Tablet ringkas yang serius untuk bermain
iQOO Pad Pro adalah tablet gaming ringkas yang memadukan layar AMOLED 8,8 inci ber-refresh rate tinggi, chipset kelas flagship, kipas pendingin aktif, dan baterai besar untuk sesi bermain yang lebih panjang. Diluncurkan di China pada 28 Oktober 2026, perangkat ini memperluas jajaran tablet gaming iQOO, yang sebelumnya juga mencakup Pad Ultra. Pendekatan ukurannya menjadi daya tarik utama: panel 8,8 inci menawarkan ruang visual lebih lega daripada ponsel, tetapi tetap lebih mudah dibawa dibanding tablet gaming berlayar besar. Dengan ketebalan 5,74 mm dan bobot sekitar 298 gram, Pad Pro berusaha menyeimbangkan portabilitas dan perangkat keras berperforma tinggi. Ini bukan sekadar tablet tipis dengan spesifikasi kencang; kipas internal menunjukkan iQOO menargetkan pemain yang mengutamakan performa berkelanjutan, bukan hanya lonjakan kecepatan sesaat.

Layar cepat dan chipset flagship menjadi fondasi
Layar AMOLED 165Hz berukuran 8,8 inci adalah fitur yang paling mudah terasa saat bermain game yang mendukung refresh rate tinggi. Resolusinya 2.304 × 1.440 piksel dengan rasio 16:10, sehingga menjanjikan perpaduan gambar tajam dan gerakan yang mulus—meski manfaat 165 Hz bergantung pada dukungan game dan pengaturan grafis. Snapdragon 8 Elite Gen 5 menjadi fondasi performa, ditemani chip gaming Q3 untuk membantu pengolahan grafis dan fitur seperti peningkatan resolusi hingga 2K, ray tracing, serta peningkatan frame pada judul yang kompatibel. Dukungan sentuhan multi-jari dan giroskop dengan sampling rate hingga 500 Hz juga menyasar permainan kompetitif. Kombinasi ini tampak menjanjikan, tetapi spesifikasi tinggi baru bernilai jika game yang dimainkan mendukung fiturnya dan perangkat mampu mempertahankan kinerja.

Kipas aktif menjawab tantangan panas
Kipas pendingin aktif adalah pembeda penting iQOO Pad Pro dari tablet biasa. Sistem Ice Dome menggabungkan kipas berukuran 30 × 30 × 3,5 mm dengan aliran udara hingga 0,94 CFM, saluran masuk udara dua arah, dua vapor chamber, dan lembaran grafit untuk menyebarkan panas. Tujuannya bukan membuat perangkat selalu dingin, melainkan membantu mengendalikan suhu agar performa lebih terjaga selama sesi panjang. Dalam pengujian internal iQOO, Pad Pro diklaim mampu menjalankan Call of Duty Mobile selama 60 menit pada 165 FPS sambil melakukan siaran langsung nirkabel; suhu maksimum bodinya tercatat 40,3 derajat Celsius pada suhu lingkungan 26 derajat. Angka itu memberi gambaran yang berguna, tetapi hasil aktual dapat berubah menurut game, suhu ruangan, dan setelan. Kehadiran kipas menambah kompleksitas perangkat, namun untuk pemain intensif, kompromi tersebut masuk akal.
Baterai besar, tetapi ketersediaannya masih terbatas
Baterai 9.020 mAh memberi ruang untuk bermain lebih lama tanpa terlalu sering mencari pengisi daya, sementara pengisian cepat 66 watt membantu mengisi ulang perangkat. Vivo mengklaim baterainya mampu bertahan 10,75 jam saat bermain game MOBA pada 60 FPS dalam pengujian internal. Angka tersebut tetap perlu dibaca sebagai hasil uji pabrikan, bukan jaminan untuk semua game dan kebiasaan penggunaan. iQOO Pad Pro tersedia dalam lima konfigurasi RAM dan penyimpanan, tetapi untuk saat ini penjualannya terbatas di China dan belum ada kepastian peluncuran di negara lain. Karena itu, daya tariknya saat ini lebih jelas sebagai gambaran arah tablet gaming ringkas daripada pilihan yang sudah mudah dijangkau semua pengguna. Jika tersedia secara lebih luas, kombinasi layar cepat, chipset flagship, pendinginan aktif, dan baterai besar membuatnya layak diperhatikan oleh pemain yang menginginkan perangkat portabel untuk sesi intensif.







