5 Kondisi yang Bisa Bikin Powerbank Meledak dan Cara Mencegahnya

sumber gambar utama: lixu via istockphoto.com
Powerbank memang bikin hidup jadi praktis. Kamu nggak perlu khawatir kehabisan baterai saat di luar rumah. Tapi, pernah dengar kasus powerbank yang tiba-tiba meledak?
Bukan cuma rumor ini bisa terjadi kalau kamu nggak hati-hati. Supaya nggak kena masalah, yuk bahas kenapa powerbank bisa meledak dan gimana cara mencegahnya.
1. Overheat alias Terlalu Panas
Penyebab paling umum adalah suhu. Powerbank punya baterai lithium-ion yang sensitif terhadap panas tinggi. Saat kamu pakai powerbank sambil dicharge, suhunya bisa naik drastis dan berpotensi bikin sel baterai rusak. Kalau sudah terlalu panas, reaksi kimia di dalam baterai bisa jadi tidak stabil dan di situlah risiko ledakan muncul.
Sebaiknya, jangan gunakan powerbank saat sedang diisi daya, dan hindari menaruhnya di tempat tertutup seperti dashboard mobil.
2. Ngecas Terlalu Lama
sumber gambar: simpson33 via istockphoto.com
Kebiasaan membiarkan powerbank tercolok semalaman bisa merusak sel baterainya. Beberapa powerbank murah tidak punya fitur auto cut-off, yaitu sistem yang otomatis menghentikan aliran daya saat sudah penuh.
Tanpa fitur ini, daya terus masuk dan bikin tekanan di baterai meningkat. Dalam jangka panjang, ini bisa mempercepat kerusakan dan memicu korsleting internal.
Gunakan powerbank yang punya sistem perlindungan ganda untuk arus berlebih dan suhu panas.
3. Menggunakan Kabel Abal-Abal
Kabel palsu atau yang kualitasnya buruk sering kali tidak bisa menyalurkan daya dengan stabil. Akibatnya, arus listrik jadi nggak konsisten dan bisa memicu percikan di port. Selain merusak powerbank, kondisi ini juga bisa bikin charger cepat rusak. Pastikan kamu pakai kabel data dan charger yang kompatibel dengan daya keluaran powerbank.
4. Powerbank Jatuh atau Tertekan
Powerbank yang terjatuh keras atau tertekan berat bisa mengalami kerusakan pada sel baterainya.
Meskipun bagian luarnya tampak aman, bagian dalamnya bisa mengalami kebocoran atau korsleting kecil yang lama-lama memburuk. Kalau powerbank kamu pernah jatuh dan tiba-tiba terasa panas saat dipakai, lebih baik hentikan penggunaannya dulu.
5. Kualitas dan Sertifikasi Produk
Faktor terakhir ini sering diabaikan. Banyak powerbank murah tanpa merek atau sertifikasi keamanan resmi beredar di pasaran. Masalahnya, produk seperti ini sering tidak memiliki sistem perlindungan internal seperti overheat protection atau short circuit protection. Pilihlah powerbank dari brand yang jelas dan memiliki sertifikasi seperti CE, FCC, atau RoHS. Sertifikasi ini menunjukkan produk sudah melewati uji keamanan standar internasional.
Ciri Powerbank yang Aman Dipakai Setiap Hari
sumber gambar: artem khyzhynskiy via istockphoto.com
Powerbank yang aman biasanya punya casing kokoh, port presisi, dan suhu tetap stabil saat digunakan. Selain itu, fitur auto cut-off dan overcharge protection wajib ada untuk mencegah daya masuk berlebihan.
Untuk kamu yang sering bepergian, kapasitas 10000 mAh adalah ukuran ideal cukup besar untuk dua kali pengisian smartphone, tapi masih aman dibawa ke kabin pesawat.
Tips Mencegah Powerbank Rusak dan Meledak
Hindari menjemur powerbank di tempat panas.
Jangan gunakan powerbank sambil dicharge.
Gunakan kabel dan adaptor berkualitas.
Simpan di tempat kering dan tidak lembap.
Jika terasa panas, hentikan pemakaian sementara.
Kebiasaan sederhana ini bisa memperpanjang umur powerbank dan mencegah masalah serius.
Kesimpulan
Powerbank bisa jadi teman andalan selama kamu tahu cara merawatnya. Ledakan bukan hal yang terjadi begitu saja biasanya karena salah penggunaan atau kualitas produk yang buruk.
Kalau kamu ingin tetap aman, pilih powerbank 10000 mAh bersertifikat dengan perlindungan suhu dan arus berlebih. Cek produk rekomendasi terbaiknya sekarang juga dan pastikan daya kamu tetap aman ke mana pun pergi.


