Honda Super-ONE dan Prelude Jadi Bintang Elektrifikasi di GIIAS Surabaya

Honda Super-ONE dan Prelude Jadi Bintang Elektrifikasi di GIIAS Surabaya
Minat|Memilih dan Membeli Mobil

Super-ONE dan Prelude: Gambaran Jelas Arah Elektrifikasi Honda

Honda Super-ONE dan Honda Prelude adalah dua kendaraan elektrifikasi Honda yang memadukan teknologi listrik dan hybrid dengan karakter sport, diperkenalkan sebagai model andalan di ajang GIIAS Surabaya 2026 untuk menunjukkan arah baru portofolio kendaraan ramah lingkungan berbasis performa dan pengalaman berkendara.

Di GAIKINDO Indonesia International Motor Show (GIIAS) Surabaya yang berlangsung 26–30 Agustus 2026 di Grand City Convex, Honda Surabaya Center menempatkan Super-ONE dan Prelude sebagai dua lini utama di stan mereka. Langkah ini bukan sekadar peluncuran model baru, tetapi pernyataan terbuka bahwa strategi elektrifikasi Honda akan bertumpu pada kombinasi efisiensi energi dan rasa berkendara yang emosional. Kedua mobil hadir dengan basis mesin berbeda—listrik penuh untuk Super-ONE dan sport hybrid untuk Prelude—namun benang merahnya sama: teknologi elektrifikasi harus menggugah, bukan hanya hemat. Dari tampilan, warna ungu Super-ONE dan merah cerah Prelude menunjukkan bahwa Honda berani bermain di ranah desain yang lebih ekspresif, sejalan dengan ambisi membentuk citra baru kendaraan ramah lingkungan sebagai sesuatu yang menyenangkan, bukan kompromi.

Honda Super-ONE dan Prelude Jadi Bintang Elektrifikasi di GIIAS Surabaya

Honda Super-ONE: Pocket Rocket Listrik yang Mengincar Hati Enthusiast

Jika berbicara Honda Super-ONE spesifikasi, jelas terlihat bahwa ini bukan sekadar city car listrik penurut. Mengusung konsep “Pocket Rocket”, Super-ONE dipersenjatai BOOST Mode yang memberikan respons akselerasi lebih spontan, menjawab kekhawatiran bahwa mobil listrik terasa hambar saat diinjak pedal gas. Simulated 7-Speed Gear Shift menambah rasa perpindahan gigi ala mobil sport, sementara Active Sound Control memberi umpan balik suara yang mengikuti karakter berkendara. Kombinasi ini membuat Super-ONE terasa seperti hot hatch kompak, hanya saja dengan sumber tenaga listrik penuh.

Di sisi kenyamanan dan konektivitas, Super-ONE dibekali 9-inch display audio dengan Google Built-in, wireless Apple CarPlay dan Android Auto, serta Honda CONNECT dengan Digital Key. Fitur Charging Management membantu pemilik mengatur pengisian daya, sedangkan Honda SENSING memberi lapisan keselamatan aktif yang biasanya identik dengan model kelas lebih tinggi. Menariknya, desain interior dan pengalaman berkendaranya sengaja dibuat tidak terlalu futuristik sehingga tetap familiar bagi pengguna mobil konvensional, strategi cerdas agar transisi ke kendaraan elektrifikasi Honda terasa alami, bukan memaksa.

Dari sisi harga, Super-ONE dipasarkan Rp446 juta on the road Surabaya, dengan opsi two-tone yang menambah biaya Rp10 juta untuk mereka yang ingin tampilan lebih mencolok. Angka ini menempatkannya sebagai produk listrik bernuansa gaya hidup, bukan sekadar alat transportasi. “Super One ini target di Indonesia hanya 100. Surabaya kebagian jatah 10, tapi SPK per dua hari yang lalu sudah 15,” ujar Director Honda Surabaya Center, Wendy Miharja, menegaskan bahwa pendekatan emosional terhadap elektrifikasi ternyata diterima pasar.

Honda Prelude Hybrid: Sport Hybrid untuk Mereka yang Mencari Emosi

Di sisi hybrid, Honda Prelude hybrid tampil sebagai sport hybrid yang mengutamakan emosi berkendara. Teknologi S+ Shift menjadi jantung pengalamannya: sistem ini dirancang untuk menghasilkan respons akselerasi dan sensasi perpindahan yang lebih emosional, sehingga pengalaman berkendara hybrid terasa lebih sporty dan imersif. Alih-alih menjual efisiensi sebagai satu-satunya nilai, Prelude menempatkan performa dan rasa di kursi pengemudi, menjadikannya pintu masuk ideal bagi mereka yang masih ragu pindah ke elektrifikasi penuh.

