GIIAS Surabaya 2026: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Memecahkan Tolok Ukur Baru
GIIAS Surabaya 2026 adalah sebuah pameran otomotif terbesar yang digelar selama lima hari di Grand City Convex sebagai ajang industri kendaraan bermotor yang mencatat rekor pengunjung otomotif, perluasan area pameran hingga 15.000 meter persegi, serta partisipasi 37 merek kendaraan yang menjadikannya tolok ukur baru bagi kekuatan pasar regional dan daya tarik teknologi kendaraan roda empat maupun roda dua. Fakta paling penting dari gelaran ini bukan hanya keramaiannya, tetapi lompatan kualitas yang jelas terukur. Dengan 45.763 pengunjung pada 26–30 Agustus dan kenaikan lebih dari 40 persen dibanding penyelenggaraan sebelumnya, GIIAS Surabaya tidak lagi sekadar rutinitas tahunan, melainkan indikator kesehatan industri yang tak bisa diabaikan. Lonjakan ini menunjukkan publik di Jawa Timur semakin haus akan inovasi otomotif, dari mesin konvensional sampai teknologi elektrifikasi. Siapa pun yang masih meremehkan potensi pasar kawasan ini, sedang melihat ke arah yang salah.

Rekor Pengunjung dan Area Pameran: Angka-Angka yang Mengubah Peta
Angka 45.763 pengunjung dalam lima hari bukan sekadar statistik; itu adalah pernyataan keras bahwa GIIAS Surabaya 2026 telah naik kelas menjadi pameran otomotif terbesar di Jawa Timur dan salah satu magnet utama di skala nasional. "Jumlah kunjungan tahun ini adalah angka kunjungan tertinggi dari seluruh penyelenggaraan GIIAS Surabaya, atau naik lebih dari 40 persen," tegas Anton Kumonty, Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi. Pencapaian pengunjung ini tidak terjadi di ruang yang sama seperti sebelumnya. Penyelenggara menambah satu hall sehingga total area pameran mencapai 15.000 meter persegi, menjadikannya penyelenggaraan terbesar dan terlengkap sepanjang sejarah GIIAS Surabaya. Keputusan memperluas area jelas tepat: kenyamanan bertambah, pengalaman pengunjung meningkat, dan merek punya ruang lebih leluasa untuk menata konsep serta teknologi terbaru mereka. Angka-angka ini secara praktis menggeser standar baru bagi setiap pameran otomotif yang mengklaim diri sebagai “besar”.

37 Merek, 14 Pemain Baru: Kepercayaan Industri pada Pasar Jawa Timur
Jika jumlah pengunjung menunjukkan minat konsumen, maka deretan merek yang tampil mencerminkan kepercayaan industri. Tahun ini, GIIAS Surabaya menghadirkan 37 merek kendaraan bermotor mencakup kendaraan penumpang, komersial, dan sepeda motor—jumlah terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan. Dari total tersebut, 26 adalah merek kendaraan penumpang, mulai dari BAIC, BYD Group, Changan, Chery, Citroen, Daihatsu, GAC AION, Geely, GWM, Honda, Hyundai, iCAR, Jaecoo, JEEP, JETOUR, KIA, Leap Motor, Lepas, Mazda, Mitsubishi Motors, Polytron, Suzuki, Toyota, Vinfast, Wuling, hingga X-PENG. Segmen kendaraan komersial diwakili Foton, sementara kategori roda dua diisi 10 merek seperti Aprilia, Moto Guzzi, Piaggio, Royal Enfield, Triumph, dan Vespa. Lebih penting lagi, 14 di antara partisipan adalah merek baru dan merek yang kembali hadir setelah absen, sebuah sinyal kuat bahwa produsen melihat Jawa Timur sebagai pasar yang bukan saja besar, tetapi strategis untuk peluncuran dan edukasi teknologi baru.

Konektivitas Digital: Peran MoraRepublic di Balik Kelancaran Pengalaman Pengunjung
Di pameran otomotif terbesar, pengalaman pengunjung kini tidak hanya ditentukan oleh mobil dan motor yang dipamerkan, tetapi juga oleh kualitas konektivitas digital. Di GIIAS 2026 yang berlangsung di ICE BSD, MoraRepublic bertindak sebagai Official Internet Partner dan memastikan layanan internet stabil untuk operasional acara, aktivitas digital peserta pameran, media, hingga ribuan pengunjung. Dukungan ini menunjukkan bahwa ekosistem otomotif modern tidak bisa dilepaskan dari infrastruktur digital. MoraRepublic menyediakan jaringan cepat dan stabil, sehingga transaksi, konten media sosial, hingga demonstrasi teknologi berjalan tanpa gangguan. Kehadiran mereka di booth MyRepublic dan Oxygen.id dengan berbagai aktivitas interaktif seperti Rocket Hot Laps Challenge menegaskan bahwa konektivitas kini menjadi bagian integral dari narasi pameran otomotif, bukan sekadar fasilitas tambahan. Dalam konteks GIIAS Surabaya, kualitas jaringan yang setara menjadi syarat agar antusiasme pengunjung yang memecahkan rekor bisa diabadikan dan disebarkan secara instan.

Ajang Barometer Industri dan Gerbang Masa Depan Otomotif Jawa Timur
Puncak dari seluruh rangkaian GIIAS Surabaya 2026 adalah pengakuan bahwa pameran ini telah bertransformasi menjadi barometer industri, bukan sekadar ajang jual beli kendaraan. Wakil Menteri Perindustrian menegaskan bahwa GIIAS adalah "barometer kesehatan industri, ruang bertemunya inovasi, dan penggerak ekonomi daerah," sebuah pernyataan yang terasa tepat ketika melihat skala dan antusiasme penyelenggaraan tahun ke-11 ini. Pembukaan resmi oleh pemerintah pusat dan dukungan pemerintah daerah menunjukkan bahwa ekosistem otomotif di Jawa Timur dipandang sebagai bagian penting dari strategi industri nasional. Tiket yang dapat dibeli secara online melalui aplikasi Auto360 dengan harga Rp25.000 untuk weekdays dan Rp40.000 untuk weekend, serta opsi on-the-spot Rp35.000 (weekdays) dan Rp50.000 (weekend), menjadikan akses ke pameran ini cukup terjangkau bagi publik luas. Dengan rekor pengunjung otomotif, perluasan area, dan partisipasi merek yang mencolok, GIIAS Surabaya telah menegaskan diri sebagai gerbang masa depan otomotif di Jawa Timur—dan siapa pun pelaku industri yang absen berisiko tertinggal dari dinamika pasar yang sedang tumbuh pesat.





