Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Snackpacking Makin Diminati, Bandung Menggoda dengan Peuyeum dan Seblak

Snackpacking Makin Diminati, Bandung Menggoda dengan Peuyeum dan Seblak
Minat|Travel Hemat

Jajanan lokal menjadi alasan perjalanan

Snackpacking adalah gaya berwisata yang menjelajahi cita rasa dan budaya suatu daerah melalui jajanan khas, dari kudapan pasar tradisional hingga camilan kedai permukiman. Daya tariknya bukan semata soal mencicipi makanan, melainkan cara yang lebih dekat dan relatif terjangkau untuk mengenali kehidupan setempat. Karena itu, tren snackpacking terasa cocok bagi wisatawan muda yang ingin perjalanan berisi pengalaman, bukan hanya daftar tempat ikonik. Jajanan mudah ditemukan, punya cerita, dan sering kali menarik untuk dibagikan di media sosial. Agoda menyoroti meningkatnya minat terhadap gaya perjalanan ini untuk liburan Oktober, sementara data pencarian akomodasi memperlihatkan sejumlah kota tujuan mengalami pertumbuhan dibanding periode yang sama sebelumnya. Bagi pelancong, perubahan ini mengisyaratkan bahwa rasa lokal kini bisa menjadi alasan utama menentukan tujuan.

Bandung punya daya tarik yang lintas generasi

Bandung mencatat kenaikan pencarian akomodasi sebesar 189% untuk masa menginap Oktober 2026 dibanding periode yang sama pada 2025. Angka itu menempatkan kota ini di antara destinasi yang diminati, tetapi alasan kulinernya lebih kuat daripada sekadar tren pencarian. Wisata kuliner Bandung menawarkan perpaduan jajanan tradisional dan kreasi yang terus berkembang: peuyeum, surabi, pisang bolen, hingga seblak. Daya tarik semacam ini memberi wisatawan muda pilihan untuk menyusun perjalanan berdasarkan selera dan rasa ingin tahu. Mereka bisa berburu kudapan di pasar, lalu melanjutkan eksplorasi ke kawasan lain tanpa harus menjadikan wisata sebagai rangkaian kunjungan ke landmark semata. Popularitas Bandung memperlihatkan bahwa kuliner lokal bukan pelengkap perjalanan; bagi banyak orang, justru itulah tujuan.

Snackpacking Makin Diminati, Bandung Menggoda dengan Peuyeum dan Seblak

Peuyeum dan seblak, dua rasa Bandung

Peuyeum Bandung berangkat dari singkong yang difermentasi, dengan rasa dan tekstur yang membuatnya mudah dikenali sebagai jajanan khas. Peuyeum dapat disantap langsung atau diolah menjadi colenak, sehingga pengalaman mencicipinya juga membuka jalan untuk mengenal kreativitas kuliner Sunda. Di sisi lain, seblak Bandung menawarkan pilihan gurih yang lebih kekinian dan lekat dengan selera pencinta jajanan berbumbu. Keduanya menunjukkan mengapa Bandung menarik untuk snackpacking: satu kota menghadirkan warisan kuliner sekaligus camilan populer masa kini. Wisatawan dapat berburu beragam jajanan di Pasar Kosambi, Pasar Cihapit, Jalan Braga, dan Jalan Cibadak. Menyusuri tempat-tempat tersebut memberi konteks pada makanan yang dicoba—dari suasana pasar hingga kedai di lingkungan kota—dan membuat perjalanan terasa lebih personal.

Tren yang mengutamakan pengalaman

Minat terhadap snackpacking masuk akal karena menggabungkan tiga hal yang disukai banyak wisatawan muda: pengalaman otentik, akses yang relatif ramah di kantong, dan jajanan yang menarik untuk dibagikan. Menurut Kementerian Pariwisata, anak muda tertarik mengeksplorasi budaya lokal sembari berburu kudapan yang bisa mereka tampilkan di media sosial. Kebiasaan berbagi itu bukan sekadar promosi; ia dapat mendorong orang lain mencari tahu asal-usul dan tempat jajanan tersebut. Bandung punya modal kuat untuk menarik perhatian itu karena pilihan rasanya beragam dan tersebar di pasar maupun kawasan kota. Namun, nilai terbaik snackpacking muncul ketika wisatawan tidak berhenti pada foto dan daftar makanan. Menyempatkan diri memahami bahan, tradisi, dan cara penyajian membuat setiap gigitan terasa sebagai bagian dari cerita lokal.

Pada daftar pencarian akomodasi Agoda untuk Oktober, Manado memimpin pertumbuhan dengan kenaikan 214%, disusul Jakarta sebesar 200% dan Medan sebesar 194%. Bandung berada di antara kota-kota yang ikut menarik minat wisatawan, dengan jajanan sebagai alasan yang nyata untuk datang. Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa perjalanan berbasis kuliner bukan minat yang terbatas pada satu kota, tetapi Bandung punya kombinasi kuat antara kudapan legendaris dan pilihan kekinian. Kesimpulannya, snackpacking layak dipandang sebagai cara berwisata yang punya isi: ia menghubungkan rasa, budaya, dan pengalaman sehari-hari. Bagi wisatawan muda yang ingin mengenal kota lewat hal-hal yang dekat dengan warganya, berburu peuyeum dan seblak menjadikan Bandung pilihan yang sulit diabaikan.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!