Fitur pendukungnya juga mencerminkan positioning sebagai sport hybrid premium: 10.2-inch Interactive Cluster Meter dengan tampilan yang dapat dikustomisasi, 9-inch Display Audio with Google Built-in, dan Premium BOSE Sound System memanjakan indera pengemudi. Honda SENSING dan Honda CONNECT melengkapi paket dengan teknologi keselamatan dan konektivitas modern. Dari luar, bodi merah cerah Prelude di GIIAS Surabaya 2026 secara visual langsung menyasar pengunjung yang selama ini mengasosiasikan mobil ramah lingkungan dengan desain yang datar dan membosankan.

Secara harga, Prelude diposisikan hampir menyentuh angka Rp1 miliar dengan banderol Rp974.900.000. Meski demikian, permintaan justru meledak. Dari sekitar 150 unit yang akan dipasok secara nasional, jumlah SPK sudah menembus lebih dari 300 unit, membuat pengiriman mundur ke tahun berikutnya. Fakta ini menegaskan bahwa pasar siap membayar mahal untuk sport hybrid yang menawarkan kombinasi teknologi elektrifikasi Honda dan sensasi mengemudi yang kuat.

Antusiasme SPK dan Warna Mencolok: Sinyal Kuat Selera Pasar

Daya tarik Super-ONE dan Prelude di GIIAS Surabaya 2026 tidak berhenti pada spesifikasi di atas kertas. Keduanya secara visual dirancang menjadi magnet di lantai pameran: Super-ONE hadir dalam warna ungu, sementara Prelude tampil merah cerah, sehingga langsung mencuri perhatian pengunjung di tengah keramaian hall. Strategi warna berani ini selaras dengan pesan bahwa kendaraan elektrifikasi Honda bukan produk kompromi, tetapi pilihan gaya hidup yang ingin dilihat dan dirayakan.

Respons pasar mengukuhkan keduanya sebagai primadona pameran. Surat pemesanan kendaraan untuk Super-ONE di Surabaya melampaui kuota 10 unit yang dialokasikan; SPK sudah mencapai 15 hanya dalam hitungan hari, membuat pengiriman diproyeksikan bergeser hingga 2028 karena keterbatasan target produksi. Di level nasional, Prelude bahkan lebih ekstrem: dari pasokan sekitar 150 unit, SPK yang masuk sudah di atas 300 unit, memaksa jadwal pengiriman melompat ke tahun depan. Tingginya tingkat pemesanan menunjukkan bahwa kehadiran Honda Super-ONE dan Prelude mendapatkan sambutan positif dari masyarakat dan konsumen, sekaligus mengonfirmasi bahwa arah baru elektrifikasi berbasis performa ini bukan taruhan kosong.

Strategi Besar: Elektrifikasi Honda antara Rasionalitas dan Hasrat

Di balik dua bintang utama ini, tampak jelas bagaimana Honda menyusun portofolio kendaraan elektrifikasi Honda secara bertahap. Di GIIAS Surabaya 2026, selain Super-ONE dan Prelude, Honda juga menampilkan WR-V, serta teknologi hybrid pada STEP WGN e:HEV dan HR-V e:HEV. Keduanya melengkapi narasi bahwa Honda tidak sekadar mengejar satu format, melainkan membangun spektrum: dari listrik penuh, sport hybrid, hingga hybrid di segmen lebih fungsional.

Kombinasi mesin listrik pada Super-ONE dan hybrid pada Prelude menunjukkan bahwa Honda melihat elektrifikasi sebagai ruang bermain, bukan batasan. Dengan memasangkan teknologi seperti BOOST Mode, Simulated 7-Speed Gear Shift, Active Sound Control, serta S+ Shift pada produk elektrifikasi dan hybrid, Honda seolah ingin berkata: “ramah lingkungan pun harus menyenangkan dikemudikan.” Ke depan, jika tren SPK tinggi ini berlanjut dan pasokan dapat mengikuti, Super-ONE dan Prelude berpotensi menjadi tolok ukur bagaimana sebuah merek bisa mengubah persepsi pasar—dari melihat elektrifikasi sebagai kewajiban, menjadi melihatnya sebagai keinginan.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!