Cara Dry Mill yang Benar agar Hasil Gilingan Lebih Halus

sumber gambar utama: thales antonio via istockphoto.com
Dry mill bekerja dengan putaran tinggi yang langsung bertemu bahan kering. Kesalahan kecil seperti memasukkan bahan terlalu penuh atau memakai bahan yang terlalu keras bisa membuat hasil tidak halus. Motor blender juga bisa cepat panas kalau cara pakainya salah. Dengan teknik yang benar, kamu bisa menggiling bumbu, biji, dan kacang lebih cepat tanpa membebani mesin.
Tips Dry Mill yang Mudah Kamu Ikuti
sumber gambar: martina pellecchia via istockphoto.com
Mulai dengan memotong bahan keras menjadi ukuran kecil. Potongan kecil membantu pisau bergerak lebih stabil. Setelah itu masukkan bahan sedikit demi sedikit. Tabung dry mill dirancang untuk kapasitas terbatas, jadi isian yang terlalu penuh membuat putaran tersendat.
Gunakan mode pulse beberapa kali. Teknik ini membuat bahan turun secara merata ke mata pisau. Setelah beberapa detik, guncang tabung dry mill secara perlahan agar bagian yang menggumpal terurai. Jika kamu ingin hasil lebih halus, ulangi proses pulse dengan durasi singkat.
Hal yang Perlu Kamu Lakukan dan Hindari
Selalu pastikan bahan benar benar kering. Bahan lembap membuat gilingan menggumpal dan bisa menempel di dinding tabung. Hindari menggiling bahan keras secara terus menerus tanpa jeda. Motor blender butuh waktu untuk mendingin agar performanya tetap stabil.
Hindari memasukkan bahan seperti batu es atau bumbu yang masih utuh besar. Bahan seperti ini lebih cocok masuk ke tabung blender besar, bukan dry mill. Jangan menekan tutup terlalu kuat saat menggiling karena bagian ini tidak dirancang untuk menahan tekanan tinggi. Hindari juga memaksa blender bekerja ketika putaran mulai melambat karena itu tanda bahan terlalu penuh.
Blender 2L Bisa Membantu Kamu Menggiling Lebih Maksimal
Blender 2L memberi ruang besar untuk memproses bahan sebelum kamu pindahkan ke dry mill. Kamu bisa memecah bahan keras lebih dulu dengan kecepatan rendah di tabung besar. Setelah bahannya lebih kecil, pindahkan ke dry mill untuk hasil akhir yang halus.
Blender 2L biasanya dilengkapi motor kuat yang menjaga putaran tetap stabil meskipun kamu memakai dry mill beberapa kali. Kapasitas besar ini juga membantu kamu menyiapkan banyak bahan tanpa harus mengulang berkali kali. Dengan kombinasi tabung utama dan dry mill, proses menggiling jadi lebih cepat dan lebih aman untuk motor.
Pakai Dry Mill dengan Cara Cerdas agar Tetap Awet
sumber gambar: enviromantic via istockphoto.com
Dengan memotong bahan lebih kecil, memakai teknik pulse, memberi jeda motor, dan memastikan bahan kering, kamu bisa mendapat hasil gilingan yang halus tanpa merusak blender. Perawatan sederhana seperti membersihkan tabung setelah dipakai juga membantu alat tetap awet.
Kalau kamu ingin blender yang kuat, stabil, dan nyaman dipakai untuk dry mill harian, kamu bisa cek blender 2L yang tersedia di halaman ini. Kapasitas besar dan motor kuatnya membuat proses menggiling lebih mudah setiap hari.



