5 Kesalahan Umum Saat Menggunakan Coffee Maker dan Cara Menghindarinya

Sumber gambar utama: José Araújo via iStock
Menikmati kopi buatan sendiri di rumah memang memberi kepuasan tersendiri, apalagi jika kamu menggunakan coffee maker untuk mendapatkan rasa yang lebih konsisten. Namun, tanpa disadari, banyak pengguna melakukan kesalahan kecil yang justru membuat hasil seduhan kurang maksimal. Agar pengalaman membuat kopi jadi lebih menyenangkan, penting untuk memahami apa saja kesalahan umum tersebut dan bagaimana cara mencegahnya.
Di bawah ini, kamu akan menemukan beberapa kesalahan yang sering terjadi saat menggunakan coffee maker beserta solusi praktis yang bisa langsung kamu terapkan. Dengan begitu, aktivitas menyeduh kopi tiap pagi bisa jadi lebih efisien, higienis, dan tentu saja menghasilkan rasa yang lebih nikmat.
1. Menggunakan Kopi yang Terlalu Lama Disimpan
Banyak orang tidak menyadari bahwa kualitas biji atau bubuk kopi yang sudah lama disimpan akan menurun drastis. Ketika aromanya hilang, hasil seduhan dengan coffee maker pasti terasa hambar. Kopi yang sudah teroksidasi juga bisa menghasilkan rasa pahit yang tidak seimbang.
Untuk menghindarinya, gunakan kopi yang masih segar dan simpan dalam wadah kedap udara. Jangan biarkan kopi terpapar udara, panas, atau cahaya, karena faktor-faktor tersebut mempercepat penurunan kualitas. Idealnya, beli kopi dalam jumlah secukupnya agar tidak terlalu lama mengendap di dapur.
2. Mengabaikan Kebersihan Coffee Maker
Sumber gambar: Mystockimages via iStock
Kesalahan lainnya adalah malas membersihkan alat setelah digunakan. Sisa minyak kopi dan mineral dari air dapat menumpuk dan memengaruhi rasa seduhan berikutnya. Selain itu, endapan yang dibiarkan terlalu lama bisa memicu bakteri.
Untuk menjaga kualitas seduhan, bersihkan coffee maker secara rutin, terutama bagian filter dan wadah airnya. Lakukan pembersihan menyeluruh setidaknya seminggu sekali menggunakan campuran air dan cuka atau cairan pembersih khusus.
3. Salah Mengukur Rasio Air dan Kopi
Rasio air dan bubuk kopi sangat menentukan kualitas minumanmu. Banyak yang asal menuang air tanpa memperhatikan takaran, sehingga rasa kopi menjadi terlalu encer atau terlalu pekat. Rasio yang tepat akan memastikan rasa tetap konsisten setiap kali menyeduh.
Gunakan sendok takar agar perbandingan kopi dan air tetap stabil. Umumnya, takaran ideal adalah satu hingga dua sendok makan bubuk kopi untuk setiap 180 ml air, tetapi kamu dapat menyesuaikannya dengan preferensi pribadi.
4. Menggunakan Air Berkualitas Rendah
Sumber gambar: MajaMitrovic via iStock
Air adalah komponen terbesar dalam secangkir kopi, namun sering kali kurang diperhatikan. Menggunakan air keran yang memiliki kandungan mineral terlalu tinggi dapat memengaruhi rasa dan merusak komponen dalam coffee maker dalam jangka panjang.
Gunakan air bersih atau air yang sudah disaring untuk mendapatkan hasil seduhan yang lebih bersih dan konsisten. Air berkualitas baik juga membantu menjaga daya tahan alatmu sehingga tidak cepat berkerak.
5. Tidak Memanaskan Coffee Maker Sebelum Menyeduh
Beberapa orang langsung menyeduh kopi tanpa memanaskan alat terlebih dahulu. Padahal, suhu yang tidak stabil dapat membuat ekstraksi kopi tidak berjalan optimal, sehingga rasanya menjadi kurang seimbang.
Untuk hasil terbaik, biarkan coffee maker menyala beberapa menit sebelum digunakan. Pemanasan awal ini membantu suhu air lebih stabil dan hasil seduhan pun menjadi lebih kaya aroma dan rasa.
Menggunakan coffee maker sebenarnya sangat mudah, tetapi perlu perhatian pada detail kecil agar kopi yang kamu buat selalu nikmat. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan di atas, kamu bisa mendapatkan hasil seduhan yang jauh lebih optimal setiap hari.
Jika kamu sedang berburu coffee maker terbaik dan berkualitas, berikut KuyBeli punya beberapa rekomendasi jenis coffee maker yang bisa kamu pertimbangkan sesuai kebutuhan:




