7 Tips Membersihkan Rumah untuk Kamu yang Punya Anak atau Hewan

Foto: Believe_In_Me/istockphoto
Memiliki anak kecil atau hewan peliharaan di rumah memang menyenangkan, tapi soal kebersihan sering jadi tantangan tersendiri. Rambut rontok, sisa makanan, debu, hingga kotoran yang tak terlihat bisa menumpuk lebih cepat dibanding rumah tanpa anak atau hewan.
Kalau tidak dibersihkan dengan rutin dan cara yang tepat, kondisi ini bisa memengaruhi kesehatan seluruh penghuni rumah. Karena itu, membersihkan rumah bukan hanya soal tampilan rapi, tapi juga soal kenyamanan dan kebersihan lingkungan. Supaya aktivitas bersih-bersih tetap efektif dan tidak terasa melelahkan, berikut tips yang bisa kamu terapkan.
Tips Membersihkan Rumah agar Tetap Bersih dan Aman
Membersihkan rumah dengan anak atau hewan membutuhkan pendekatan yang sedikit berbeda. Tidak cukup hanya menyapu dan mengepel secara rutin, tapi juga perlu fokus pada area yang sering terlewat. Dengan strategi yang tepat, rumah bisa tetap bersih tanpa harus membersihkan sepanjang hari. Berikut tujuh tips yang bisa kamu terapkan untuk menjaga kebersihan rumah.
1. Bersihkan Lantai Lebih Rutin dari Biasanya
Lantai adalah area yang paling sering bersentuhan dengan anak dan hewan. Anak sering bermain di lantai, sementara hewan peliharaan membawa debu dari luar. Membersihkan lantai secara rutin membantu mengurangi debu dan alergen.
Tidak harus selalu mengepel, menyedot debu juga bisa jadi solusi cepat. Kebiasaan ini membuat rumah terasa lebih higienis setiap hari.
2. Fokus pada Area Favorit Anak dan Hewan
Setiap rumah biasanya punya area favorit tempat anak bermain atau hewan beristirahat. Area ini cenderung lebih cepat kotor dibanding sudut lainnya. Bersihkan area tersebut lebih sering agar kotoran tidak menyebar.
Perhatikan karpet, sofa, atau sudut ruangan yang sering digunakan. Dengan fokus pada area ini, kebersihan rumah lebih terjaga.
3. Jangan Abaikan Debu Halus dan Rambut Rontok
Debu halus dan rambut hewan sering kali tidak terlihat, tapi bisa berdampak besar pada kualitas udara di rumah. Menyapu saja kadang tidak cukup karena debu bisa beterbangan.
Menyedot debu menjadi pilihan yang lebih efektif. Dengan membersihkan debu secara menyeluruh, rumah terasa lebih segar. Ini juga membantu mengurangi risiko alergi.
4. Bersihkan Perabot Secara Berkala
Sofa, kasur, dan bantal sering menjadi tempat menumpuknya debu dan rambut. Padahal, perabot ini sering bersentuhan langsung dengan tubuh. Membersihkan perabot secara rutin membantu menjaga kebersihan dan kenyamanan. Gunakan alat yang bisa menjangkau celah sempit. Dengan begitu, kotoran tidak tertinggal terlalu lama.
5. Gunakan Alat Pembersih yang Praktis dan Efisien
Waktu membersihkan rumah sering terbatas, apalagi kalau kamu harus mengurus anak atau hewan. Menggunakan alat pembersih yang praktis bisa sangat membantu.
Alat multifungsi membuat proses bersih-bersih jadi lebih cepat. Kamu tidak perlu ganti-ganti alat untuk area berbeda. Efisiensi ini membuat rutinitas membersihkan rumah lebih ringan.
6. Buat Jadwal Bersih-Bersih yang Konsisten
Membersihkan rumah tidak harus selalu berat kalau dilakukan secara konsisten. Buat jadwal sederhana agar setiap area mendapat perhatian. Dengan jadwal yang teratur, kotoran tidak sempat menumpuk.
Rumah pun tetap bersih tanpa perlu membersihkan secara berlebihan. Konsistensi adalah kunci utama menjaga kebersihan rumah.
7. Perhatikan Kebersihan Udara di Dalam Rumah
Selain permukaan, kualitas udara juga penting, terutama untuk anak dan hewan. Debu dan bulu halus bisa mengganggu pernapasan kalau dibiarkan.
Membersihkan udara secara rutin membantu menciptakan lingkungan yang lebih sehat. Rumah terasa lebih nyaman dan segar. Hal ini penting untuk mendukung aktivitas sehari-hari.
Rekomendasi Vacum Cleaner untuk Mendukung Kebersihan Rumah
Untuk mendukung rutinitas bersih-bersih yang lebih efektif, kamu bisa menggunakan reomendasi vacum cleaner di bawah ini. Daya hisapnya kuat, multifungsi, dan praktis digunakan untuk membersihkan lantai, sofa, hingga sudut rumah yang sulit dijangkau.



