Lari 5K yang mempertemukan komunitas
Xiaomi POP Run adalah ajang lari tahunan yang memadukan kegiatan 5K dengan pertemuan komunitas pengguna dan penggemar Xiaomi. Pada penyelenggaraan ketiganya, acara ini digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada 1 November 2026, dan diikuti sekitar 2.000 pelari.
Skala partisipasi tersebut membuat acara ini lebih dari sekadar agenda olahraga perusahaan. Rute lari 5K TMII memberi peserta ruang untuk bergerak bersama, sementara format fun run membuat pengalaman komunitas menjadi bagian penting dari hari itu. Xiaomi POP Run juga dirancang sebagai kesempatan bagi Xiaomi Fans dan pengguna produknya untuk bertemu di luar konteks promosi maupun penggunaan perangkat. Menurut saya, kekuatan acara semacam ini terletak pada kemampuannya menciptakan pengalaman bersama: jarak 5 kilometer menjadi alasan untuk berkumpul, bukan hanya angka yang harus ditaklukkan.
Penyelenggaraan ketiga, dengan cerita yang beragam
Memasuki edisi ketiga, Xiaomi POP Run menunjukkan bahwa event lari Xiaomi dapat menjadi wadah untuk merayakan motivasi pribadi, bukan sekadar mengejar waktu tercepat. Salah satu peserta, Xaviloo, mengikuti kategori 5K dengan target finis di bawah 20 menit. Ia berlari menggunakan sepatu milik ayahnya yang sedang dirawat di ICU; baginya, target itu juga menjadi ungkapan kasih sayang dan cara meneruskan semangat berlari sang ayah.
Kisah lain datang dari Wini Nur Kustiah, pengguna kursi roda yang turut mengikuti kegiatan. Partisipasinya mengingatkan bahwa kesempatan berolahraga seharusnya terbuka bagi lebih banyak orang, dengan ragam kemampuan dan kebutuhan. Kehadiran peserta seperti Wini memberi makna nyata pada gagasan inklusivitas: acara komunitas dinilai bukan hanya dari jumlah orang yang hadir, tetapi juga dari siapa saja yang merasa mendapat tempat. Perpaduan kisah personal itu membuat lari 5K TMII terasa lebih manusiawi daripada perlombaan yang hanya berfokus pada catatan waktu.

Lebih dari sekadar rute dan jarak
Bagi Xiaomi, acara ini juga menjadi cara untuk berinteraksi langsung dengan pengguna. Country Director Xiaomi Indonesia, Michael Feng, menyampaikan apresiasi kepada peserta dan menilai kegiatan seperti ini sebagai kesempatan bertemu pengguna di luar aktivitas terkait produk. Pendekatan tersebut terasa lebih kuat ketika acara memberi ruang bagi komunitas untuk berbagi cerita, bukan hanya berkumpul di sekitar sebuah merek.
REDMI Note 17 Series turut menjadi bagian dari penyelenggaraan dengan tema “Titan Power, Go Max!”. Xiaomi mengaitkan seri tersebut dengan dukungan bagi aktivitas sehari-hari dan luar ruang; REDMI Note 17 Pro Max 5G disebut membawa baterai 10.000 mAh serta pengisian cepat 100W. Namun, perangkat bukan alasan utama acara ini menarik perhatian. Yang paling menonjol justru perpaduan olahraga, pertemanan, dan cerita peserta—fondasi yang membuat penyelenggaraan ketiga ini terasa relevan bagi komunitas.
ShopeeXIAOMI REDMI NOTE 17 5G 8GB 256GB (BLACK, SKY TEAL, CELESTIAL PURPLE)Rp5.750.000 di Shopee
ShopeeXIAOMI REDMI NOTE 17 PRO MAX 5G RAM [8/256GB][8/512GB] - Redmi note17 pro max , Note 17pro max GARANSI RESMIRp7.239.900 di Shopee
Kesimpulan: komunitas menjadi garis finis utama
Xiaomi POP Run 2026 merangkum penyelenggaraan ketiganya dengan format yang mudah dipahami: lari 5K di TMII, sekitar 2.000 peserta, dan pengalaman bersama yang merangkul beragam motivasi. Jumlah pelari menunjukkan daya tarik acara, tetapi cerita Xaviloo dan partisipasi Wini memberi kedalaman yang tak bisa diukur dengan jumlah peserta saja.
Penilaian saya, keberhasilan acara ini bukan semata karena rutenya atau dukungan produknya, melainkan karena lari digunakan sebagai titik temu komunitas. Jika semangat inklusif dan ruang berbagi itu terus dipertahankan, Xiaomi POP Run punya alasan kuat untuk tetap menjadi agenda yang dinanti. Pada akhirnya, jarak 5 kilometer selesai dalam satu sesi; rasa kebersamaan yang dibangun dapat bertahan lebih lama.







