Liburan Jadi Ribet karena Anak Sering Ganti Baju? Begini Cara Mengatasinya

Foto: miniseries/istockphoto
Liburan bersama anak seharusnya jadi momen menyenangkan, bukan malah bikin orang tua kewalahan. Salah satu masalah yang sering muncul adalah anak terlalu sering ganti baju saat liburan.
Baru sebentar jalan, baju sudah terasa tidak nyaman, basah oleh keringat, atau dianggap mengganggu gerak. Akibatnya, koper cepat penuh, waktu habis untuk ganti baju, dan anak jadi kurang menikmati liburan. Supaya liburan tetap praktis dan anak nyaman sepanjang hari, ada beberapa cara yang bisa kamu terapkan sejak awal.
Cara Mengatasi Anak yang Sering Ganti Baju Saat Liburan
Masalah anak sering ganti baju biasanya bukan karena anak terlalu rewel, tapi karena pakaiannya kurang mendukung aktivitas liburan. Dengan strategi yang tepat, kamu bisa mengurangi frekuensi ganti baju tanpa mengorbankan kenyamanan anak.
1. Pilih outfit yang nyaman dipakai seharian
Baju liburan anak sebaiknya bisa dipakai dari pagi hingga sore tanpa membuat anak merasa tidak nyaman. Pilih pakaian yang tidak terlalu tebal, tidak panas, dan tidak menimbulkan rasa gatal di kulit.
Outfit yang nyaman akan membuat anak betah beraktivitas lebih lama tanpa minta ganti baju. Dengan begitu, kamu tidak perlu sering membuka koper hanya untuk mengambil baju cadangan.
2. Utamakan bahan yang menyerap keringat dan adem
Anak cenderung lebih aktif saat liburan, sehingga mudah berkeringat. Bahan pakaian yang tidak menyerap keringat akan membuat baju cepat lembap dan lengket di kulit.
Kondisi ini sering jadi alasan anak ingin segera ganti baju. Memilih bahan yang adem dan breathable membantu menjaga tubuh anak tetap kering dan nyaman meski banyak bergerak.
3. Gunakan setelan yang praktis dan fleksibel
Setelan dua potong yang simpel sangat membantu mengurangi kerepotan saat liburan. Selain mudah dipakai, setelan juga membuat tampilan anak tetap rapi tanpa perlu banyak kombinasi.
Model yang fleksibel memungkinkan anak bergerak bebas saat bermain atau berjalan jauh. Dengan satu setelan yang tepat, anak tidak mudah merasa bosan atau terganggu dengan pakaiannya.
4. Hindari baju dengan terlalu banyak detail
Aksesori berlebihan seperti pita besar, kancing keras, atau detail timbul bisa membuat anak merasa tidak nyaman.
Saat bergerak aktif, detail tersebut bisa terasa mengganjal atau mengiritasi kulit. Akibatnya, anak jadi ingin cepat mengganti bajunya. Pilih baju dengan desain sederhana agar anak bisa fokus bermain tanpa terganggu.
5. Sesuaikan outfit dengan aktivitas liburan
Outfit untuk jalan santai tentu berbeda dengan outfit untuk bermain di luar ruangan. Kalau kamu sudah tahu agenda liburan sejak awal, sesuaikan pilihan baju dengan aktivitas anak.
Baju yang tepat guna akan lebih awet dipakai dan tidak cepat membuat anak merasa tidak nyaman. Cara ini juga membantu mengurangi jumlah baju cadangan yang perlu dibawa.
Rekomendasi Baju Liburan Anak yang Lebih Praktis
Setelah mengetahui cara mengatasi anak yang sering ganti baju saat liburan, memilih produk yang tepat jadi langkah penting berikutnya. Beberapa pilihan yang bisa kamu pertimbangkan:




