Review Cushion Mother of Pearl, Cocok untuk Kulit Berminyak?

sumber gambar: Google
Beberapa waktu lalu, saat bingung memilih cushion, salah seorang anggota keluargaku merekomendasikan sebuah cushion yang baru saja rilis, yaitu Unbothered Demi-Matte Cushion dari MOP. Katanya, review cushion Mother of Pearl ini cukup bagus dan cocok dipakai untuk jenis kulit berminyak. Setelah melihat-lihat produknya, aku jadi tertarik mencoba karena salah satu klaimnya adalah 12 jam coverage. Buat kamu yang penasaran, langsung simak review-nya di sini!
Review Klaim Cushion Mother of Pearl
sumber gambar: dok. Nurul Aini
Sebelum aku menjelaskan performa cushion Mother of Pearl, aku mau mengulas klaim dan kandungan dari produk ini. Dilansir dari Mother of Pearl Official Shop, cushion MOP memiliki keunggulan sebagai berikut:
-
Daya tutup selama 12 jam dengan formula power-grip;
-
Tekstur yang ringan dengan daya tutup yang bisa diatur (buildable);
-
Hasil akhir yang halus dengan efek blur seperti kulit asli.
-
Formula yang aman untuk kulit normal dan berminyak.
Dari 7 shade yang tersedia, aku memilih shade N23-Toffee yang cocok untuk undertone kulit netral dengan skin tone medium (sawo matang cerah). Kesan pertamaku saat melihat kemasan cushion ini cukup unik karena mengingatkanku pada cushion Tirtir. Bentuknya lonjong menyerupai telur dengan warna ungu pastel yang eye catching. Puff-nya memiliki sisi bulat dan lonjong seperti tear drop dengan warna yang sama dengan kemasan. Bahan puff-nya mirip lateks sehingga enggak lengket ketika mengaplikasikan produk. Dari segi tekstur, cushion Mother of Pearl termasuk creamy, namun tidak seperti tekstur yang basah, jadi tidak terlalu melembapkan (hydrating). Poin plusnya, cushion ini tetap ringan di wajah, bahkan ketika diaplikasikan dengan layer yang lebih tebal. Cushionnya juga sudah mengandung SPF 40 PA++++ jadi aman digunakan untuk luar ruangan.
sumber gambar: dok. Nurul Aini
Review Cushion Mother of Pearl Setelah 6 Jam Pemakaian
sumber gambar: dok. Nurul Aini
Dua jempol untuk MOP! Setelah menggunakan cushion ini untuk aktivitas di dalam dan luar ruangan selama 6 jam, cushion ini enggak bikin oksidasi. Finish-nya lebih terlihat seperti luminous demi matte, halus dan menyatu dengan kulit, tetapi sedikit mengkilap dan membuat wajah terlihat lebih cerah. Daya kontrol minyaknya juga sangat baik karena wajahku enggak kelihatan ‘becek’. Selain itu, ketahanannya benar-benar sesuai klaim - 12 jam menutupi dosa-dosa di wajah!
Menurutku, daya tutup cushion MOP ini cenderung mengarah ke full coverage. Bekas jerawatku sudah tertutup sempurna dengan layer tipis. Jadi, ketika diaplikasikan ke wajah, sebaiknya jangan terlalu ditekan. Cukup satu tap secara perlahan, cushionnya sudah bisa menutupi hampir setengah wajah.
Sayangnya, cushion ini sedikit transfer saat aku sedang tap tap wajah menggunakan tisu. Tetapi, tenang saja, untuk produk dengan harga terjangkau (IDR 128K) cushion ini masih worth it untuk dicoba. Produknya bisa dibeli di sini:
Plus dan Minus Cushion Mother of Pearl
Berdasarkan pengalaman pribadi, kelebihan dan kekurangan cushion ini antara lain:
-
Kelebihan: harga terjangkau, full coverage, mudah diratakan, tidak perlu di-set dengan bedak, tanpa oksidasi, daya kontrol minyak dan ketahanan tinggi.
-
Kekurangan: pilihan shade masih terbatas (ada 7 shade) dan sedikit transfer.
Selebihnya, aku suka cushion ini dan masuk salah satu cushion favoritku.
Kesimpulan
Dari hasil pemakaianku, cushion MOP bisa dijadikan pilihan aman bagi kulit normal dan berminyak. Cushion ini tipikal complexion yang cocok untuk makeup harian maupun special occasion karena daya tutup dan ketahanan yang ‘nampol’. Cushion ini juga praktis karena enggak perlu di-set dengan bedak. Lewat review cushion Mother of Pearl ini, produknya layak masuk wishlist untuk kamu yang suka cushion dengan coverage tinggi, hasil akhir halus, dan nggak ribet dipakai.



