Mau Main Hoverboard? Cek Dulu 4 Aturan Keselamatan Krusial dari Pemerintah

user avatar
aldea·11/11/2025T07:47Z
点赞
Mau Main Hoverboard? Cek Dulu 4 Aturan Keselamatan Krusial dari Pemerintah

sumber gambar: Gustavo Fring via pexels

Dulu, hoverboard sempat menjadi sensasi global. Alat ini menawarkan pengalaman bergerak yang futuristik, seolah melayang tanpa usaha. Namun, banyak yang keliru menyamakan hoverboard dengan sepeda listrik atau skuter listrik. Padahal, secara regulasi, ketiganya adalah hal yang berbeda dan memiliki aturan main yang spesifik.

Di Indonesia, hoverboard termasuk dalam kategori Kendaraan Tertentu dengan Menggunakan Penggerak Motor Listrik dan diatur ketat dalam Permenhub No. 45 Tahun 2020. Aturan ini hadir bukan untuk membatasi kesenangan, tapi untuk menjamin keselamatan.

6 Km/Jam: Batas Kecepatan yang Mutlak

Aturan paling krusial yang membedakan hoverboard dari kendaraan listrik lain adalah batas kecepatan maksimalnya. Jika sepeda dan skuter listrik dibatasi hingga 25 km/jam, hoverboard dan otopet hanya boleh melaju paling cepat 6 km/jam.

Angka ini sengaja dibuat sangat rendah karena hoverboard tidak memiliki setang sebagai pegangan atau alat keseimbangan fisik, sehingga risiko jatuh dan cedera relatif lebih tinggi jika dikendarai dalam kecepatan tinggi. Kecepatan 6 km/jam ini sebanding dengan kecepatan jalan kaki cepat orang dewasa, menjadikannya aman untuk digunakan di area yang ramai.

Di Mana Boleh Mengendarainya?

Cute little girl on hoverboard Photo of cute girl riding on hoverboard hoverboard stock pictures, royalty-free photos & images

sumber gambar: blackCAT via iStock

Karena kecepatannya yang rendah, hoverboard dilarang keras memasuki jalan raya utama yang ramai oleh mobil dan motor. Jalur yang diperbolehkan untuk hoverboard sangat spesifik:

  1. Jalur Khusus: Jalur sepeda yang sudah tersedia (jika kecepatannya sesuai).

  2. Kawasan Tertentu: Area perumahan/komplek, kawasan perkantoran, dan kawasan wisata.

  3. Trotoar: Diizinkan di trotoar yang memiliki kapasitas memadai, asalkan sangat memperhatikan dan mengutamakan keselamatan pejalan kaki.

Intinya, hoverboard adalah alat mobilitas untuk jarak yang sangat pendek dan bersifat rekreasi. Jangan pernah menggunakannya untuk menempuh perjalanan jauh di jalan raya besar.

Jangan Lupakan Kelengkapan Keamanan

Selain jalur dan batas kecepatan, hoverboard juga wajib dilengkapi dengan peranti keselamatan dasar.

  • Lampu Utama dan Lampu Posisi Belakang

  • Alat Pemantul Cahaya (Reflector)

  • Helm: Pengendara diwajibkan menggunakan helm sebagai pelindung kepala utama.

  • Usia Minimal: Pengendara harus berusia minimal 12 tahun, dan jika di bawah itu, wajib didampingi oleh orang dewasa.

Meskipun ukurannya kecil, risiko kecelakaan saat bermain hoverboard tetap ada. Mengikuti aturan, terutama batas kecepatan 6 km/jam, dan selalu mengenakan helm adalah kunci utama agar pengalaman bermain tetap seru, aman, dan legal.

Artikel TerbaruLihat lebih banyak

Sumber gambar utama: Worawee Meepian via iStockTopi rimba menjadi salah satu perlengkapan favorit bagi kamu yang gemar beraktivitas di alam terbuka. Mulai dari hiking, camping, hingga kegiatan sehari hari di luar ruangan, topi ini dikenal m
Tips Menggunakan Topi Rimba agar Tetap Nyaman Dipakai
Sumber gambar utama: Pen Sangraksawong via iStockBeraktivitas di alam bebas dengan medan berat membutuhkan perlengkapan yang tepat, salah satunya adalah penutup kepala yang mampu melindungi secara optimal. Banyak orang sering menyepelekan p
Cara Menentukan Topi Rimba yang Tepat untuk Medan Berat
Sumber gambar utama: kostsov via iStockMain game jadul kembali populer karena banyak orang ingin merasakan sensasi klasik tanpa harus mencari konsol lama yang mahal dan sulit dirawat. Console unofficial hadir sebagai solusi praktis karena s
01/13/2026T05:03Z
Kelebihan dan Kekurangan Main Game Jadul Dari Console Unofficial