Cuplikan singkat, sorotan besar
Teaser “ADDICTED” Jisoo adalah cuplikan promosi singkat yang memperkenalkan bagian lagu sebelum perilisan penuh, sekaligus memberi gambaran awal tentang arah musik dalam proyek solo terbarunya. Menjelang comeback solo Jisoo, potongan itu memicu respons beragam: sebagian penggemar antusias, tetapi sejumlah pengguna media sosial justru menyoroti cara ia menyanyikan lirik. Pusat perhatian muncul pada pengulangan frasa “Got me so addicted”. Beberapa pendengar mengaku salah menangkap kata “addicted” dan merasa pelafalannya terdengar seperti kata lain dengan arti berbeda. Reaksi terhadap teaser sesingkat ini tentu belum cukup untuk menilai keseluruhan lagu, tetapi cukup menunjukkan betapa cepat satu baris lirik dapat membentuk percakapan publik. Dalam situasi itu, rasa penasaran dan kritik berjalan berdampingan sebelum pendengar memperoleh konteks utuh dari lagu.

Pelafalan lirik menjadi bahan perdebatan
Perdebatan tentang pelafalan lirik Jisoo bukan semata perkara selera vokal. Ketika sebuah kata dalam bahasa Inggris terdengar berbeda bagi sebagian pendengar, perhatian mudah bergeser dari suasana lagu ke cara kata itu diucapkan. Sejumlah netizen menjadikan bagian tersebut bahan candaan, sementara yang lain mempertanyakan pilihan lagu dan kemampuan vokalnya. Kritik itu layak dicatat sebagai reaksi terhadap cuplikan, bukan putusan final atas performa Jisoo. Teaser memberi ruang dengar yang sangat terbatas: satu frasa berulang, tanpa keseluruhan aransemen dan konteks lirik. Karena itu, kesan awal bisa tajam, tetapi belum tentu mewakili pengalaman mendengarkan lagu penuh. Respons yang beragam memperlihatkan risiko promosi lewat potongan pendek: momen yang paling mudah diingat dapat sekaligus menjadi bagian yang paling keras diperdebatkan.
Konsep dan ekspektasi comeback
Selain pelafalan, cuplikan lagu dinilai kurang menarik oleh sebagian pengguna media sosial. Kritik terhadap konsep pun muncul menjelang comeback solo Jisoo, meski materi yang tersedia masih berupa teaser dan belum memberi gambaran penuh. Menurut pengumuman agensinya, “ADDICTED” akan menghadirkan konsep berbeda dari rilisan sebelumnya. Janji perubahan itu bisa membangkitkan rasa ingin tahu, tetapi juga menaikkan ekspektasi: pendengar ingin tahu apakah perbedaan tersebut terasa dalam produksi dan karakter lagu, bukan hanya dalam promosi. Jisoo lebih dulu merilis “Click” pada September 2026 sebagai single pertama dari proyek album ini. “ADDICTED” dijadwalkan rilis pada 30 Oktober 2026 dan menjadi single prarilis kedua dari album solo penuh pertamanya, yang tanggal peluncuran resminya belum diumumkan.
Penilaian akhir sebaiknya menunggu lagu utuh
Percakapan seputar “ADDICTED” menunjukkan bahwa perhatian terhadap comeback solo Jisoo datang bersama tuntutan agar lagu dan konsepnya segera meyakinkan. Namun, mengunci penilaian hanya dari satu penggalan akan mengabaikan bagaimana vokal, aransemen, dan lirik bekerja ketika didengar secara lengkap. Proyek ini juga hadir setelah Jisoo merilis mini album “AMORTAGE” pada 2025, bagian penting dari perjalanan solonya setelah dikenal sebagai anggota BLACKPINK. Latar tersebut menjelaskan mengapa setiap rilisan baru membawa ekspektasi, tetapi tidak otomatis membuktikan apakah kritik teaser akan terbukti tepat. Pelafalan yang memancing komentar tetap menjadi sorotan nyata, sementara reaksi terhadap konsep masih bertumpu pada cuplikan terbatas. Kesimpulannya, teaser berhasil menarik perhatian, tetapi lagu penuh yang akan menentukan apakah “ADDICTED” mampu mengubah perdebatan awal menjadi apresiasi.






