Menu cepat yang layak jadi andalan
Resep nasi telur ceplok adalah hidangan sederhana berupa nasi putih hangat yang disajikan dengan telur ceplok dan siraman bumbu, cocok untuk sarapan atau bekal. Kepraktisan adalah alasan kuat untuk menyimpannya sebagai menu andalan: bahan mudah ditemukan dan prosesnya tidak memerlukan waktu lama. Racikan ini juga mudah disesuaikan, mulai dari telur setengah matang hingga tingkat kematangan yang disukai. Versi ala Chef Devina Hermawan memakai nasi putih dan dua butir telur untuk satu porsi. Di atas nasi, telur memberi lauk yang mengenyangkan, sementara saus bercabai dan bawang menghadirkan rasa gurih, pedas, serta aroma yang menggugah selera. Untuk pagi yang padat, saya memilih menyiapkan bahan saus lebih dulu agar langkah memasak terasa ringkas. Hasilnya tetap terasa seperti hidangan lengkap tanpa daftar bahan yang sulit dicari.
Racikan kecap pedas dengan aroma bawang
Untuk satu porsi, siapkan satu porsi nasi putih dan dua butir telur. Sausnya meramu lima siung bawang putih, dua cabai merah keriting, lima cabai rawit, satu batang daun bawang, satu sendok teh cabai bubuk, satu sendok makan minyak wijen, satu sendok makan saus tiram, satu sendok makan kecap asin, empat sendok makan air, dan satu sendok makan gula.
- Ceplok telur setengah matang atau sesuai tingkat kematangan yang diinginkan.
- Tumis bawang putih, cabai merah, cabai rawit, dan daun bawang dengan sedikit minyak sampai harum.
- Masukkan minyak wijen, saus tiram, kecap asin, gula, dan air; aduk, lalu matikan api dan tambahkan cabai bubuk.
- Sajikan telur di atas nasi hangat, kemudian siram dengan saus.
Racikan ini bukan saus tiram murni: kecap asin, cabai, minyak wijen, dan gula membentuk bumbu yang lebih pedas dan berlapis. Pilih versi ini jika ingin rasa yang lebih ramai daripada bumbu manis-gurih saja.






