Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Festival Kuliner Besar: Panduan Lengkap 5 Event Makanan Viral

Festival Kuliner Besar: Panduan Lengkap 5 Event Makanan Viral
Minat|Makanan Kaki Lima

Mengapa Festival Kuliner 2026 Wajib Masuk Agenda Pecinta Jajan

Festival kuliner 2026 adalah rangkaian event makanan berskala besar yang mengumpulkan ratusan tenant, makanan viral, aktivitas interaktif, dan program edukatif, sekaligus membuka peluang bagi UMKM kuliner untuk menjangkau pengunjung baru di ruang publik seperti mal dan arena konser, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta dan Depok. Intinya, ini bukan sekadar ajang jajan, melainkan ekosistem tempat kreator konten, pelaku usaha, dan penikmat kuliner bertemu, bereksperimen, dan membangun tren bersama. Dalam satu akhir pekan, pengunjung bisa mencicip berbagai makanan hits, mengikuti workshop, hingga melihat langsung bagaimana kreativitas kuliner dikemas menjadi pengalaman hiburan. Kalau Anda menganggap makan adalah gaya hidup, festival-festival ini adalah panggung utama yang layak didatangi.

TikTok Food Fest di Hutan Kota GBK: Surga Makanan Viral

TikTok Food Fest adalah contoh paling jelas bagaimana makanan viral festival mendominasi festival kuliner 2026 di Jakarta. Digelar di Hutan Kota GBK pada 26–27 September, ajang ini menghadirkan lebih dari 40 tenant kuliner dan dirancang untuk mempertemukan kreator, pelaku usaha, dan pencinta kuliner dalam satu ruang. Tema “Every Ingredient Tells a Story” terasa kuat ketika pengunjung mencicip mochi gelato dari tenant seperti Fuku, yang menawarkan varian Corn Matcha seharga Rp45.000 dan Dubai Chewy Rp68.000. Nasi Lidah dari RM Lokiin yang dibanderol Rp58.000 menjadi bukti lain bahwa comfort food bisa naik kelas lewat kurasi yang tepat. Kehadiran Mad Bagel dengan harga sekitar Rp60.000-an memperlihatkan bahwa makanan yang lahir dari media sosial kini menemukan panggung offline yang serius. TikTok Food Fest, pada titik ini, lebih mirip laboratorium tren kuliner daripada sekadar bazar biasa.

Masakpora di Pestapora: Ketika Festival Musik Berbaur dengan Dapur Live

Jika TikTok Food Fest menempatkan makanan sebagai bintang utama, Masakpora di Pestapora menunjukkan bagaimana event kuliner Jakarta bisa menyatu dengan festival musik tanpa kehilangan identitas. Berlangsung di JIEXPO Kemayoran pada 25–27 September, program ini hadir di area Pasar-Pasaran dengan rangkaian live cooking, workshop, dan permainan interaktif yang membuat pengunjung tidak hanya menonton, tapi terlibat langsung. Menurut Riandika Winandatama, Head of Boss Creator IDN, kehadiran Masakpora memperluas pengalaman Pestapora dengan menjadikan makanan sebagai medium kreativitas dan kebersamaan. Di sini, makanan diposisikan setara dengan musik: keduanya alat untuk membangun percakapan dan memori kolektif. Pendekatan ini penting, karena menggeser festival kuliner dari format “datang, beli, pulang” ke “datang, belajar, bermain, lalu berbagi”. Untuk generasi yang tumbuh bersama konten digital, konsep live food experience seperti ini terasa lebih relevan daripada pameran statis.

Festival Kuliner Besar: Panduan Lengkap 5 Event Makanan Viral

Foodphoria dan Detos Coffee & Snack: Panggung UMKM dan Kuliner Daerah

Di Depok dan sekitarnya, festival kuliner 2026 tidak kalah ambisius dalam memanjakan pencinta jajan sekaligus memberi panggung UMKM kuliner festival. Foodphoria Festival Vol. 20 di Main Atrium TSM Cibubur menghadirkan jajaran merek makanan ternama dan viral asal Pulau Dewata, dari Gigi Susu Bakery dan Filadelfia Sushi hingga Heavenly Chocolate. Ditambah deretan menu Nusantara seperti Nasi Pedas Ibu Andika, Nasi Ayam Taliwang Waroeng Saraswati, Sanur Sunrise, Lumeria, dan Nasi Tempong Mbok Lenong, warga Depok bisa merasakan kuliner Bali tanpa harus bepergian jauh. Di sisi lain, Detos Coffee & Snack Festival di Depok Town Square selama 2–4 Oktober menyasar pengunjung yang ingin menikmati kopi dan camilan sambil mengikuti kegiatan kreatif tiga hari penuh, dari live music, baking demo, hingga workshop pemanfaatan teknologi dan limbah kopi. Di sinilah festival kuliner berubah menjadi ruang belajar praktis bagi pelaku usaha kecil yang ingin mengembangkan produk dan pengalaman brand mereka.

Kesimpulan: Dari Jajan Viral ke Ekosistem Kreatif Kuliner Kota

Lima event besar ini menunjukkan bahwa festival kuliner bukan lagi bazar sesaat, melainkan ekosistem kreatif yang mempengaruhi cara kita makan, bersosialisasi, dan membangun usaha. TikTok Food Fest membuktikan kekuatan makanan viral festival dalam menarik massa dan menaikkan pamor brand F&B. Masakpora di Pestapora memperlihatkan bahwa event kuliner Jakarta bisa berbaur dengan dunia musik dan konten, menjadikan pengunjung bagian dari proses, bukan sekadar konsumen. Foodphoria dan Detos Coffee & Snack Festival menegaskan peran festival sebagai ruang UMKM kuliner festival untuk belajar, bereksperimen, dan menjual ke pasar yang lebih luas. Jika dulu kita memilih acara berdasarkan siapa yang manggung, sekarang alasan itu bergeser: siapa yang masak, apa yang diajarkan, dan pengalaman rasa apa yang bisa dibawa pulang. Pada akhirnya, festival kuliner 2026 adalah ajakan terang untuk menjadikan makanan sebagai bagian penting dari cara kota merayakan dirinya.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

Related Products

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!