Tekanan Jet Cleaner Tiba-Tiba Loyo? 5 Penyebab Utama dan Cara Mengatasi Cepat

sumber gambar: Karola G via pexels
Pasti kesal rasanya. Jet cleaner yang biasanya menyemburkan air sekuat badai, tiba-tiba "batuk-batuk" atau tekanan airnya mendadak loyo. Jangan panik dulu dan buru-buru membawanya ke bengkel! Mayoritas masalah penurunan tekanan pada jet cleaner bisa diselesaikan sendiri di rumah.
Masalah ini biasanya hanya berkutat pada aliran masuk, bukan kerusakan mesin internal yang mahal. Mari kita bongkar 5 biang keladi paling umum yang membuat tekanan jet cleaner turun drastis.
1. Filter Air Masuk Mampet (Paling Sering Terjadi!)
Jet cleaner punya saringan (filter) kecil di jalur masuk air, tujuannya untuk menangkal pasir, lumut, atau kotoran kecil dari sumber air. Jika sumber air kurang bersih, filter ini bisa cepat mampet.
- Solusi Cepat: Lepaskan selang air masuk. Cari filter kecil di bagian inlet mesin (biasanya berupa kerucut plastik). Bersihkan kotoran yang menyumbat dengan sikat kecil atau air bersih. Pasang kembali.
2. Pasokan Air Kurang Maksimal
Jet cleaner butuh pasokan air yang stabil. Jika sumber air (misalnya keran) dibuka setengah atau menggunakan tandon yang tekanannya lemah, mesin akan 'haus' dan tidak bisa mencapai PSI maksimalnya.
- Solusi Cepat: Pastikan keran sumber air dibuka sepenuhnya dan air mengalir deras. Jika mengambil dari ember/tandon, pastikan selang inlet tidak terlipat atau tertekuk.
3. Udara Terjebak di Pompa (Air Locking)
sumber gambar: Bilanol via iStock
Saat pertama kali digunakan, udara bisa terjebak di dalam pompa. Udara ini menghalangi air untuk dipompa secara maksimal, mengakibatkan tekanan lemah dan bunyi yang aneh.
- Solusi Cepat: Teknisinya menyebut ini sebagai "bleeding". Pasang semua selang (input dan output), lalu nyalakan keran air. Biarkan air mengalir keluar dari nozzle (tanpa menyalakan mesin) selama 30-60 detik. Setelah udara keluar, baru nyalakan mesin.
4. Nozzle Keluaran Kotor atau Tersumbat
Sumbatan di ujung nozzle sekecil apapun akan mengganggu pola semprotan dan mengurangi tekanan. Kotoran seperti kerak air atau serpihan kecil bisa saja tersangkut di lubang nozzle yang sangat kecil.
- Solusi Cepat: Matikan mesin dan cabut steker. Lepaskan nozzle dari lance gun. Biasanya pabrikan menyediakan jarum kecil khusus untuk membersihkan lubang nozzle. Masukkan jarum perlahan dan bersihkan sumbatan di dalamnya.
5. Selang Keluar Bocor (O-Ring Aus)
Jika tidak ada masalah pada sumber air atau nozzle, cek sambungan selang tekanan tinggi. O-ring (karet seal kecil) yang aus atau rusak pada sambungan bisa menyebabkan kebocoran udara atau air. Meski kebocoran kecil, ini sudah cukup membuat tekanan turun.
- Solusi Cepat: Periksa semua sambungan. Jika ada tetesan air atau fitting terasa longgar, coba ganti O-ring di sambungan tersebut. Suku cadang ini umumnya mudah didapat dan harganya terjangkau.
Dengan mengecek lima poin di atas, jet cleaner loyo bisa kembali prima, menghemat biaya perbaikan yang tidak perlu.


