Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

31 Suplemen Ilegal dengan Bahan Kimia Berbahaya dan Cara Memilih yang Aman

31 Suplemen Ilegal dengan Bahan Kimia Berbahaya dan Cara Memilih yang Aman
Minat|Gaya Hidup Sehat

Suplemen Ilegal: Ancaman Nyata, Bukan Sekadar Pelanggaran Label

Suplemen ilegal adalah produk obat bahan alam atau suplemen kesehatan yang beredar tanpa izin edar sah atau memakai nomor registrasi palsu, sering kali mengandung bahan kimia obat tersembunyi yang tidak tercantum di label, sehingga konsumen menganggapnya aman padahal berisiko tinggi menimbulkan efek samping serius dan kerusakan organ dalam jangka pendek maupun panjang.

Peringatannya jelas: dalam pengawasan periode Mei–Juni 2026, BPOM menemukan 31 produk obat bahan alam (OBA) dan suplemen kesehatan ilegal, terdiri dari 28 OBA dan 3 suplemen kesehatan. Sebanyak 30 dari 31 produk ini mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) yang seharusnya tidak boleh ditambahkan dan tidak tertulis di label. Satu suplemen lain bahkan gagal memenuhi persyaratan mutu mikrobiologi, sehingga berpotensi tercemar bakteri dan jamur berbahaya.

Menurut BPOM, 15 dari 31 produk tersebut memakai Nomor Izin Edar (NIE) fiktif dan 16 lainnya sama sekali tidak terdaftar. Artinya, tidak ada jaminan keamanan, khasiat, maupun mutu karena produk tidak pernah diuji regulator. Dalam kondisi ini, mengonsumsi suplemen ilegal BPOM sama saja menggadaikan kesehatan demi janji manis brosur dan testimoni. Produk yang mengklaim "alami" dan "tanpa efek samping" tidak otomatis aman ketika produsennya berani memalsukan perizinan.

31 Suplemen Ilegal dengan Bahan Kimia Berbahaya dan Cara Memilih yang Aman

Bahan Kimia Berbahaya dalam Suplemen: Dari Parasetamol sampai Sildenafil

Masalah utama dalam kasus ini bukan sekadar pelanggaran administratif, tetapi praktik mengoplos bahan kimia berbahaya suplemen ke dalam produk yang diklaim herbal. BPOM menemukan berbagai BKO seperti sildenafil, parasetamol, mikonazol, ketokonazol, allopurinol, deksametason, kafein, meloksikam, fenilbutazon, prednison, piroksikam, klorfeniramin maleat, sibutramin, natrium diklofenak, dan siproheptadin dalam produk yang dijual sebagai obat bahan alam.

Ini yang paling mengkhawatirkan: suplemen ilegal sering mengandung parasetamol dan sildenafil tanpa sepengetahuan konsumen. Misalnya, Kapsul Stamina dan Tahan Lama Cap Beruang Putih mengandung parasetamol dan sildenafil, sementara produk lain seperti Bintang Bintang Tangkur Cobra, Kopi Joss +++, Urat Naga Extra Strong, Africa Black Ant, Bima Strong, dan Jaguar Platinum juga mengandung sildenafil atau turunannya. Konsumen mengira minum jamu atau kopi kuat, padahal diam-diam mengonsumsi obat keras yang seharusnya hanya digunakan dengan pengawasan tenaga kesehatan.

Pengoplosan BKO ini bukan sekadar trik "memperkuat khasiat"; ini strategi curang untuk memberikan efek instan sambil menyembunyikan risiko. Deksametason dan prednison bisa meredakan nyeri dengan cepat, tetapi pemakaian tanpa kontrol dapat merusak sistem imun dan metabolisme. Sibutramin untuk pelangsing meningkatkan risiko gangguan jantung. Mengonsumsi obat-obat ini tanpa tahu dosis dan frekuensi sama saja bermain roulette dengan tubuh sendiri.

31 Suplemen Ilegal dengan Bahan Kimia Berbahaya dan Cara Memilih yang Aman

Daftar Suplemen Terlarang: Produk yang Harus Anda Hindari Total

Temuan BPOM ini bukan daftar kecil yang bisa diabaikan; ini katalog produk yang harus segera Anda coret dari rumah dan keranjang belanja. Daftar suplemen terlarang tersebut meliputi kombinasi produk stamina, nyeri sendi, pelangsing, dan penambah berat badan yang selama ini gencar dipromosikan di berbagai kanal. Fakta bahwa sebagian mencantumkan NIE fiktif menunjukkan kesengajaan, bukan ketidaktahuan.

