Selisih kapasitasnya mencapai 460 mAh
Baterai Galaxy S27 adalah sumber daya internal yang kapasitasnya dinyatakan dalam miliampere-jam (mAh), tetapi angka kapasitas saja tidak menentukan berapa lama ponsel dapat dipakai. Bocoran dokumen sertifikasi TÜV Rheinland mencatat kapasitas tipikal 5.700 mAh untuk Galaxy S27 Ultra dan 5.240 mAh untuk Galaxy S27 Pro, atau selisih 460 mAh yang mengunggulkan model Ultra. Perbedaan itu cukup jelas di atas kertas, namun belum menjadi alasan untuk langsung menyimpulkan Ultra akan bertahan lebih lama dalam semua penggunaan. Efisiensi perangkat dan kondisi pemakaian juga penting, sementara informasi yang tersedia belum mengungkap hasil penggunaan nyata. Karena itu, angka kapasitas paling tepat dibaca sebagai petunjuk awal, bukan janji tentang daya tahan harian. Kedua ponsel diperkirakan meluncur pada awal 2027, tetapi Samsung belum mengumumkan jadwal resmi.
| Model | Kapasitas tipikal | Kapasitas terukur |
|---|---|---|
| Galaxy S27 Ultra | 5.700 mAh | 5.534 mAh |
| Galaxy S27 Pro | 5.240 mAh | 5.087 mAh |

Dua jenis angka, bukan tanda baterai bermasalah
Dokumen sertifikasi juga membedakan kapasitas tipikal dari kapasitas terukur, yang disebut sebagai rated capacity. Untuk Galaxy S27 Ultra, angka terukurnya 5.534 mAh; Galaxy S27 Pro tercatat 5.087 mAh. Keduanya lebih rendah daripada kapasitas tipikal masing-masing, tetapi selisih itu tidak dengan sendirinya menandakan baterai bermasalah. Kedua nilai menggambarkan kapasitas melalui pendekatan pengukuran yang berbeda. Kapasitas tipikal lazim menjadi angka yang ditampilkan dalam materi spesifikasi, sedangkan rated capacity adalah kapasitas nominal yang dinyatakan berdasarkan pengujian tertentu. Perbedaan istilah ini penting saat membandingkan kapasitas baterai Samsung: membandingkan angka tipikal satu model dengan angka terukur model lain akan memberi kesan yang keliru. Perbandingan yang adil harus memakai jenis angka yang sama.
Kapasitas belum menjawab soal kenyamanan
Kapasitas lebih besar memberi Ultra keunggulan spesifikasi yang nyata, tetapi manfaatnya bagi pemilik belum dapat dipastikan hanya dari sertifikasi. Belum ada data yang mengonfirmasi daya tahan nyata kedua ponsel, kecepatan pengisian daya Pro maupun Ultra, atau kapasitas baterai Galaxy S27 versi standar. Informasi terpisah menyebut model standar kemungkinan mempertahankan pengisian 25W, angka yang muncul pada seri Galaxy S sejak 2020; bila benar, pengisian lambat dapat terasa sebagai keterbatasan bagi pengguna yang sering mengisi daya dan memakai ponsel sepanjang hari. Sumber yang sama menyebut Pro dan Ultra mungkin mendapat pengisian hingga 60W, tetapi hal itu masih berupa perkiraan, bukan kepastian. Jadi, jangan menganggap kapasitas besar otomatis berarti pengisian lebih cepat atau penggunaan lebih lama.

Bukti yang lebih penting masih ditunggu
Bocoran ini memberi gambaran awal tentang posisi baterai Pro dan Ultra, tetapi belum cukup untuk menentukan model mana yang lebih layak dipilih. Jika pengisian 25W pada model standar dan dukungan hingga 60W pada varian premium terwujud, perbedaan pengalaman harian bisa lebih berarti daripada selisih kapasitas saja. Namun, kabar tersebut belum memastikan spesifikasi final. Samsung juga menghadapi kenaikan biaya komponen, latar yang membuat setiap peningkatan perangkat keras perlu dinilai bersama strategi produknya. Konsumen sebaiknya menunggu pengumuman resmi dan pengujian penggunaan sebelum menyimpulkan daya tahan atau keunggulan pengisian. Untuk saat ini, Galaxy S27 Ultra memimpin dalam angka kapasitas tipikal, sementara Galaxy S27 Pro menawarkan kapasitas yang lebih kecil. Kesimpulan yang tegas tentang baterai keduanya masih terlalu dini.






