Lebih Jelas Mana? Perbedaan Kualitas Gambar CCTV Analog dan IP Camera

sumber gambar: Patrick via pexels
Saat ingin memasang CCTV, kita sering dihadapkan dua pilihan utama: sistem Analog yang sudah lama ada, atau IP Camera yang serba modern. Keduanya bisa jadi kamera CCTV outdoor yang andal, tapi cara kerjanya sangat berbeda, dan ini akan memengaruhi investasi kita.
Sistem CCTV Analog adalah yang paling konvensional. Data video ditransfer melalui kabel koaksial ke DVR (Digital Video Recorder). Kelebihannya, harganya cenderung lebih ramah di kantong dan instalasi dasarnya sangat sederhana. Namun, ada batas resolusi; gambar sering kurang detail, dan kabel yang dibutuhkan cukup banyak.
Lalu datanglah IP Camera (Internet Protocol Camera), yang sering disebut solusi CCTV online modern. Alih-alih kabel koaksial, kamera ini menggunakan kabel jaringan (LAN/Ethernet) dan mengirim data digital langsung ke NVR (Network Video Recorder) atau Cloud. Perbedaan paling mencolok: kamera CCTV outdoor IP mampu menghasilkan kualitas gambar jauh lebih tinggi, seringkali hingga 4K, membuat detail wajah atau plat nomor sangat jelas.
IP Camera juga lebih fleksibel. Dengan teknologi PoE (Power over Ethernet), satu kabel bisa berfungsi ganda sebagai penyalur daya dan data, membuat instalasi kabel jauh lebih ringkas. Karena basisnya adalah jaringan internet, kita bisa dengan mudah memantau CCTV online dari mana saja hanya melalui aplikasi di ponsel.
Intinya begini: Jika mencari solusi CCTV yang sangat hemat dan sederhana, Analog masih bisa dipertimbangkan. Namun, jika prioritasnya adalah kualitas gambar super jelas, fitur pintar (seperti deteksi gerak AI), dan kemudahan akses jarak jauh lewat internet, investasi pada IP Camera adalah langkah terbaik untuk keamanan jangka panjang.
CCTV IP Camera:
CCTV Analog:





