IBT Surabaya: Laboratorium Hidup Material Inovasi Interior
Material inovasi interior adalah kumpulan solusi desain mutakhir yang menggabungkan estetika, performa teknis, dan keberlanjutan untuk mengubah cara arsitek serta desainer merancang ruang, dari hardware pintu jendela, porcelain tile premium, hingga furnitur ramah lingkungan dan cat tekstur berkualitas yang membentuk identitas visual bangunan masa kini. IndoBuildTech (IBT) Surabaya 2026 di Grand City Convex menjadi laboratorium hidup untuk gagasan tersebut, dengan merek-merek besar menjadikan pameran ini ajang uji ide, edukasi pasar, sekaligus testbed kolaborasi nyata antara produsen dan pelaku industri. Yang menarik, hampir semua inovasi yang muncul tidak netral: setiap brand membawa sudut pandang jelas tentang masa depan interior—lebih efisien, lebih berkarakter, dan lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.
DEKKSON & SLS: Hardware Pintu Jendela Bukan Lagi Sekadar Perangkat
Jika dulu hardware pintu jendela dianggap detail kecil, di IBT Surabaya ia tampil sebagai penentu kualitas pengalaman ruang. DEKKSON menghadirkan lini hardware untuk pintu dan jendela dengan teknologi kekinian, menggabungkan fungsi, estetika, dan kemudahan penggunaan demi menjawab pasar Surabaya dan Jawa Timur yang menuntut kualitas tinggi. Pegangan, penutup pintu hidrolik, engsel lantai, hingga digital door lock menunjukkan bahwa keamanan dan kenyamanan kini dikemas dalam desain modern, bukan perangkat kaku yang mengganggu tampilan. Di sisi lain, Selaras Lawang Sewu memanfaatkan pameran untuk mendekatkan solusi hardware arsitektur mereka ke pelaku industri, menyesuaikan warna dan desain dengan preferensi lokal yang lebih kalem seperti nuansa kayu dan warna gelap. Bahkan sistem pintu otomatis dan pintu tahan api mereka secara terang-terangan memposisikan hardware sebagai elemen desain strategis, bukan pelengkap teknis belaka.
Niro Granite: Porcelain Tile Premium yang Meruntuhkan Batas Indoor–Outdoor
Di tengah tren ruang yang menghapus batas interior dan eksterior, Niro Granite mengambil posisi tegas: porcelain tile premium harus mampu bekerja di kedua dunia sekaligus. Melalui Outscape Collection, mereka menawarkan material untuk area semi-outdoor dan outdoor dengan karakter durable dan weather proof yang telah diuji melalui simulasi selama 2.000 jam di RAK Materials Consultant, Singapura. Pendekatan ini lebih dari sekadar ketahanan cuaca; ini adalah gagasan bahwa kesinambungan material dari ruang dalam menuju area transisi hingga ruang luar adalah bahasa desain baru bagi arsitek, desainer, pengembang, maupun pemilik rumah. Didukung Creative Lab dan layanan Instant 3D Design, Niro Granite menjual pengalaman eksplorasi visual, bukan cuma potongan tile. Menurut CEO Niro Granite Indonesia, keikutsertaan di IBT Surabaya adalah strategi sadar untuk memperkuat hubungan dengan profesional industri sekaligus membuka peluang kolaborasi baru.

TACO & Robries: Furnitur Ramah Lingkungan sebagai Kritik terhadap Budaya Boros
Kolaborasi TACO dan Robries adalah salah satu pernyataan paling politis di pameran: limbah bukan akhir, tapi bahan baku desain baru. Furnitur ramah lingkungan yang mereka tampilkan dibuat dari limbah sisa potongan High Pressure Laminate (HPL), diolah menjadi meja, kursi, perabot rumah tangga, hingga elemen dekoratif dan tatakan gelas. Ini bukan sekadar proyek lucu-lucuan; konsep Zero Waste yang diusung mengkritik langsung budaya boros di industri material, dengan menunjukkan bahwa sisa produksi bisa punya nilai ekonomi dan fungsi baru. Sikap ini konsisten dengan praktik TACO sebelumnya yang memanfaatkan sisa HPL sebagai energi panas pabrik dan media pembelajaran bagi UMKM, SMK, dan universitas. Di IBT, kolaborasi ini naik kelas menjadi eksperimen desain: furnitur menjadi medium naratif yang mengajarkan bahwa keberlanjutan bukan jargon, melainkan keputusan konkret pada level material.
Alkycoat: Cat Tekstur Berkualitas yang Mengedukasi Pasar, Bukan Menggurui
Sementara banyak produsen cat tekstur berkualitas bermain di ranah impor berbiaya tinggi, Alkycoat memilih rute berbeda: membangun pabrik lokal dan Experience Center fisik di Graha Natura, Surabaya Barat, yang dibuka pada 19 September 2026. Langkah ini jelas ofensif—mereka menantang persepsi bahwa cat dekoratif selalu rumit dirawat dan terlalu mahal, persepsi yang tumbuh karena pasar selama ini didominasi produk luar negeri. Alkycoat secara terang menyatakan mampu menghadirkan produk berstandar internasional dengan efisiensi harga hingga separuh produk impor, sambil menyediakan layanan konsultasi desain dan pemeriksaan kondisi lapangan secara gratis serta paket aplikasi mulai dari Rp200.000 per meter persegi. Namun mereka juga jujur soal sisi gelap industri ini: kegagalan aplikasi sering terjadi karena pengerjaan dinding yang asal-asalan, bukan semata kualitas cat. Dengan portofolio proyek vila, hotel, dan ruang komersial di beberapa kota, Alkycoat memposisikan diri sebagai mitra teknis yang mengedukasi pemilik rumah, arsitek, dan desainer interior sebelum satu tetes cat pun diterapkan.






