5 Kesalahan Pencahayaan yang Sering Dilakukan Content Creator, Pemula Wajib Tahu!

Sumber gambar utama: travelism via iStock
Pernah merasa video atau foto kamu terlihat gelap, pucat, atau malah terlalu silau padahal lampu sudah dinyalakan semua. Kalau iya, kamu tidak sendirian. Banyak content creator pemula mengira pencahayaan hanya soal terang atau tidak. Padahal, teknik lighting punya peran besar dalam menentukan kualitas visual konten. Kesalahan kecil saja bisa bikin hasil terlihat kurang profesional dan sulit dinikmati. Supaya kamu tidak mengulang kesalahan yang sama, yuk pahami lima kesalahan pencahayaan yang paling sering dilakukan content creator pemula berikut ini.
Mengandalkan Satu Sumber Cahaya Saja
Kesalahan pertama yang sering terjadi adalah hanya menggunakan satu lampu di depan kamera. Cahaya tunggal memang bisa menerangi wajah, tapi sering menimbulkan bayangan keras di sisi wajah atau latar belakang. Idealnya, kamu perlu pencahayaan yang lebih seimbang. Mengombinasikan lampu utama dengan fill light akan membantu mengisi bayangan dan membuat tampilan lebih natural tanpa terlihat datar.
Posisi Lampu Terlalu Tinggi atau Terlalu Rendah
Sumber gambar: justocker via iStock
Banyak content creator menaruh lampu di posisi yang kurang tepat. Lampu yang terlalu tinggi bisa membuat bayangan jatuh ke bawah mata, sedangkan lampu yang terlalu rendah akan menciptakan efek seram dari bawah. Posisi terbaik biasanya sejajar atau sedikit di atas garis mata. Dengan penempatan yang tepat, wajah kamu akan terlihat lebih proporsional dan nyaman dilihat.
Menggunakan Ring Light Terlalu Terang
Ring light memang populer karena praktis dan mudah digunakan. Namun, kesalahan yang sering terjadi adalah mengatur intensitas cahaya terlalu tinggi. Akibatnya, wajah terlihat terlalu putih dan detail kulit menghilang. Gunakan ring light secukupnya dan sesuaikan dengan kondisi ruangan. Jika perlu, kombinasikan dengan pencahayaan lain agar hasilnya lebih seimbang dan tidak menyilaukan.
Mengabaikan Cahaya Alami di Sekitar
Sumber gambar: Dobrila Vignjevic via iStock
Cahaya alami sering dianggap sepele padahal sangat membantu. Banyak content creator pemula menutup jendela atau membelakangi sumber cahaya alami. Padahal, sinar matahari yang masuk dari samping atau depan bisa memberikan efek lembut dan realistis. Manfaatkan cahaya alami sebagai pendukung agar konten terlihat lebih hidup dan tidak kaku.
Latar Belakang Lebih Terang dari Objek
Kesalahan terakhir adalah pencahayaan latar belakang yang lebih dominan dibandingkan objek utama. Jika background terlalu terang, kamera akan kesulitan menangkap detail wajah kamu. Akibatnya, wajah terlihat gelap dan kurang fokus. Pastikan pencahayaan utama tetap mengarah ke objek, sementara latar belakang diberi cahaya secukupnya agar tetap seimbang.
Memahami pencahayaan adalah langkah penting bagi kamu yang ingin berkembang sebagai content creator. Dengan menghindari lima kesalahan di atas, kualitas visual konten kamu bisa meningkat signifikan meskipun menggunakan peralatan sederhana.
Jika kamu sedang mencari lampu, aksesori lighting, atau perlengkapan pendukung lainnya, pastikan kamu memilih produk yang tepat dan berkualitas. Psst.. kamu bisa, lho mencari dan menemukan produk terbaik dengan harga serta penawaran paling menarik di KuyBeli. So, tunggu apa lagi? Yuk, langsung saja kunjungi website KuyBeli!



