5 Buah yang Tidak Cocok untuk Smoothie dan Alasannya

sumber gambar utama: miof\drag ignjatovich via istockphoto.com
Smoothie butuh buah yang gampang hancur, tidak memberi tekstur kasar, dan rasanya tetap stabil setelah diproses. Beberapa buah punya serat keras, kadar air yang tidak seimbang, atau rasa yang berubah ketika diblender. Kalau kamu salah pilih, hasilnya bisa menggumpal atau bahkan tidak enak diminum.
1. Salak yang Seratnya Terlalu Kaku
Buah ini punya serat panjang dan keras. Saat diblender, serpihannya tidak hancur sempurna. Kamu justru dapat tekstur kasar yang mengganggu. Salak lebih cocok dimakan langsung atau dijadikan rujak, bukan smoothie.
2. Buah Nangka Muda yang Bertepung
sumber gambar: wichatsurin via istockphoto.com
Nangka muda punya tekstur padat. Tepung alaminya membuat blender bekerja lebih berat. Hasilnya tidak akan halus, malah jadi menggumpal. Buah seperti ini sebaiknya dimasak dulu jika ingin diolah.
3. Buah dengan Oksidasi Cepat seperti Apel
Apel sebenarnya bisa diblender, tetapi udara membuat warnanya cepat cokelat dan rasanya menurun dalam hitungan menit. Untuk smoothie yang ingin kamu nikmati pelan pelan, apel bukan pilihan terbaik.
4. Semangka yang Terlalu Cair
Semangka hancur terlalu cepat dan menghasilkan minuman yang lebih mirip air buah daripada smoothie. Teksturnya jadi tidak stabil, terutama jika dicampur bahan lain. Kamu butuh buah yang punya keseimbangan serat dan air.
5. Pepaya Terlalu Matang yang Aromanya Berubah
Pepaya yang sudah lembek bisa membuat smoothie beraroma kuat dan kurang segar. Buah ini cenderung berfermentasi ringan jika terlalu matang. Hasil akhirnya bisa membuat kamu tidak ingin meneguknya lagi.
Buah yang Lebih Cocok untuk Smoothie Harian
sumber gambar:inside creative zone via istockphoto.com
Kalau kamu ingin smoothie yang tebal dan enak, pilih pisang matang, mangga, stroberi, alpukat, atau blueberry. Buah ini punya tekstur yang gampang dihancurkan dan rasanya stabil. Kamu juga bisa mencampurnya dengan yogurt atau susu agar konsistensinya lebih lembut.
Blender 1 L Membantu Kamu Mendapat Smoothie Lebih Halus
Blender 1 L pas untuk porsi harian. Kapasitasnya tidak terlalu besar sehingga putaran motor tetap stabil saat menghancurkan buah. Tabung 1 liter juga membuat kamu lebih mudah mengontrol jumlah bahan tanpa membuat blade bekerja terlalu berat. Ukuran ini ideal untuk smoothie cepat sebelum beraktivitas.
Smoothie Lebih Enak Kalau Buahnya Tepat dan Alatnya Pas
Dengan memilih buah yang tepat dan memadukannya dengan blender yang kuat, kamu bisa membuat smoothie yang halus dan enak. Kalau kamu butuh blender praktis untuk pemakaian harian, langsung cek blender 1 L di halaman ini. Kombinasi ukuran dan tenaga mesinnya pas untuk bikin smoothie dengan hasil terbaik.


