Kenapa Jaket Denim Jadi Simbol Fashion Paling Demokratis?

sumber gambar: Kemal Alkan via pexels
Sejenak, mari kita akui bersama: ada satu item fashion yang benar-benar kebal terhadap tren, tak memandang usia, dan yang paling penting, tak mengenal batas gender. Itulah jaket denim. Dari para pekerja tambang era 1880-an hingga runway fashion week hari ini, The Trucker Jacket (sebutan klasik jaket denim) sukses menjadi simbol fashion paling demokratis.
Akar Fungsional yang Netral
Kisah bermula dari kepraktisan. Jaket denim generasi pertama diciptakan bukan untuk gaya, melainkan untuk fungsi di lapangan. Penjahitnya, Levi Strauss, merancangnya agar kuat, tahan banting, dan mudah bergerak. Siluetnya dibuat lurus (boxy) dan longgar (straight-cut), menjadikannya potongan yang secara inheren netral. Potongan ini tidak didesain untuk menonjolkan lekuk tubuh, baik pria maupun wanita. Inilah fondasi mengapa jaket ini begitu fleksibel. (Sumber: Denimhunters, The History of the Denim Jacket)
Simbol Pemberontakan Tanpa Gender
Jaket denim mulai lepas dari citra pakaian kerja ketika diadopsi oleh subkultur. Bayangkan para pemuda di tahun 1950-an, baik laki-laki maupun perempuan, mengenakannya untuk melambangkan pemberontakan dan kebebasan. Dari bikers hingga komunitas musik rock and roll, jaket denim menjadi kanvas kosong untuk mengekspresikan diri, dihiasi pin, patch, dan bordiran—tanpa perlu berpikir soal gender. (Sumber: Heddels, The Cultural History of Denim)
sumber gambar: Piyachat Pomburi via iStock
Styling Tanpa Batas
Kini, jaket denim adalah kunci dalam tren genderless fashion. Fleksibilitas jaket ini dalam styling memang luar biasa.
-
Pada pria, jaket ini bisa dipadukan dengan hoodie untuk kesan rugged santai, atau di atas kemeja dan dasi untuk gaya smart-casual yang edgy.
-
Pada wanita, jaket oversized (seringkali model klasik pria) sangat dicari untuk gaya vintage dan boyish. Jaket ini juga stylish dipadukan di atas dress feminin, menyeimbangkan kesan manis dengan sentuhan kasual yang keren.
Baik cutting klasik pria yang boxy maupun cutting wanita yang lebih pas badan, semuanya memiliki satu tujuan: memberikan sentuhan akhir ikonik pada penampilan siapa pun. Jaket denim benar-benar item unisex yang wajib dimiliki karena ia tidak mendikte siapa pemakainya, melainkan merayakan gaya pribadi setiap orang.
Jaket Denim Wanita:
Jaket Denim Pria:






