5 Trik Memotong Besi Pakai Mesin Gerinda Tangan agar Hasilnya Halus

Ilustrasi penggunaan mesin gerinda. Foto: nikamata/istockphoto
Memotong besi menggunakan mesin gerinda tangan membutuhkan teknik yang tepat supaya hasilnya halus dan tidak bergerigi. Banyak orang merasa sudah benar saat memotong, tapi hasilnya tetap kasar atau bahkan meninggalkan bekas gosong di permukaan besi.
Makanya, penting banget buat memahami teknik dasar yang benar sebelum mulai bekerja. Dengan langkah yang tepat, proses jadi lebih cepat, rapi, dan hasil potongannya lebih presisi.
Trik Memotong Besi Pakai Mesin Gerinda Tangan agar Hasilnya Halus
Selain teknik, pemilihan mesin gerinda tangan juga memengaruhi kenyamanan dan kualitas potongan besi. Kalau gerinda yang dipakai bertenaga, putarannya stabil, dan mata gerindanya cocok, hasil yang didapat bisa jauh lebih bersih.
Di artikel ini, kita akan bahas trik simpel untuk bikin potongan besi lebih halus tanpa usaha berlebihan. Tenang aja, tipsnya mudah banget dan cocok untuk pemula maupun pengguna yang sudah sering memakai gerinda. Berikut penjelasannya:
1. Pilih Mata Gerinda yang Tepat
Sebelum memotong, kamu harus memilih mata gerinda yang sesuai dengan jenis pekerjaan. Mata gerinda yang salah bisa membuat potongan kasar, tidak rata, bahkan merusak permukaan besi.
Untuk hasil halus, pilih mata gerinda dengan ukuran dan bahan yang sesuai untuk pemotongan logam. Semakin tepat pilihan mata gerindanya, semakin mudah pekerjaan dilakukan. Selain itu, mata gerinda yang berkualitas juga lebih awet dan tidak cepat aus saat digunakan.
2. Pastikan Besi Terjepit dan Tidak Bergeser
Foto: iantfoto/istockphoto
Besi yang tidak terkunci rapat akan bergetar dan menyebabkan hasil potongan menjadi kasar. Pastikan besi dijepit menggunakan ragum atau alat penjepit meja agar posisinya stabil saat dipotong.
Semakin kokoh besinya, semakin mudah kamu mengontrol arah dan tekanan potongan. Gerinda pun bisa bergerak lebih halus tanpa hentakan yang membuat hasil jadi tidak rapi. Selain itu, cara ini juga membuat kerja lebih aman dan nyaman.
3. Potong dengan Tekanan Stabil
Banyak pengguna pemula menekan gerinda terlalu kuat saat memotong, padahal tekanan berlebihan justru bisa membuat permukaan besi jadi kasar.
Gunakan tekanan yang stabil dan biarkan mesin melakukan sebagian besar pekerjaannya. Semakin ringan tekanan yang kamu berikan, semakin kecil risiko hasil potongan patah, kasar, atau seret. Cara ini juga membuat mata gerinda lebih awet dan tidak cepat aus.
4. Potong Secara Bertahap
Memotong besi dalam satu jalur penuh sering membuat hasilnya tidak rata dan terasa berat saat mesin berjalan. Lebih baik lakukan pemotongan secara bertahap, mulai dari membuat alur ringan terlebih dahulu.
Setelah alurnya terbentuk, lanjutkan memotong lebih dalam sampai selesai. Teknik ini membantu menjaga potongan tetap lurus dan rapi. Selain itu, mesin gerinda juga bekerja lebih dingin karena tidak dipaksa bekerja terlalu keras.
5. Haluskan Ujung Besi Setelah Pemotongan
Setelah pemotongan selesai, biasanya permukaan ujung besi masih sedikit tajam atau bergradasi. Kamu bisa memolesnya kembali menggunakan mata gerinda khusus finishing agar hasilnya lebih rapi dan aman disentuh.
Gosokan ringan sudah cukup untuk memperhalus bekas potongan tanpa perlu banyak tenaga. Selain menambah nilai estetika, proses ini juga berguna untuk menghilangkan serpihan tajam yang berpotensi melukai pengguna. Dengan langkah sederhana ini, hasil akhir akan lebih profesional dan siap dipakai.
Rekomendasi Mesin Gerinda Tangan yang Bisa Kamu Gunakan
Kalau kamu ingin punya mesin gerinda yang kuat, bertenaga, tapi tetap nyaman dipakai, kamu bisa cek ISKU Mesin Gerinda Tangan 850W. Mesinnya bertenaga, stabil, dan cocok buat memotong besi dengan hasil rapi.
Kalau Kawankuy mau beli, langsung aja ke KuyBeli. Di sana kamu bisa lihat rekomendasi produknya, klik, lalu langsung diarahkan ke tokonya.
