7 Kesalahan Pakai Setting Spray yang Bikin Makeup Cepat Luntur

Foto: Jacob Wackerhausen/istockphoto
Setting spray adalah salah satu langkah penting dalam makeup supaya hasilnya lebih tahan lama. Tapi nyatanya, masih banyak orang yang pakai setting spray dengan cara yang kurang tepat, sehingga makeup tetap cepat luntur.
Padahal, penggunaan yang benar bisa bantu makeup tetap on point dari pagi sampai malam. Makanya, penting buat kamu tahu kesalahan apa saja yang harus dihindari. Dengan begitu, makeup kamu bisa lebih rapi, halus, dan tahan lama seharian.
Kesalahan Pakai Setting Spray Setelah Makeup
Banyak orang mengira setting spray hanya perlu disemprotkan saja tanpa teknik khusus. Padahal, cara penggunaan yang salah justru bikin makeup cepat berminyak, geser, atau menggumpal.
Makanya, penting banget buat kamu memahami kesalahan umum yang sering terjadi. Semakin tepat cara pakainya, semakin flawless juga hasil akhir makeup kamu. Berikut beberapa kesalahan yang sebaiknya kamu hindari.
1. Menyemprot dari Jarak Terlalu Dekat
Menyemprot setting spray dari jarak kurang dari 20 cm bisa bikin makeup basah dan menggumpal. Semprotan yang terlalu dekat juga membuat produk tidak tersebar merata. Efeknya, beberapa bagian wajah bisa terlihat patchy dan tidak halus. Idealnya, kamu menyemprot dari jarak 20–30 cm agar hasilnya lebih merata dan lembut.
2. Menyemprot Terlalu Banyak
Foto: Prostock-Studio/istockphoto
Sebagian orang menganggap makin banyak setting spray, makin tahan lama makeup-nya. Padahal, terlalu banyak semprotan bisa membuat wajah terasa berat dan makeup terlihat cakey. Gunakan saja 2–4 semprotan dengan pola “X” dan “T”. Cukup membuat permukaan wajah lembap, bukan basah kuyup.
3. Menggosok atau Menepuk Wajah Setelah Disemprot
Setelah menyemprot, ada yang langsung menepuk atau mengusap wajah supaya cepat kering. Padahal, hal itu justru merusak lapisan makeup yang sudah kamu bangun. Setting spray perlu waktu untuk mengering sendiri. Biarkan produk set selama 30–60 detik tanpa menyentuh wajah.
4. Menggunakan Setting Spray yang Tidak Sesuai Jenis Kulit
Jenis setting spray berbeda-beda, ada yang matte, hydrating, dan glowing. Kalau kulit kamu berminyak tapi pakai hydrating spray, makeup bisa mudah luntur.
Sebaliknya, kulit kering bisa jadi tampak pecah kalau pakai matte spray. Makanya, penting memahami karakter kulit sebelum memilih jenis setting spray.
5. Tidak Mengocok Botol Sebelum Dipakai
Beberapa setting spray memiliki formula yang perlu tercampur sempurna. Kalau kamu tidak mengocoknya terlebih dulu, hasil semprotan bisa tidak merata dan malah meninggalkan bercak. Guncang botol selama beberapa detik sebelum menyemprot. Cara sederhana ini bisa membuat hasil makeup lebih halus.
6. Hanya Dipakai di Akhir Makeup
Banyak orang mengira setting spray hanya perlu digunakan di tahap terakhir. Padahal, menyemprotkan sedikit sebelum makeup bisa membantu foundation menempel lebih baik.
Kamu juga bisa pakai sebagai “lapisan tengah”, yaitu di antara foundation dan powder. Teknik ini bikin makeup makin tahan lama.
7. Tidak Mengecek Kualitas Semprotan
Kadang nozzle setting spray bisa mampet atau menyemprot terlalu kasar. Hasilnya, makeup bisa terkena cipratan besar dan jadi rusak. Lakukan test spray dulu di udara untuk memastikan semprotan halus. Hal kecil seperti ini bisa bikin hasil akhir makeup jauh lebih baik.
Rekomendasi Setting Spray
Setting spray yang tepat bisa bantu mempertahankan makeup kamu seharian. Tapi memilihnya kadang bikin bingung karena banyak banget produk di luar sana. Makanya, penting buat kamu cari yang sesuai dengan kebutuhan kulit dan gaya makeup kamu.
Berikut adalah beberapa rekomendasi yang bisa kamu coba:





