Memahami Refresh Rate pada Monitor dan Pengaruhnya untuk Penggunaan Harian

Sumber gambar utama: mikkelwilliam via iStock
Pernah merasa tampilan layar terasa kurang smooth padahal monitor terlihat baik-baik saja? Bisa jadi masalahnya ada di refresh rate monitor yang kamu gunakan. Di era sekarang, di mana hampir semua aktivitas dilakukan melalui layar, kenyamanan visual jadi hal penting. Mulai dari kerja kantoran, nonton video, sampai scroll medsos, refresh rate yang pas bisa bikin pengalaman penggunaan jadi lebih nyaman. Artikel ini bakal bantu kamu memahami apa sih pengaruh refresh rate untuk penggunaan harian, tanpa bikin penjelasannya ribet.
Apa Itu Refresh Rate?
Refresh rate adalah seberapa sering layar monitor memperbarui gambar setiap detik, yang diukur dalam Hertz atau Hz. Semakin tinggi angkanya, semakin banyak gambar yang ditampilkan dalam satu detik, sehingga gerakan akan terlihat lebih halus. Monitor standar umumnya memiliki refresh rate 60 Hz, namun kini banyak pilihan 75 Hz, 120 Hz, hingga 165 Hz yang makin populer.
Cara Refresh Rate Bekerja
Sumber gambar: gorodenkoff via iStock
Konsepnya cukup sederhana. Setiap detik, monitor harus mengganti frame lama dengan frame baru agar gambar tetap dinamis. Jika refresh rate monitor rendah, perpindahan frame bakal terlihat laggy atau patah-patah. Sebaliknya, refresh rate tinggi memungkinkan monitor menampilkan lebih banyak frame sehingga pergerakan tampak lebih lembut. Kamu mungkin tidak sadar saat mengetik atau browsing, tapi ketika membuka aplikasi dengan animasi cepat atau memindahkan jendela, perbedaan ini terasa jelas.
Keunggulan Refresh Rate Pada Monitor
Menggunakan monitor dengan refresh rate lebih tinggi punya beberapa keunggulan, bahkan untuk penggunaan harian. Pertama, tampilan jadi lebih nyaman di mata karena gerakan tampak stabil. Kedua, aktivitas seperti scrolling, menonton video, atau pindah tab terasa responsif. Ketiga, kalau sesekali kamu bermain game, meskipun bukan gamer hardcore, refresh rate lebih tinggi memberikan pengalaman visual yang jauh lebih baik. Selain itu, pergerakan kursor pun terlihat lebih halus, yang membuat multitasking terasa lebih natural.
Resiko atau yang Harus Dihindari
Sumber gambar: Jakub Zerdzicki via iStock
Walaupun terdengar selalu menguntungkan, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum memilih monitor dengan refresh rate tinggi. Pertama, pastikan perangkat komputer atau laptop kamu mampu menghasilkan output visual yang stabil. Jika hardware tidak mendukung, maka refresh rate tinggi tidak akan memberikan manfaat maksimal. Kedua, monitor dengan refresh rate tinggi cenderung lebih boros daya. Terakhir, perhatikan harga. Refresh rate tinggi biasanya meningkatkan biaya, jadi pastikan kebutuhanmu sesuai agar tidak overbudget.
Untuk penggunaan harian, refresh rate monitor yang lebih tinggi bisa memberikan kenyamanan ekstra, terutama jika kamu sering bekerja di depan layar atau senang menikmati tampilan visual yang smooth. Namun, pastikan perangkatmu mendukung dan memilih monitor sesuai kebutuhan. Yuk, cek beberapa rekomendasi monitor dari KuyBeli berikut ini:



