Seberapa Sering Boleh Menggunakan Peeling Gel? Ini Aturannya

Foto: Staras/istockphoto
Peeling gel menjadi salah satu produk eksfoliasi yang paling banyak dipilih karena teksturnya lembut dan tidak membuat kulit terasa perih. Namun, meskipun termasuk metode eksfoliasi ringan, penggunaan peeling gel tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing.
Terlalu sering menggunakannya bisa membuat kulit kering, sensitif, hingga mengganggu skin barrier. Karena itu, penting untuk tahu frekuensi yang tepat agar hasilnya optimal dan kulit tetap sehat.
Seberapa Sering Boleh Menggunakan Peeling Gel?
Di bawah ini kamu bisa menemukan panduan lengkap tentang cara menentukan seberapa sering penggunaan peeling gel yang aman untuk kulit kamu.
- Kenali Dulu Tujuan Kamu Menggunakan Peeling Gel
Sebelum menentukan frekuensi pemakaian, kamu perlu tahu dulu apa tujuan utama memakai peeling gel. Setiap orang punya kebutuhan kulit yang berbeda dan ini menentukan seberapa sering peeling gel diperlukan.
Ada yang ingin mencerahkan kulit kusam, menghaluskan tekstur, mengangkat daki, atau membersihkan pori secara lembut. Dengan memahami tujuan awal, kamu bisa menyesuaikan intensitas pemakaian agar hasilnya terasa tanpa membuat kulit iritasi.
Ketika tujuanmu jelas, kamu juga bisa lebih mudah memantau perubahan kulit setelah beberapa kali pemakaian. Misalnya, kalau fokusmu adalah memperbaiki tekstur, kamu tidak perlu memakainya setiap hari karena kulit butuh waktu untuk regenerasi.
Pendekatan ini membantu kamu mendapatkan manfaat peeling gel secara maksimal tanpa berlebihan. Dengan begitu, eksfoliasi bisa tetap efektif tetapi tetap aman untuk kulit kamu.
2. Pemilik Kulit Sensitif Membutuhkan Frekuensi yang Lebih Jarang
Kulit sensitif cenderung lebih mudah reaktif sehingga pemakaian peeling gel harus lebih hati-hati. Eksfoliasi bisa dilakukan satu kali dalam seminggu untuk mencegah iritasi dan menjaga skin barrier tetap kuat.
Melakukan scrubbing terlalu sering bisa membuat kulit memerah, terasa panas, atau muncul dry patches. Karena itu, pemilik kulit sensitif perlu menghindari pemakaian yang terlalu intens.
Frekuensi rendah juga membantu kulit beradaptasi dengan bahan aktif yang ada di dalam peeling gel. Dengan ritme yang lembut, kulit akan tetap mendapatkan manfaat seperti menghaluskan dan mencerahkan tanpa harus merusak lapisan pelindungnya.
Selain itu, pemilik kulit sensitif sebaiknya melakukan patch test sebelum mulai memasukkan produk baru ke rutinitas harian.
3. Kulit Normal dan Kombinasi Dapat Menggunakan Lebih Rutin
Untuk kamu yang memiliki kulit normal atau kombinasi, penggunaan peeling gel bisa dilakukan dua kali dalam seminggu. Kondisi kulit ini biasanya tidak terlalu reaktif dan mampu menyesuaikan diri dengan proses eksfoliasi ringan.
Dengan frekuensi ini, kulit dapat tetap bersih, halus, serta bebas dari penumpukan sel kulit mati. Pemakaian teratur juga membantu mencerahkan kulit dan membuat skincare berikutnya lebih mudah terserap.
Foto: CentralITAlliance/istockphoto
Namun, tetap penting memperhatikan reaksi kulit setelah pemakaian. Kalau muncul tanda-tanda seperti perih atau kering berlebihan, artinya kamu perlu mengurangi frekuensinya.
Eksfoliasi yang tepat adalah ketika kulit terasa lembut dan bersih, bukan terasa tertarik atau mengelupas. Dengan memahami kondisi kulit secara konsisten, kamu bisa menentukan ritme yang paling nyaman untuk rutinitas harian.
4. Kulit Berminyak dan Rentan Komedo Bisa Menggunakan Lebih Sering
Kulit berminyak cenderung menghasilkan sebum lebih banyak sehingga pori lebih mudah tersumbat. Untuk kondisi ini, peeling gel bisa digunakan dua hingga tiga kali seminggu. Eksfoliasi rutin membantu mengangkat minyak berlebih, membersihkan pori, dan mencegah munculnya komedo baru. Dengan pengelupasan ringan seperti ini, kulit akan terasa lebih segar dan tidak mudah kusam.
Tetap perhatikan kondisi kulit setiap minggu karena penggunaan yang terlalu sering bisa tetap menyebabkan kekeringan. Kalau kulit mulai terasa sensitif atau mengelupas, kurangi frekuensinya menjadi dua kali seminggu. Kuncinya adalah keseimbangan antara membersihkan pori dan menjaga skin barrier tetap kuat. Dengan ritme yang tepat, kulit berminyak bisa tetap terawat tanpa berlebihan.
5. Tambahkan Pelembap Setelah Eksfoliasi untuk Mencegah Kulit Kering
Setelah menggunakan peeling gel, kulit berada dalam kondisi yang lebih bersih dan siap menerima hidrasi. Karena itu, penting untuk langsung mengoleskan pelembap atau hydrating toner setelah proses eksfoliasi. Moisturizer membantu menenangkan kulit sekaligus mencegah kehilangan kelembapan berlebihan. Langkah ini dapat menjaga kulit tetap halus setelah pemakaian peeling gel.
Dengan tambahan hidrasi yang cukup, hasil eksfoliasi akan terlihat lebih maksimal dan kulit tidak akan terasa tertarik. Selain itu, produk skincare lain seperti serum atau essence akan lebih efektif menyerap pada kulit yang sudah dieksfoliasi. Mengombinasikan peeling gel dengan hidrasi yang tepat membantu menghindari iritasi dan membuat skin barrier tetap sehat.
Rekomendasi Peeling Gel yang Lembut dan Aman Untuk Sehari-Hari
Kalau kamu sedang mencari peeling gel yang aman untuk dipakai sesuai aturan, ada beberapa produk pilihan yang bisa kamu coba. N’PURE Peeling Gel Licorice cocok untuk kamu yang ingin mencerahkan kulit kusam dengan eksfoliasi lembut.
Hanasui Ceramide Probiotics Peeling Gel ideal untuk memperbaiki skin barrier sambil membersihkan sel kulit mati.
Sedangkan Seca Skin Renewal Mild Exfoliating Peeling Gel cocok untuk pemula yang butuh eksfoliasi ringan tanpa membuat kulit kering.
Kalau Kawankuy mau beli produk-produk ini, ke KuyBeli aja. Di sana kamu bakal dapat rekomendasi produknya, klik, lalu langsung diarahkan ke toko tempat kamu bisa membelinya.




