibuk membedah kehidupan pribadi daripada karya, menjauh menjadi bentuk perlawanan paling sehat.

Jessie J: Dua Tahun Berat, Satu Keputusan Berani

Jessie J memilih berhenti sejenak dari media sosial setelah dua tahun yang "penuh gejolak dan menguras tenaga serta emosinya". Dalam unggahan terakhir di Instagram pada 7 September 2026, ia menegaskan bahwa dirinya baik-baik saja, meski kondisi tidak sedang prima dan jauh dari kata terpuruk. Kejujuran itu penting: ia tidak menunggu sampai runtuh, tetapi mundur sebelum habis. Dalam dua tahun terakhir, Jessie J merilis album pertamanya setelah delapan tahun, pindah dari Amerika Serikat ke Inggris, menjalani tur dunia, mengakhiri hubungan dengan pasangannya, mengasuh putra yang masih kecil, serta mengelola sendiri media sosialnya. Di atas semua itu, ia melewati perjuangan melawan kanker payudara dan menjalani mastektomi sebelum dinyatakan bebas kanker pada Mei 2026. Beban fisik dan emosional yang menumpuk membuat keputusan jeda digital ini terasa bukan kelemahan, melainkan kedewasaan dalam menjaga kesehatan mental penyanyi.

Ketika Kesehatan Mental Lebih Penting daripada Eksposur

Langkah Mahalini dan Jessie J menunjukkan satu pesan tegas: eksposur tanpa batas bukanlah ukuran keberhasilan, dan burnout artis pop adalah harga yang terlalu mahal untuk dibayar demi terus tampil di timeline. Mahalini mengakui bahwa atmosfer Threads dipenuhi gosip negatif dan perbincangan yang menyudutkan orang lain, sedangkan Jessie J secara terbuka menyebut dua tahun terakhir sebagai periode yang menguras tenaga dan emosi sebelum ia memutuskan istirahat dari dunia digital. Keduanya memotong jalur yang selama ini dianggap wajib: selalu ada, selalu online, selalu responsif. Kesehatan mental penyanyi tak lagi menjadi isu yang dibicarakan diam-diam di balik panggung, tetapi menjadi dasar keputusan yang disampaikan langsung ke publik. Ini adalah sinyal bahwa artis pop mulai memegang kendali atas ruang digital mereka sendiri, meski harus mengorbankan sebagian angka dan perhatian.

Apa Artinya Tren Ini Bagi Masa Depan Penyanyi Media Sosial?

Menjauh dari media sosial bukan berarti penyanyi memusuhi penggemar; ini bentuk redifinisi hubungan. Ketika timeline dipenuhi komentar kasar, gosip tak jelas, dan pembicaraan yang menyudutkan orang lain seperti yang diamati Mahalini di Threads, lalu dua tahun yang melelahkan secara emosional mendorong Jessie J mengambil jeda, pesan yang muncul adalah kebutuhan akan batasan yang sehat. Penyanyi media sosial di masa depan kemungkinan akan lebih selektif: hadir ketika siap, bukan ketika algoritma meminta. Mereka mungkin akan menyerahkan pengelolaan akun ke tim, membatasi fitur komentar, atau memindahkan interaksi ke ruang yang lebih aman. Fenomena ini menunjukkan tumbuhnya kesadaran artis tentang dampak negatif media sosial terhadap kesejahteraan mental mereka; dan ketika artis berani berkata "cukup", ekosistem digital pun dipaksa meninjau ulang cara memperlakukan manusia di balik layar.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!