Verdikt awal: kamera 108MP murah yang masuk akal, bukan keajaiban
Redmi Note 15 adalah smartphone kelas menengah yang mengandalkan kamera 108MP dengan optical image stabilization, sensor 1/1,67 inci, serta layar AMOLED cerah sebagai nilai jual utama bagi pengguna yang mencari fotografi mid-range terbaik dengan anggaran terbatas. Dengan harga rilis mulai Rp3.299.000 untuk varian 6/128 dan Rp3.799.000 untuk 8/256, Redmi Note 15 5G menempatkan diri sebagai salah satu opsi optical image stabilization murah di pasaran. Versi 4G bahkan dibuka di Rp2.599.000 dengan kamera utama 108MP, meski dukungan OIS-nya belum dikonfirmasi. Dalam ulasan ini, fokusnya adalah Redmi Note 15 5G dan sejauh mana kamera 108MP smartphone ini benar-benar mengubah pengalaman memotret sehari-hari dibanding sekadar memamerkan angka di brosur.

Kamera 108MP dengan OIS: detail tinggi, malam masih terbantu AI
Secara teknis, Redmi Note 15 5G membawa kamera utama 108MP dengan sensor 1/1,67 inci, aperture f/1.76, plus OIS dan teknologi 9-in-1 binning. Dalam praktik, kombinasi ini membuat foto siang hari tampak kaya detail dan cukup tajam untuk cropping atau in-sensor zoom hingga setara 3x tanpa terasa terlalu pecah. Binning sembilan piksel menjadi satu piksel 1,92µm membantu meningkatkan kecerahan dan mengurangi noise ketika memotret di kondisi minim cahaya, sehingga foto malam lebih usable dibanding banyak hp mid-range lain di kisaran harga yang sama. Namun, jangan berharap keajaiban; OIS memang membantu mengurangi blur saat tangan gemetar dan eksposur sedikit lebih lama, tapi dinamika cahaya ekstrem tetap akan menantang. Ini kamera bagus untuk kelasnya, bukan saingan kamera flagship.
Layar, baterai, dan desain: pengalaman harian yang solid untuk kelas menengah
Pengalaman memakai kamera selalu dipengaruhi layar, dan di sini Redmi Note 15 5G unggul. Layar AMOLED 6,77 inci dengan resolusi 2392 × 1080, refresh rate 120Hz, dan kecerahan puncak hingga 3.200 nit membuat pratinjau foto dan video tampak sangat terang dan mudah dilihat outdoor. Touch sampling hingga 2.560Hz membantu respons sentuhan saat memotret cepat atau bermain gim. Tubuhnya relatif ringkas dengan ketebalan sekitar 7,35–7,40 mm dan bobot 178 gram, sehingga nyaman dibawa seharian. Baterai silicon‑carbon 5.520 mAh diklaim mampu bertahan sekitar 1,58 hari, dan pengisian 45W bisa mencapai 50% dalam 25 menit, lengkap dengan reverse charging 18W untuk darurat mengisi perangkat lain. Sertifikasi IP66 memberi ketenangan ekstra terhadap debu dan semprotan air, meski bukan jaminan kebal segala situasi.
Kelebihan
- Kamera 108MP dengan OIS dan sensor besar 1/1,67 inci di harga mulai Rp3.299.000
- Layar AMOLED 120Hz sangat terang hingga 3.200 nit, nyaman untuk konten dan pratinjau foto
- Bodi tipis dan ringan dengan baterai 5.520 mAh serta pengisian 45W dan reverse charging 18W
- Sertifikasi IP66 untuk perlindungan debu dan semprotan air
Kekurangan
- Pengalaman low light masih bergantung ke pemrosesan dan belum menyamai kamera flagship, meski ada OIS dan binning
- Varian 4G memang lebih murah di Rp2.599.000, tetapi dukungan OIS pada kameranya belum jelas sehingga bisa membingungkan pembeli
AI Wet Touch dan fitur Pro+: bayangan masa depan seri Note
Di sisi lain, Redmi Note 15 Pro+ 5G sebagai varian tertinggi membawa gambaran bagaimana seri ini mendorong fitur berbasis AI. Perangkat ini memakai layar AMOLED 6,8 inci dengan resolusi 1280 × 2772, bodi 163,34 × 78,31 × 8,19 mm dan bobot sekitar 207,1 gram. Chipset Snapdragon 7s Gen 4, RAM hingga 12 GB dan penyimpanan sampai 512 GB membuatnya lebih bertenaga dibanding Redmi Note 15 5G biasa. Kamera utamanya bahkan melonjak ke 200MP dengan ultrawide 8MP dan kamera depan 32MP, ditenagai baterai 6.500 mAh dan pengisian 100W HyperCharge. Di luar angka, kehadiran AI Wet Touch 2.0 membantu layar tetap responsif ketika tangan basah, dan fitur AI lain ditujukan untuk editing foto lebih praktis. Artinya, ekosistem software kamera Redmi Note ke depan akan makin mengandalkan AI, sementara Note 15 5G menjadi titik masuk paling terjangkau ke dunia itu.
Kesimpulan: fotografi mid-range terbaik untuk harga ini?
Redmi Note 15 5G bukan kamera ajaib, tetapi untuk harga yang dimulai di Rp3.299.000, ia menawarkan kombinasi kamera 108MP dengan OIS, layar AMOLED terang, baterai besar, dan sertifikasi IP66 yang sulit ditandingi. Bagi pengguna yang sebelumnya memakai hp tanpa OIS, peningkatan konsistensi foto malam dan video akan terasa signifikan. Namun, bagi pemburu kualitas foto setingkat flagship atau videografer serius, batasan pemrosesan gambar dan sensor kelas menengah tetap tampak. Varian Pro+ dengan kamera 200MP dan fitur AI agresif menunjukkan arah masa depan seri ini, tetapi harganya jelas di segmen berbeda. Pada akhirnya, Redmi Note 15 5G adalah pilihan masuk akal bagi pengguna yang ingin mencicipi kamera 108MP smartphone dengan optical image stabilization murah tanpa menguras tabungan, selama ekspektasi tetap realistis terhadap kelas harganya.
Buy if / Skip if
- Buy the Redmi Note 15 if kamu ingin kamera 108MP dengan OIS dan sensor 1/1,67 inci di harga sekitar Rp3,3–3,8 jutaan dan tidak mengejar kualitas flagship.
- Skip the Redmi Note 15 if kamu mengutamakan performa low light setingkat hp premium dan sering memotret di kondisi ekstrem dengan ekspektasi hasil profesional.
- Buy the Redmi Note 15 if kamu butuh layar AMOLED 120Hz sangat terang 3.200 nit untuk konsumsi konten, media sosial, dan pratinjau foto yang nyaman di luar ruangan.
- Skip the Redmi Note 15 if kamu lebih tertarik fitur AI editing canggih dan kamera 200MP yang hanya ada di varian Redmi Note 15 Pro+ 5G.
- Buy the Redmi Note 15 if kamu ingin hp harian ringan 178 gram dengan baterai 5.520 mAh, pengisian 45W, serta IP66 untuk mobilitas tinggi.
- Skip the Redmi Note 15 if kamu mengincar varian 4G dan menganggap OIS wajib, karena dukungan OIS di kamera versi tersebut belum dikonfirmasi.






