10 Kesalahan Saat Menggunakan Powerbank yang Bikin Cepat Rusak, Kamu Pernah?

user avatar
NadaQ·11/20/2025T07:01Z
点赞
10 Kesalahan Saat Menggunakan Powerbank yang Bikin Cepat Rusak, Kamu Pernah?

Ilustrasi powerbank. Foto: Stanislav Maliarevskyi/istockphoto


Powerbank sudah menjadi salah satu kebutuhan penting buat banyak orang, terutama yang sering mobile, traveling, atau bekerja jauh dari colokan listrik. Sayangnya, masih banyak kebiasaan yang tanpa disadari bikin powerbank cepat rusak dan umur pemakaiannya jadi lebih pendek.

Beberapa pengguna bahkan baru sadar setelah powerbank mulai drop, tidak bisa mengisi daya dengan stabil, atau kapasitasnya semakin menurun. Padahal, kalau digunakan dengan benar, powerbank bisa bertahan lama dan tetap optimal.

Kesalahan Saat Menggunakan Powerbank yang Bikin Cepat Rusak

Kualitas powerbank juga memengaruhi daya tahan. Namun meskipun powerbank kamu bagus, kesalahan penggunaan tetap bisa membuat performanya menurun. Makanya, penting banget buat tau kebiasaan apa saja yang sebaiknya dihindari agar powerbank tetap aman, awet, dan maksimal.

Berikut ini adalah beberapa kebiasaan umum yang sering dilakukan pengguna tanpa sadar dan bisa memperpendek usia powerbank.

1. Sering Menggunakan Sampai 0%

Banyak orang baru mengisi ulang powerbank setelah baterainya benar-benar habis. Kebiasaan ini bisa membuat siklus baterai menurun dan kapasitas cepat drop.

Idealnya, mulai isi ulang saat baterai tersisa 20–30% agar performanya tetap stabil. Dengan begitu, baterai tidak bekerja terlalu keras setiap kali pengisian.

2. Memakai Powerbank Sambil Mengisi Daya

Menggunakan powerbank sambil men-charge perangkat bisa bikin panas berlebih. Panas ini bukan hanya membahayakan baterai powerbank, tapi juga perangkat yang sedang diisi.

Selain itu, proses pengisian jadi lebih lama dan kurang efisien. Kalau bisa, isi gadget dulu sampai selesai baru digunakan.

3. Menggunakan Charger yang Tidak Sesuai

b4f63370-8b96-423b-9c3c-a0fe084fd66e.jpeg

Foto: Andrii Bicher/istockphoto

Setiap powerbank punya spesifikasi input yang ideal untuk pengisian. Menggunakan charger dengan daya terlalu rendah atau terlalu tinggi bisa memicu kerusakan jangka panjang.

Charger yang asal juga berpotensi mengganggu komponen karena arus masuk tidak stabil. Pastikan charger sesuai spesifikasi powerbank.

4. Sering Dipakai Hingga Panas Berlebih

Powerbank yang digunakan terus-menerus tanpa jeda dapat menghasilkan panas, terutama kalau mengisi dua perangkat sekaligus. Panas ekstrem bisa memperpendek usia baterai dan memperbesar risiko kerusakan komponen. Kalau powerbank terasa terlalu panas, beri waktu istirahat agar suhunya stabil.

5. Menyimpan di Suhu yang Tidak Tepat

Suhu ekstrem seperti terlalu panas atau terlalu dingin bisa mempercepat degradasi baterai. Meninggalkan powerbank di mobil yang tertutup saat cuaca terik adalah salah satu kesalahan paling umum. Simpan di tempat sejuk dan kering agar baterai tetap awet dalam jangka panjang.

6. Mengisi Terlalu Lama

Beberapa pengguna membiarkan powerbank terhubung ke charger sepanjang malam tanpa perhatian. Walau beberapa powerbank sudah punya proteksi, tetap saja kebiasaan ini tidak ideal. Overcharging memicu panas dan risiko penurunan kualitas sel baterai.

