Mau Vacuum Cleaner agar Awet dan Tetap Kencang? Ini Tips Merawatnya

Foto: Prostock-Studio/istockphoto
Vacuum cleaner sudah jadi andalan banyak rumah untuk membersihkan debu dengan cepat dan efisien. Sayangnya, tidak sedikit pengguna yang mengeluhkan daya hisap melemah atau mesin cepat panas setelah beberapa waktu pemakaian.
Padahal, masalah tersebut sering terjadi bukan karena kualitas produk, melainkan cara perawatannya yang kurang tepat. Vacuum cleaner yang dirawat dengan baik bisa digunakan bertahun-tahun tanpa penurunan performa berarti. Karena itu, penting untuk memahami cara merawat vacuum cleaner agar tetap awet dan daya hisapnya selalu maksimal.
Tips Merawat Vacuum Cleaner agar Tetap Awet dan Optimal
Merawat vacuum cleaner sebenarnya tidak sulit, asalkan dilakukan secara rutin dan konsisten. Banyak kebiasaan kecil yang sering dianggap sepele, padahal berpengaruh besar pada performa alat. Dengan perawatan yang tepat, kamu bisa menjaga vacuum cleaner tetap kencang dan nyaman digunakan setiap hari. Berikut beberapa tips penting yang bisa kamu terapkan di rumah.
1. Rutin Membersihkan Tabung atau Kantong Debu
Salah satu penyebab utama daya hisap vacuum melemah adalah tabung debu yang terlalu penuh. Saat debu menumpuk, aliran udara menjadi terhambat sehingga performa mesin menurun.
Sebaiknya kosongkan tabung debu sebelum benar-benar penuh. Kebiasaan ini membantu menjaga daya hisap tetap stabil. Selain itu, mesin juga tidak perlu bekerja terlalu keras.
2. Bersihkan Filter Secara Berkala
Filter berfungsi menyaring debu halus agar tidak kembali ke udara. Kalau filter kotor atau tersumbat, vacuum cleaner bisa kehilangan tenaga hisapnya.
Bersihkan filter secara berkala sesuai petunjuk penggunaan. Beberapa filter bisa dicuci dan digunakan kembali setelah kering. Filter yang bersih membuat vacuum bekerja lebih efisien dan udara di rumah tetap bersih.
3. Perhatikan Nozzle dan Selang Vacuum
Nozzle dan selang sering menjadi tempat tersangkutnya rambut atau kotoran besar. Kalau bagian ini tersumbat, daya hisap akan berkurang meski mesin masih menyala normal.
Luangkan waktu untuk memeriksa selang dan kepala vacuum secara rutin. Pastikan tidak ada sumbatan yang menghambat aliran udara. Langkah sederhana ini sering terlupakan, padahal dampaknya cukup besar.
4. Gunakan Vacuum Cleaner Sesuai Fungsinya
Foto: South_agency/gettyimages
Setiap vacuum cleaner dirancang untuk jenis pembersihan tertentu. Hindari menyedot benda cair atau kotoran besar kalau vacuum kamu tidak mendukung fungsi tersebut.
Penggunaan yang tidak sesuai bisa merusak mesin dan komponen di dalamnya. Bacalah panduan penggunaan agar vacuum cleaner tidak cepat rusak. Dengan pemakaian yang tepat, usia pakai alat bisa lebih panjang.
5. Jangan Menggunakan Vacuum Terlalu Lama Tanpa Jeda
Menggunakan vacuum cleaner terus-menerus tanpa jeda bisa membuat mesin cepat panas. Kondisi ini berisiko menurunkan performa dan memperpendek umur motor.
Sebaiknya gunakan vacuum dalam durasi wajar dan beri jeda beberapa menit kalau membersihkan area luas. Cara ini membantu menjaga suhu mesin tetap stabil. Vacuum cleaner pun bisa digunakan lebih lama.
6. Simpan Vacuum Cleaner di Tempat yang Kering dan Aman
Cara penyimpanan juga berpengaruh pada keawetan vacuum cleaner. Simpan alat di tempat yang kering dan tidak lembap untuk mencegah kerusakan komponen.
Pastikan kabel tidak tertekuk atau tertarik saat disimpan. Penyimpanan yang rapi membantu menjaga kondisi vacuum tetap prima. Kebiasaan ini sering diabaikan, padahal cukup penting.
Rekomendasi Vacuum Cleaner yang Praktis dan Tahan Lama
Untuk kamu yang mencari vacuum cleaner dengan performa kuat dan multifungsi. Berikut beberapa produk yang bisa kamu pertimbangkan:





