Dari Video Latihan ke Tantangan Viral: Inti Fenomena 'This & That'
Tantangan koreografi viral ‘This & That’ adalah tren K-pop lintas fandom yang lahir dari koreografi lagu utama Stray Kids dan berkembang menjadi konten interaktif K-pop di media sosial, ketika gerakan tari khas mereka direplikasi, dikolaborasikan, dan dipopulerkan oleh idola dari grup lain sehingga membentuk komunitas penggemar yang saling beririsan dan berdialog di luar batas fandom tradisional. Fenomena ini tidak terjadi di ruang hampa: ia berawal dari fondasi yang kuat berupa video latihan koreografi yang menampilkan delapan anggota Stray Kids dengan gerakan dinamis dan sinkronisasi rapi, yang dirilis pada 9 Agustus untuk lagu “This & That” dari mini album berjudul sama. Fokus pada koreografi sebagai identitas comeback membuat tantangan ini bukan sekadar promosi, melainkan ajakan eksplisit untuk ikut menari, merekam, dan terlibat.

Gerakan Menawan yang Menggoda Idola Lain Turun ke Arena
Kekuatan utama Stray Kids This That bukan hanya pada beat hip-hop yang santai, tetapi pada koreografi yang terasa tajam namun tetap mudah diingat. Video latihan koreografi yang mereka rilis memperlihatkan formasi rapi, transisi halus, dan penggunaan tubuh yang kompak hingga setiap anggota tampak esensial dalam membangun keseluruhan tarian. Di sini, video latihan koreografi berfungsi sebagai “buku panduan visual” yang memberi kejelasan gerak bagi siapa pun yang ingin ikut tantangan, termasuk idola lain. Mini album THIS & THAT sendiri berisi delapan lagu garapan tim produksi internal 3RACHA, menegaskan bahwa musik dan koreografi lahir dari identitas kreatif grup. Kombinasi musik percaya diri dan gerakan yang tegas membuat koreografi ini punya aura “siapa saja bisa mencoba”, persis jenis tarian yang memancing replikasi massal.
Ketika Dino dan Gyehoon Ikut Menari: Efek Domino Lintas Grup
Begitu tantangan This & That Challenge diunggah lewat akun resmi Stray Kids, efek domino segera terlihat. Salah satu video paling dibicarakan menampilkan Lee Know menari berdua dengan Dino dari grup lain, dan kolaborasi ini langsung disambut antusias: dalam sekitar 20 jam, video tersebut meraih 522,6 ribu likes dan lebih dari 2.500 komentar. Angka ini menunjukkan bahwa tren K-pop lintas fandom bukan teori, melainkan realitas yang tampak pada data interaksi. Tak berhenti di sana, Changbin kemudian membawakan tantangan yang sama bersama Gyehoon dari grup rookie KickFlip yang dikenal lewat aksi skateboard di atas panggung. Fakta bahwa idola senior dan rookie bersedia muncul dalam format yang sama menegaskan daya tarik gerakan koreografi menawan Stray Kids dan kesiapan industri untuk memanfaatkan kolaborasi singkat sebagai bahasa komunikasi baru antar grup.
Kolom Komentar Sebagai Ruang Pertemuan Fandom
Dampak paling menarik dari tantangan koreografi viral ini terlihat bukan pada panggung, tetapi di kolom komentar. Video Lee Know dan Dino memantik reaksi penggemar dari dua sisi fandom, dengan akun Carat dan STAY saling menyapa, mengekspresikan kegembiraan, dan mengakui bahwa mereka menunggu momen kolaborasi semacam ini. Saat unggahan ulang tahun Changbin di akun resmi grup mengumpulkan 754,7 ribu likes dan 25,2 ribu komentar, jelas bahwa audiens sudah terlatih untuk menjadikan komentar sebagai forum bersama, bukan sekadar ruang pujian satu arah. Ini adalah contoh konten interaktif K-pop yang dirancang untuk kolaborasi dan keterlibatan organik: idol menari bersama, penggemar berdiskusi, dan algoritma media sosial memperkuat pertemuan lintas fandom. Tren ini bukan hal baru, tetapi kombinasi Stray Kids–SEVENTEEN–KickFlip muncul sebagai salah satu yang paling banyak dibicarakan pekan ini.
Satu Comeback, Agenda Panjang, dan Harapan Panggung Kolaboratif
Comeback lewat mini album THIS & THAT resmi dimulai pada 7 Agustus, dan jelas tidak berhenti pada rilis digital. Peluncuran video latihan koreografi pada 9 Agustus menjadi jembatan yang mendekatkan Stray Kids dengan STAY, karena penggemar diajak melihat proses di balik layar gerakan yang nantinya akan mereka lihat di acara musik. Menariknya, momen tantangan ini beririsan dengan ulang tahun Changbin pada 11 Agustus, sehingga narasi promosi, perayaan, dan interaksi penggemar saling menguatkan. Ke depan, grup sudah dijadwalkan tampil di TMElive International Music Awards di Hong Kong pada 22–23 Agustus dan melanjutkan dua malam tur dunia “RUN IT 2026” di Tokyo pada 29–30 Agustus. Banyak warganet berharap kolaborasi lintas grup yang kini hadir di video pendek dapat berpindah ke format panggung langsung, menjadikan tantangan This & That bukan hanya tren layar, tetapi pengalaman konser bersama.






