Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Davina Karamoy Kuasai Teknik Hair Styling Profesional demi Naik Level

Davina Karamoy Kuasai Teknik Hair Styling Profesional demi Naik Level
Minat|Penataan Rambut

Aktris yang Naik Level: Dari Sekadar Peran ke Profesi Serius

Persiapan peran aktris dalam film drama komedi tidak lagi sekadar menghafal dialog, melainkan meliputi pelatihan hairstylist film yang mendalam, termasuk penguasaan teknik hair styling profesional seperti keramas dan gunting rambut sebagaimana dilakukan pegawai salon sehari-hari. Davina Karamoy membuktikan hal itu lewat perannya sebagai Utari Mariani alias Ute di film Naik Level, produksi MVP Pictures. Alih-alih mengandalkan mimik dan improvisasi komedi, Davina memilih rute yang lebih menantang: bertindak seperti hair stylist sungguhan. Pilihan ini menegaskan bahwa komedi yang kuat membutuhkan pondasi realisme, terutama ketika karakter bekerja dalam profesi spesifik seperti pegawai salon. Hasilnya bukan sekadar lucu, tetapi juga terasa meyakinkan.

Workshop Intensif: Keramas Dua Kali hingga Gunting Rambut

Kunci akting meyakinkan Davina sebagai Ute ada pada pelatihan hairstylist film yang dijalaninya. Ia mengikuti workshop khusus yang dirancang layaknya kelas pegawai salon, lengkap dari teknik dasar hingga detail yang biasa dikerjakan hair stylist profesional. Di sana, Davina belajar mencuci rambut, memakai sampo dan conditioner, mengeringkan rambut, nge-blow, mencatok, sampai menggunting rambut dengan teknik yang benar. Ia baru menyadari bahwa keramas di salon ternyata tak sesederhana yang ia rasakan sebagai pelanggan. Ada aturan memakai kuku tanpa menekan kulit kepala agar tetap nyaman, tahapan keramas dua kali, hingga cara tepat mengaplikasikan conditioner di ujung rambut, bukan di akar. “Workshop itu aku belajar dari nyuci rambut, dari ngekrimbatin orang, dari mijitin orang tangan, kepala, dan bahu,” ujar Davina.

Tantangan Teknis: Antara Hair Dryer, Sisir Blow, dan Gunting

Menguasai teknik hair styling profesional bukan hanya soal hafal urutan kerja, melainkan juga soal koordinasi tubuh dan keberanian menyentuh rambut orang lain dengan alat tajam. Davina terang-terangan menyebut bagian tersulit adalah belajar memegang hair dryer, gunting, dan sisir blow secara bersamaan sambil tetap tampak lincah dan tenang di depan kamera. Mengeringkan dan menata rambut hingga melakukan blow sambil menjaga gestur tetap natural jelas bukan tugas ringan, terlebih bagi aktris yang tidak berangkat dari dunia salon. Tantangan terbesar lainnya adalah teknik menggunting rambut yang ia akui sebagai bagian paling sulit dan menegangkan. Namun setelah serangkaian latihan, Davina mengaku percaya diri, bahkan bercanda, “Hal yang udah paling bisa? Semua udah bisa sekarang… Boleh, potong rambut semua sini bisa, entar gua potongin semua,” ucapnya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (8/10/2026).

Membangun Ute: Karakter Ambisius yang Terasa Nyata

Utari Mariani alias Ute bukan sekadar hair stylist latar belakang; ia adalah perempuan ambisius yang ingin mengembangkan salon keluarga, Salon Jelita, menjadi lebih besar dan mewah. Agar ambisi itu terasa jujur di layar, Davina memilih membangun karakternya dari pondasi yang paling nyata: memahami pekerjaan harian pegawai salon. Persiapan peran aktris di sini menjadi jembatan antara komedi dan keaslian; setiap keramas, setiap pijatan bahu, dan setiap potongan rambut yang ia lakukan adalah bagian dari cerita tentang Ute yang berusaha naik level dalam hidupnya. Ketika penonton melihat Ute bekerja, mereka tidak hanya tertawa, tetapi juga percaya bahwa karakter ini memang hidup di balik kursi salon. Dan kepercayaan itu muncul karena Davina menghormati profesi hair stylist, bukan mengkarikaturkannya.

Mengapa Dedikasi Seperti Davina Penting bagi Film Komedi

Di balik tawa yang dijanjikan film Naik Level, ada pelajaran serius tentang standar baru untuk persiapan peran aktris. Davina Karamoy tidak puas hanya “tampak seperti” pegawai salon; ia ingin “bekerja seperti” mereka, lewat pelatihan intensif yang mencakup keramas, creambath, pijat kepala, tangan, dan bahu, hingga menata rambut. Dedikasi ini menunjukkan bahwa komedi membutuhkan disiplin yang sama ketatnya dengan drama. Dengan menguasai teknik hair styling profesional, Davina bukan hanya menghormati dunia salon, tetapi juga membantu penonton melihat profesi tersebut dengan cara yang lebih hangat dan penuh respek. Pada akhirnya, film komedi yang baik tidak sekadar mengundang tawa; ia memperlihatkan manusia yang bekerja, berjuang, dan bermimpi. Dan melalui Ute, Davina membuktikan bahwa naik level di layar lebar berawal dari kemauan untuk belajar hal yang terasa kecil, namun dikerjakan dengan sungguh-sungguh.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!