Anak Susah Fokus Belajar? Coba Atur Ulang Media Belajarnya

Foto:
Anak yang sulit fokus saat belajar adalah tantangan umum yang sering dialami banyak orang tua. Bukan selalu karena anak malas atau kurang pintar, tapi bisa jadi karena media belajar yang kurang sesuai dengan kebutuhan dan gaya belajarnya.
Di era digital seperti sekarang, anak terbiasa dengan visual, interaksi, dan stimulasi yang cepat. Kalau media belajarnya terlalu monoton, wajar kalau perhatian anak mudah teralihkan. Karena itu, mengatur ulang media belajar bisa jadi langkah sederhana tapi berdampak besar untuk meningkatkan fokus anak.
Cara Mengatur Media Belajar agar Anak Lebih Fokus
Mengatur media belajar tidak selalu berarti menambah jam belajar atau memaksa anak duduk lebih lama. Justru yang paling penting adalah menciptakan pengalaman belajar yang menarik, terstruktur, dan sesuai usia.
Dengan media yang tepat, anak bisa lebih mudah memahami materi dan bertahan lebih lama dalam satu aktivitas belajar. Berikut beberapa poin yang bisa kamu terapkan untuk membantu anak lebih fokus.
1. Gunakan Media Belajar yang Visual dan Interaktif
Anak cenderung lebih mudah fokus saat belajar melalui gambar, animasi, dan suara. Media visual membantu otak anak memproses informasi dengan lebih cepat dibandingkan teks panjang.
Konten interaktif juga membuat anak merasa terlibat, bukan sekadar menerima materi. Dengan begitu, anak tidak mudah bosan dan fokusnya bisa bertahan lebih lama. Media belajar berbasis digital sering kali unggul dalam hal ini.
2. Batasi Distraksi Dalam Satu Perangkat
Belajar akan sulit fokus kalau anak berpindah-pindah antara game, video, dan aplikasi lain. Media belajar yang ideal seharusnya bisa memisahkan antara waktu belajar dan hiburan.
Dengan pembatasan aplikasi, anak tidak mudah terdistraksi oleh notifikasi atau konten lain. Fokus belajar jadi lebih terjaga karena anak hanya mengakses aplikasi yang relevan. Ini membantu anak membangun kebiasaan belajar yang lebih teratur.
3. Sesuaikan Konten dengan Usia dan Kemampuan Anak
Konten yang terlalu sulit bisa membuat anak frustrasi, sementara yang terlalu mudah bikin cepat bosan. Media belajar yang baik menyediakan materi sesuai tahapan usia anak.
Materi yang pas akan membuat anak merasa tertantang tapi tetap percaya diri. Saat anak merasa mampu mengikuti pelajaran, fokus dan motivasinya juga meningkat. Penyesuaian ini penting agar proses belajar terasa menyenangkan.
4. Atur Durasi Belajar dengan Jelas
Fokus anak punya batas waktu, jadi penting untuk mengatur durasi belajar yang realistis. Media belajar sebaiknya mendukung pengaturan waktu agar anak tidak belajar terlalu lama.
Sesi singkat tapi konsisten jauh lebih efektif dibandingkan belajar lama tapi tidak fokus. Dengan jadwal yang jelas, anak belajar disiplin tanpa merasa tertekan. Ini juga membantu orang tua mengontrol screen time anak.
5. Jadikan Media Belajar sebagai Rutinitas Harian
Fokus anak akan lebih mudah terbentuk kalau belajar dilakukan secara konsisten. Media belajar yang praktis memudahkan kamu membangun rutinitas harian, baik di rumah maupun saat bepergian.
Anak jadi terbiasa bahwa perangkat tersebut digunakan untuk belajar, bukan hanya hiburan. Rutinitas ini membantu anak masuk ke mode belajar dengan lebih cepat. Lama kelamaan, fokus belajar anak akan meningkat secara alami.
Rekomendasi Tablet WiFi Anak untuk Media Belajar
Foto: globalmoments/istockphoto
Memilih perangkat yang tepat juga berperan besar dalam membantu fokus belajar anak. Tablet khusus anak biasanya sudah dirancang dengan fitur yang mendukung proses belajar dan keamanan penggunaan.
Salah satu opsi yang bisa kamu pertimbangkan adalah atomu Kids Tablet WIFI . Tablet ini dirancang untuk kebutuhan belajar anak dengan tampilan ramah anak dan fitur kontrol yang membantu orang tua mengatur penggunaan. Dengan koneksi WiFi dan hotspot, anak bisa mengakses konten edukasi dengan lebih fleksibel.
Pilihan lainnya adalah Amiyo Tab Study Kids A15PRO. Tablet ini menggabungkan fungsi belajar dan bermain secara seimbang sehingga anak tetap fokus tanpa merasa terbebani.
Ukurannya yang pas untuk anak membuatnya nyaman digunakan dalam waktu belajar yang terkontrol. Fitur pendukung belajar pada tablet ini membantu anak memahami materi dengan cara yang lebih interaktif dan menyenangkan