607177cc-c3af-4134-8a4d-b8293ee5b388.jpeg

Foto: Volodymyr Shtun/istockphoto

7. Menggunakan Kabel Berkualitas Rendah

Kabel murahan sering kali tidak punya stabilitas arus yang baik. Arus tidak stabil bisa merusak baterai powerbank dan perangkat yang diisi. Menggunakan kabel yang berkualitas baik akan membuat pengisian lebih cepat, aman, dan stabil.

8. Tidak Pernah Dibersihkan

Port powerbank bisa penuh debu kalau tidak pernah dibersihkan. Debu ini mungkin menghalangi koneksi sehingga arus pengisian tidak maksimal. Membersihkan port secara berkala dengan kain lembut atau cotton bud bisa membantu menjaga performanya.

9. Terlalu Sering Dipakai untuk Mengisi Banyak Perangkat Sekaligus

Powerbank dengan banyak port memang bisa mengisi lebih dari satu perangkat, tapi mengisi dua atau tiga perangkat sekaligus terus-menerus membuat baterai bekerja lebih keras. Hal ini bisa mempercepat penurunan usia pakai dan membuat powerbank lebih cepat panas.

10. Membiarkan Powerbank Jarang Digunakan

Powerbank yang lama tidak digunakan bisa mengalami penurunan daya secara alami. Baterai lithium lebih sehat kalau tetap terisi dan digunakan secara berkala. Kalau jarang digunakan, isi ulang setidaknya satu kali dalam sebulan agar kondisinya tetap prima.

Rekomendasi Powerbank Berkualitas dan Tahan Lama

Kalau kamu ingin punya powerbank yang kuat, aman, dan punya fitur lengkap, beberapa pilihan berikut bisa kamu pertimbangkan:

GROTIC Powerbank Fast Charging 12000mAh – Powerbank dengan dual port Type-C dan Lightning, praktis untuk mobilitas tinggi.

MIXIO MP-07 10000mAh 22.5W Powerbank Mini – Sudah termasuk kabel fast charging bawaan dan desain super compact.

KIVEE Powerbank 20000mAh Fast Charging KV-PT126 – Kapasitas besar dengan desain tipis dan mudah dibawa.

Kalau kamu mau beli produk, langsung aja ke KuyBeli. Di sana kamu bakal dapat rekomendasi produk sesuai kebutuhan, tinggal klik, dan kamu akan diarahkan ke tokonya. Semoga powerbank kamu makin awet dan tahan lama!

Artikel Terkait

Ponsel Anda merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari Anda, dan ketika baterainya cepat habis, semua aktivitas Anda akan terganggu. Banyak faktor yang dapat menyebabkannya, mulai dari aplikasi latar belakang hingga fitur-f
08/18/2025T06:55Z
Kalau kamu pernah bertanya-tanya, "Kenapa baterai ponselku cepat sekali habis?", kamu tidak sendiria

Artikel TerbaruLihat lebih banyak

Sumber gambar utama: choochart choochaikupt via iStockMemilih rice cooker yang tepat bukan hanya soal merek atau fitur, tetapi juga soal kapasitas yang sesuai dengan kebutuhan harian. Banyak orang akhirnya merasa nasi terlalu cepat habis at
Cara Menentukan Kapasitas Rice Cooker yang Ideal
Sumber gambar utama:yktr via iStockMemilih alat masak yang tepat di dapur bisa sangat memengaruhi kualitas makanan sehari hari, terutama untuk menu pokok seperti nasi. Saat ini, pilihan antara rice cooker digital dan rice cooker konvensiona
Memahami Perbedaan Rice Cooker Digital dan Konvensional
Sumber gambar utama: Gonzalo Calle Asprilla via iStockHidup sebagai anak kos menuntut segalanya serba praktis, termasuk urusan memasak. Rice cooker mini menjadi solusi favorit karena ukurannya ringkas, hemat listrik, dan mudah digunakan. Na
Anak Kos Wajib Tahu! Ini Cara Menggunakan Rice Cooker Mini dengan Aman