5 Tips Memakai Korset Agar Tidak Sesak dan Tetap Nyaman

Foto: Aleksei Gorelov/istockphoto
Memakai korset bisa membantu membentuk siluet tubuh agar terlihat lebih rapi dan proporsional, terutama saat kamu menggunakan outfit tertentu seperti dress, kebaya, atau pakaian formal.
Namun, salah memilih atau memakai korset bisa membuat kamu merasa sesak dan tidak nyaman sepanjang hari. Karena itu, memahami cara memakai korset dengan benar penting supaya efeknya tetap maksimal tanpa mengganggu aktivitas.
Saat memilih korset, kamu juga perlu mempertimbangkan bahan, ukuran, dan tingkat kekencangan. Korset yang tepat bukan hanya membuat tubuh terlihat lebih ramping, tetapi juga mendukung postur dan memberikan rasa percaya diri.
Dengan memakai korset yang nyaman, kamu bisa tampil lebih yakin tanpa merasa terbebani. Berikut ini beberapa tips yang bisa kamu ikuti supaya korset tetap nyaman dipakai seharian.
Tips Memakai Korset Agar Tidak Sesak dan Tetap Nyaman
Menggunakan korset membutuhkan teknik yang tepat agar kamu tetap merasa nyaman, meskipun memakainya untuk waktu yang cukup lama. Beberapa orang merasa sesak karena memilih ukuran yang salah atau terlalu menyesuaikan korset hingga melebihi batas kenyamanan.
Padahal, kalau kamu memahami cara pemakaian yang benar, korset bisa terasa jauh lebih ringan dan tetap mendukung bentuk tubuh. Di bagian ini, kamu akan menemukan beberapa tips yang bisa kamu praktikkan dalam keseharian.
Berikut adalah tips yang bisa kamu coba agar korset terasa lebih nyaman:
1. Pilih ukuran yang benar dan sesuai bentuk tubuh
Ukuran adalah kunci kenyamanan saat memakai korset. Banyak orang memilih ukuran terlalu kecil karena ingin hasil yang lebih ramping, tetapi ini justru membuat korset terasa sesak.
Foto: geargodz/istockphoto
Kamu perlu mengukur lingkar pinggang dan lingkar perut dengan benar sebelum membeli. Korset yang pas akan tetap membentuk tubuh tanpa mengganggu pernapasan. Pilih bahan yang elastis agar lebih fleksibel mengikuti bentuk tubuh.
2. Atur tingkat kekencangan secara bertahap
Mengencangkan korset terlalu cepat bisa membuat kamu sulit bernapas. Lebih baik atur kekencangan secara bertahap selama beberapa menit. Mulailah dengan pengait yang paling longgar, kemudian sesuaikan perlahan sampai kamu menemukan titik nyaman.
Dengan cara ini, tubuh kamu bisa beradaptasi dan kamu tetap dapat bergerak dengan leluasa. Hindari menarik korset sampai terasa menyakitkan atau terlalu menekan.
3. Gunakan korset di atas pakaian tipis agar kulit tidak iritasi
Salah satu alasan korset terasa tidak nyaman adalah gesekan langsung dengan kulit. Kamu bisa memakai tanktop atau pakaian tipis sebagai lapisan pertama untuk menghindari iritasi. Lapisan ini juga membantu menyerap keringat sehingga korset tetap higienis.
Memakai pelapis membuat korset lebih stabil dan tidak mudah bergeser saat kamu bergerak. Cara sederhana ini sangat membantu memastikan kenyamanan sepanjang hari.
4. Sesuaikan lama pemakaian sesuai kebutuhan
Meski nyaman, korset sebaiknya tidak dipakai terlalu lama. Kamu bisa mulai dari 1–3 jam per hari lalu menambah durasinya kalau sudah terbiasa. Menggunakan korset berjam jam tanpa jeda bisa membuat tubuh terasa pegal.
Berikan waktu istirahat supaya otot tetap rileks. Dengan membatasi durasi pemakaian, kamu bisa menikmati manfaat korset tanpa efek samping.
5. Pilih bahan yang breathable dan tidak terlalu tebal
Bahan korset berpengaruh besar terhadap kenyamanan. Kamu bisa memilih bahan yang memiliki sirkulasi udara baik supaya tubuh tidak mudah berkeringat. Bahan yang terlalu tebal biasanya terasa panas dan membuat kamu kurang nyaman.
Korset yang breathable akan terasa lebih ringan dan bisa kamu gunakan dalam waktu lebih lama. Selain itu, bahan yang fleksibel membantu korset menyesuaikan bentuk tubuh dengan baik.





