Redesain Lini Find X10: Dari Ultra ke Pro Max
Oppo Find X10 adalah lini ponsel flagship yang dikabarkan mengalami perombakan strategi besar, mulai dari susunan varian, desain kamera, hingga pemilihan chipset Dimensity 9600-series sebagai fondasi performa, dengan tujuan menguatkan posisi Oppo di segmen flagship premium yang persaingannya sangat agresif.
Inti perubahan ada pada keputusan Oppo merombak strategi lini premium Find X10 Series dengan konfigurasi produk yang berbeda dari generasi sebelumnya. Informasi dari pembocor Digital Chat Station menyebut Oppo telah merevisi jajaran Find X10, termasuk mengganti varian Ultra dengan nama baru, Find X10 Pro Max, sebagai model tertinggi. Keputusan mengganti label Ultra menjadi Pro Max bukan sekadar permainan nama; ini isyarat reposisi yang lebih agresif untuk menempel citra flagship pesaing yang sudah mapan dengan penamaan serupa. Langkah ini menunjukkan Oppo tidak puas hanya mengikuti siklus tahunan, tetapi memilih mengocok ulang portofolio agar lebih mudah dipahami pasar dan lebih tajam membidik segmen atas.
Varian Pro, Pro Max, dan “Bayangan” Ultra Baru
Di atas kertas, Oppo Find X10 spesifikasi tiap varian disusun berjenjang namun tanpa menciptakan jurang terlalu lebar. Model reguler Find X10 dikabarkan memakai layar 6,59 inci beresolusi 1,5K dan chipset Dimensity 9600 Lite berbasis 3 nm. Find X10 Pro naik kelas dengan layar 6,78 inci 1,5K serta Dimensity 9600 Pro 2 nm, sehingga performanya mendekati model tertinggi. Sementara itu, Find X10 Pro Max akan membawa layar datar 6,78 inci 1,5K dengan bezel ultra-tipis berkat teknologi LIPO, ditenagai Dimensity 9600 Pro, dan sistem kamera 200MP.
Perubahan terbesar disebut terjadi pada model tertinggi, yang berpotensi menggunakan nama Oppo Find X10 Pro Max, sekaligus menggantikan posisi varian Ultra sebagai flagship paling premium. Spekulasi pun muncul: apakah varian Ultra benar-benar dibatalkan atau hanya berganti nama menjadi Pro Max. Apapun jawabannya nanti, pesan strategisnya jelas: Oppo ingin menyederhanakan lini, menghapus tumpang tindih “Pro vs Ultra”, lalu mengangkat satu bintang utama – varian Pro Max Ultra versi Oppo ini – sebagai wajah tunggal teknologi terbaik mereka.
Desain Kamera Horizontal dan Ambisi 3× 200MP
Di sisi desain, kebocoran gambar menunjukkan Find X10 beralih dari modul kamera melingkar besar ke struktur persegi panjang horizontal di punggung perangkat. Modul ini berisi tiga lensa di sisi kiri, sementara lampu kilat dan sensor yang diyakini sebagai sensor multispektral berada di kanan. Susunan ini mengingatkan pada model Find X9s Pro, sehingga Oppo tampak ingin menjaga kesinambungan identitas visual sambil tetap memberi sentuhan baru. Pendekatan horizontal ini membuat blok kamera terlihat lebih rapi, sekaligus memberi ruang branding untuk kolaborasi imaging, meski detail merek di modul belum terkonfirmasi.
Yang jauh lebih berani adalah konfigurasi sensornya. Find X10 Pro Max disebut akan membawa kamera utama Samsung HPC 200MP dengan sensor besar dan dukungan HDR imaging. Lebih ekstrem lagi, bocoran menyebut kehadiran kamera ultrawide 200MP dan kamera 200MP periskop telefoto, menjadikannya salah satu setup paling ambisius di dunia smartphone Oppo. Ekspektasi terhadap kamera 200MP pada versi Pro Max pun menguat, karena seluruh trio sensor resolusi tinggi ini berpotensi mengubah cara pengguna memotret zoom dan cropping tanpa kehilangan detail.
Dimensity 9600: Jantung Performa dan AI di Lini Find X10
Jika desain kamera adalah wajah seri ini, maka Dimensity 9600-series adalah jantungnya. Seluruh lini Find X10 disebut akan didukung prosesor Dimensity 9600-series terbaru dari MediaTek, mulai Lite hingga Pro. Pada Find X10 Pro dan Pro Max, Dimensity 9600 Pro berbasis fabrikasi 2 nm diprediksi menawarkan peningkatan efisiensi daya sekaligus performa AI dan grafis dibanding generasi sebelumnya. Dengan begitu, Dimensity 9600 performa tidak lagi ditempatkan sebagai opsi “kedua” di bawah chipset lain, melainkan diangkat Oppo menjadi mesin utama seri flagship.
Kebocoran lain menyebut adanya tombol AI khusus yang dapat disesuaikan di seri Find X10, mengikuti tren tombol fisik bertenaga AI pada ponsel kelas atas. Secara strategis, ini mengikat erat kemampuan AI di tingkat hardware dan antarmuka, bukan sekadar fitur software tambahan. Kombinasi Dimensity 9600, fokus AI, dan konfigurasi varian yang rapih mengirim sinyal bahwa Oppo ingin lini Find X10 dipersepsikan sebagai paket flagship premium, bukan sekadar upgrade kecil dari generasi sebelumnya.
Menuju Flagship Premium: Komitmen dan Risiko Oppo
Meski semua informasi Find X10 masih berupa rumor dan gambar uji coba, kemunculan awal ini menunjukkan Oppo mempercepat riset dan pengembangan untuk mempertahankan posisinya di persaingan smartphone kelas atas pada tahun 2026. Menurut kebocoran, Find X10 dan Find X10 Pro akan diperkenalkan bersamaan, tetapi belum ada kepastian apakah Pro Max ikut hadir di jadwal yang sama. Seluruh detail spesifikasi dan jadwal peluncuran diperkirakan baru jelas dalam beberapa bulan mendatang.
Dari sudut pandang strategi produk, Oppo tampak siap mengambil risiko: menghapus nama Ultra, bertaruh pada varian Pro Max Ultra-nya sendiri, memusatkan lini pada Dimensity 9600, dan mempromosikan kamera tiga 200MP sebagai senjata utama. Jika semua klaim ini terwujud dan mampu dikemas dengan positioning harga dan komunikasi yang tepat, Find X10 berpotensi menjadi flagship premium yang bukan hanya mengikuti tren, tetapi memaksa pesaing merespons. Jika tidak, Oppo harus siap menjelaskan ke pasar mengapa redefinisi lini Ultra ini layak mendapat perhatian lebih dari sekadar pergantian nama.



