Nostalgia Mahal atau Gratis? Membongkar Status Hukum ROM Game yang Diunduh di Internet

user avatar
aldea·11/26/2025T04:15Z
点赞
Nostalgia Mahal atau Gratis? Membongkar Status Hukum ROM Game yang Diunduh di Internet

sumber gambar: cottonbro studio via pexels

Siapa yang tidak suka merasakan lagi keseruan bermain Super Mario Bros. atau Pokémon di handheld modern? Perangkat seperti Anbernic dan Retroid Pocket menawarkan surga portabel, memungkinkan kita membawa ribuan game lawas dalam satu genggaman. Namun, ada satu pertanyaan besar yang seringkali disembunyikan di balik layar flashy perangkat ini: bagaimana dengan legalitas dan etika di baliknya?

Saat kita berbicara tentang emulasi, kita memisahkan dua komponen utama: Emulator dan ROM/ISO (salinan digital dari cartridge atau disc game).

Emulator: Perangkat Lunak yang Aman

Secara umum, Emulator itu legal. Emulator hanyalah sebuah software yang meniru fungsionalitas perangkat keras aslinya (misalnya, meniru Nintendo 64 atau PlayStation 1). Hukum di banyak negara, termasuk Amerika Serikat (melalui keputusan kasus Sony vs. Connectix), telah menetapkan bahwa pengembangan dan distribusi emulator hanya meniru fungsionalitas perangkat keras, sehingga tidak melanggar hak cipta. Jadi, saat mengunduh emulator di HP atau laptop, itu bukan masalah.

ROM: Di Sini Batasannya Ada

Group of young friends interacting with old handheld video games Group of young friends interacting with old handheld video games handheld game console stock pictures, royalty-free photos & images

sumber gambar: Renata Angerami via iStock

Masalah muncul pada ROM atau file game-nya. ROM adalah salinan data dari software game yang dilindungi hak cipta. Mengunduh ROM dari internet, tanpa memiliki salinan fisik game tersebut, secara teknis adalah ilegal dan termasuk pembajakan.

Ada satu pengecualian legal yang sering dijadikan acuan: melakukan dump atau menyalin ROM dari cartridge yang dimiliki sendiri. Artinya, jika seseorang memiliki cartridge fisik Final Fantasy VII untuk PS1, menyalin data itu menjadi ISO untuk dimainkan di emulatornya sendiri, adalah praktik yang dapat diterima secara hukum (meskipun ini juga masih diperdebatkan di beberapa yurisdiksi). Begitu ROM itu dibagikan ke internet, statusnya langsung menjadi ilegal.

Pelestarian vs. Pembajakan

Lalu, mengapa emulasi tetap hidup? Karena emulasi memiliki peran penting dalam pelestarian game. Banyak game klasik, terutama yang dirilis sebelum tahun 2000, kini tidak lagi dijual atau dimainkan di perangkat aslinya karena hardware telah rusak. Emulator menjadi satu-satunya cara bagi sejarah game ini untuk bertahan.

Sebagai calon pengguna, keputusan ada di tangan. Perangkat handheld retro adalah alat hebat untuk nostalgia. Namun, etika menuntut kita untuk menghargai karya pencipta game. Jika memungkinkan, dukunglah developer dengan membeli game remaster resmi atau setidaknya memahami bahwa file ROM yang diunduh dari internet memiliki status hukum yang abu-abu.

Sumber Informasi Utama: Keputusan kasus Sony Computer Entertainment, Inc. v. Connectix Corporation (2000) yang sering dijadikan rujukan legalitas emulator.

Artikel TerbaruLihat lebih banyak

Sumber gambar utama: Worawee Meepian via iStockTopi rimba menjadi salah satu perlengkapan favorit bagi kamu yang gemar beraktivitas di alam terbuka. Mulai dari hiking, camping, hingga kegiatan sehari hari di luar ruangan, topi ini dikenal m
Tips Menggunakan Topi Rimba agar Tetap Nyaman Dipakai
Sumber gambar utama: Pen Sangraksawong via iStockBeraktivitas di alam bebas dengan medan berat membutuhkan perlengkapan yang tepat, salah satunya adalah penutup kepala yang mampu melindungi secara optimal. Banyak orang sering menyepelekan p
Cara Menentukan Topi Rimba yang Tepat untuk Medan Berat
Sumber gambar utama: kostsov via iStockMain game jadul kembali populer karena banyak orang ingin merasakan sensasi klasik tanpa harus mencari konsol lama yang mahal dan sulit dirawat. Console unofficial hadir sebagai solusi praktis karena s
01/13/2026T05:03Z
Kelebihan dan Kekurangan Main Game Jadul Dari Console Unofficial