  • Produk stamina/"obat kuat": Bintang Bintang Tangkur Cobra, Bintang Bintang Tangkur Black Cobra, Kopi Joss +++, Kapsul Stamina dan Tahan Lama cap Beruang Putih, Urat Naga Extra Strong, Africa Black Ant, Bima Strong, Obat Kuat dan Tahan Lama Jaguar Platinum, Urat Banteng.
  • Produk nyeri sendi/pegal linu/asam urat: Kapsul Samulin, Montalin, Jamu Industri Cap Tiga Anak, Tawon, Kapsul Panjang Umur Antanan, Kapsul TCU, Ramuan Tradisional Bugarin, Surya Sehat, Daun Tapak Liman, Ginseng Plus Asam Urat + Nyeri Tulang (Pegal Linu), Daun Afrika Asam Urat-Nyeri Sendi-Sakit Gigi, Shen Ling Asam Urat POM, Samuraten POM.
  • Produk lain dengan klaim pelangsing atau penambah berat badan: Nofat, Day's Slim Pelangsing, Vitamin Gemuk By E Skin, Moringa Rosabella.

Selain itu ada produk seperti Huatuobaifuling, Daun Madu Hitam, Montalin, Tawon POM, Wantong POM, Chong Chao Zhi Ke Wang Capsule yang juga masuk temuan. Satu suplemen tanpa izin edar bahkan tidak memenuhi persyaratan Angka Lempeng Total, Angka Kapang-Khamir, dan Escherichia coli, yang menunjukkan standar mikrobiologi dilanggar. Mengonsumsi produk semacam ini bukan lagi soal "cocok atau tidak", tetapi soal membuka pintu infeksi dan kerusakan organ. Bila nama-nama ini masih ada di rak rumah atau toko langganan Anda, tindakan paling rasional adalah berhenti menggunakannya dan melaporkannya.

Mengapa Klaim Instan Berbahaya: Psikologi Konsumen yang Dimanfaatkan

Produsen nakal memahami satu hal: banyak orang mendambakan hasil cepat tanpa repot mengubah gaya hidup. Di titik rapuh inilah suplemen ilegal BPOM masuk sebagai "penyelamat" palsu. Produk yang mengandung BKO dipromosikan dengan klaim stamina pria, obat kuat, pegal linu hilang, asam urat reda, gatal sembuh, batuk, pelangsing, hingga penambah berat badan. Klaim-klaim ini bukan kebetulan; ini dikemas untuk menyasar rasa lelah, cemas, dan tidak sabar konsumen.

BPOM mengingatkan bahwa produk ilegal sering kali dipromosikan seolah-olah aman, alami, dan tanpa risiko, padahal proses produksi, sumber bahan, dan pemenuhan persyaratan keamanan tidak dapat dipastikan. Masyarakat pun diminta tidak mudah tergiur dengan produk yang menawarkan hasil secara cepat. Ini pesan yang perlu diulang: kalau ada suplemen yang berjanji efek drastis dalam waktu singkat tanpa perubahan pola makan atau aktivitas, curigalah dulu, jangan percaya dulu.

Lebih berbahaya lagi, konsumen sering mengombinasikan beberapa produk sekaligus, misalnya jamu pegal linu dengan kopi stamina atau pelangsing. Tanpa sadar, mereka menumpuk berbagai BKO, meningkatkan risiko interaksi obat, kerusakan ginjal, hati, hingga gangguan jantung. Dalam konteks ini, memilih suplemen bukan lagi perkara selera, tetapi keputusan etis terhadap tubuh sendiri. Menolak klaim berlebihan adalah bentuk tanggung jawab, bukan sikap berlebihan.

Cara Memilih Suplemen Aman: Cek KLIK dan Nomor BPOM Secara Kritis

Kabar baiknya, konsumen tidak sepenuhnya tak berdaya. Cara memilih suplemen aman sebenarnya jelas, hanya sering diabaikan karena dianggap merepotkan. BPOM menganjurkan masyarakat lebih berhati-hati sebelum membeli obat bahan alam, produk herbal, maupun suplemen kesehatan, termasuk dengan selalu membeli dari sumber tepercaya dan menghindari produk yang sudah masuk daftar temuan atau peringatan publik. Ini langkah dasar yang ironisnya masih sering diabaikan demi diskon dan testimoni.

"Dan jangan lupa, selalu lakukan Cek KLIK, yaitu cek kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa, sebelum membeli atau menggunakan obat bahan alam maupun suplemen kesehatan," kata Taruna Ikrar. Konsumen perlu memastikan kemasan utuh, label jelas, izin edar tercantum, serta produk belum melewati tanggal kedaluwarsa. Legalitas produk OBA dan suplemen kesehatan juga dapat diperiksa melalui kanal resmi BPOM.

Langkah lain yang sama pentingnya adalah memeriksa nomor registrasi: produk tanpa izin edar atau dengan NIE fiktif tidak memiliki jaminan keamanan, khasiat, dan mutu karena tidak dievaluasi regulator.[

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!