Galaxy Unpacked 2026: Saat Wearable Mengambil Panggung Utama
Galaxy Unpacked 2026 adalah acara peluncuran tahunan Samsung yang pada 22 Juli di London difokuskan pada ekosistem perangkat wearable dan ponsel lipat, menghadirkan Galaxy Watch Ultra 2, Galaxy Watch 9, dan rangkaian foldable generasi baru sebagai andalan untuk paruh kedua tahun ini.
Meski panggung dibagi dengan Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8, pesan terkuat datang dari strategi wearable kesehatan AI. Samsung bukan sekadar memperbarui jam tangan, melainkan menjadikannya pusat data kesehatan dan pintu masuk ke ekosistem AI yang saling terhubung. Peluncuran ini menyasar pengguna yang memprioritaskan perangkat premium dan membutuhkan integrasi menyeluruh antara smartphone, smartwatch, dan perangkat kesehatan lain. Dalam konteks pasar yang makin kompetitif, langkah ini jelas: siapa yang menguasai pergelangan tangan pengguna, berpeluang mengunci mereka di dalam ekosistem.

Galaxy Watch Ultra 2: Smartwatch Premium Samsung untuk Segmen High-End
Galaxy Watch Ultra 2 adalah smartwatch premium Samsung yang secara jelas ditujukan untuk segmen high-end yang menuntut daya tahan, fitur kesehatan lengkap, dan desain mewah. Model ini membawa baterai 800 mAh, peningkatan besar dibanding generasi sebelumnya, dengan klaim mampu bertahan hingga 60 jam dalam mode Always-On Display aktif. Ini pernyataan berani: "Galaxy Watch Ultra 2 mampu bertahan hingga 60 jam dengan fitur Always-On Display aktif."
Di sisi spesifikasi, Galaxy Watch Ultra 2 dibekali RAM 2 GB, penyimpanan internal 64 GB, layar 1,52 inci, serta prosesor Snapdragon Wear Elite. Kombinasi ini menempatkannya sebagai wearable yang bukan hanya tangguh untuk olahraga dan aktivitas outdoor, tetapi juga siap menjalankan aplikasi dan fitur AI yang kian berat. Dengan harga mulai USD 699 (sekitar Rp12,5 jutaan), jam tangan ini jelas diposisikan sebagai perangkat flagship bagi pengguna yang ingin paket lengkap: performa tinggi, daya tahan panjang, dan status simbol di pergelangan tangan.
Wearable Kesehatan AI: Galaxy Watch 9 dan Ekosistem
Jika Galaxy Watch Ultra 2 adalah wajah premium, maka Galaxy Watch 9 adalah jembatan untuk membawa fitur wearable kesehatan AI ke lebih banyak pengguna. Jam tangan ini hadir dalam ukuran 40 mm dan 44 mm, ditenagai prosesor Snapdragon Wear Elite, dengan klaim baterai sanggup bertahan hingga 30 jam saat Always-On Display aktif. Empat fitur kesehatan preventif baru — Vitals, Heart Health Score, Daily Cardio Load, dan Fitness Index — menandai pergeseran fokus dari sekadar pelacakan aktivitas ke pencegahan dan pemantauan kondisi tubuh sehari-hari.
Ini menunjukkan ambisi Samsung untuk menjadikan jam tangan sebagai alat kesehatan personal berbasis AI, bukan hanya aksesori lifestyle. Wearable dan AI mendapat porsi besar di Galaxy Unpacked 2026, dengan integrasi Galaxy AI yang direncanakan menyatu ke seluruh ekosistem perangkat. Dengan demikian, Galaxy Watch 9 dan Galaxy Watch Ultra 2 dirancang sebagai pusat data dan rekomendasi kesehatan, memperkuat posisi Samsung di pasar wearable yang mulai bergeser ke arah kesehatan preventif dan pemantauan jangka panjang.

Foldable dan Smart Glasses: Konteks Strategis bagi Wearable
Untuk memahami posisi Galaxy Watch Ultra 2, kita perlu melihat konteks lebih luas: Galaxy Z Fold 8, Galaxy Z Fold 8 Ultra, Z Flip 8, dan proyek smart glasses. Galaxy Z Fold 8 membawa layar utama 7,6 inci dan layar penutup 5,5 inci dengan desain baru yang lebih pendek dan lebar, dibanderol mulai USD 1.899 (sekitar Rp34 jutaan). Varian Galaxy Z Fold 8 Ultra memposisikan diri sebagai foldable paling premium dengan baterai 5.000 mAh dan harga mulai USD 2.099 (sekitar Rp37,5 jutaan).
Z Flip 8 tetap menyasar pengguna yang mengutamakan desain ringkas, dengan harga mulai USD 1.199 (sekitar Rp21,4 jutaan), sementara Google menampilkan dua desain baru smart glasses yang akan hadir akhir 2026. Dalam lanskap ini, Galaxy Watch Ultra 2 menjadi simpul penting: perangkat yang menyatukan notifikasi dari foldable, konten dari smart glasses, dan data kesehatan pengguna. Peluncuran rangkaian produk ini adalah strategi untuk memperkuat posisi Samsung di pasar perangkat premium dan ekosistem berbasis AI yang makin kompetitif.
Kesimpulan: Mengapa Galaxy Watch Ultra 2 Layak Diperhatikan
Galaxy Watch Ultra 2 bukan sekadar iterasi; ini pernyataan bahwa pergelangan tangan adalah medan perang baru bagi ekosistem AI Samsung. Dengan baterai 800 mAh, daya tahan hingga 60 jam AOD, RAM 2 GB, dan penyimpanan 64 GB, smartwatch premium Samsung ini dirancang untuk pengguna high-end yang menginginkan wearable kesehatan AI tanpa kompromi pada performa maupun desain.
Galaxy Unpacked 2026 menunjukkan bahwa strategi perusahaan bergerak melampaui spesifikasi ponsel lipat, menuju jaringan perangkat yang saling terhubung dan dipersatukan oleh AI. Bagi penggemar teknologi yang sudah berinvestasi di ekosistem Galaxy, Galaxy Watch Ultra 2 adalah upgrade logis; bagi pesaing, ini sinyal bahwa standar baru untuk smartwatch premium sudah ditetapkan. Pada akhirnya, siapa yang mampu menggabungkan data kesehatan, AI, dan desain premium dengan paling mulus, dialah yang akan memimpin pasar wearable generasi berikutnya.





