Kenapa Powerbank Kamu Cepat Drop? Ini Penyebab dan Cara Menghindarinya

sumber gambar utama: pikusisi-studio via istockphoto.com
Pernah nggak kamu ngerasa powerbank yang baru beberapa bulan dibeli tiba-tiba udah ngedrop? Kapasitasnya berkurang, pengisian makin lama, atau bahkan nggak bisa nyala sama sekali. Padahal, kamu merasa nggak pernah salah pakai.
Faktanya, ada banyak kebiasaan sepele yang bikin powerbank cepat rusak tanpa kamu sadari. Yuk, bahas satu per satu biar kamu nggak ulang kesalahan yang sama.
Cas Powerbank Terlalu Lama
Kebiasaan paling umum adalah membiarkan powerbank tetap dicolok ke listrik meski sudah penuh. Banyak orang mikir, “nggak apa-apa lah, biar full banget.” Padahal, kalau terus-terusan seperti itu, sel baterai di dalam powerbank bisa overheat dan menurun performanya.
Idealnya, cabut powerbank begitu lampu indikator menunjukkan 100%. Kalau bisa, hindari ngecas powerbank semalaman karena arus listrik yang terus masuk bisa mempercepat degradasi baterai.
Dipakai Saat Sedang Dicas
sumber gambar: demkat via istockphoto.com
Kamu sering pakai powerbank buat ngecas HP padahal powerbank-nya sendiri lagi dicas? Nah, itu kebiasaan yang berisiko tinggi. Proses ini disebut pass-through charging, dan nggak semua powerbank didesain buat tahan kondisi seperti itu.
Akibatnya, suhu di dalam powerbank meningkat dan komponen internalnya cepat aus. Dalam jangka panjang, kapasitas bisa drop parah dan daya tahannya berkurang drastis.
Simpan di Tempat Panas
Powerbank sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk dan kering. Menaruhnya di dashboard mobil, dekat jendela, atau di dalam tas yang terpapar sinar matahari langsung bisa merusak sel lithium di dalamnya.
Suhu tinggi mempercepat reaksi kimia internal baterai, dan itu memperpendek umur pakainya. Kalau kamu sering bepergian, simpan powerbank di tempat teduh dan jauh dari sumber panas.
Pakai Kabel Abal-abal
Kabel murahan bisa jadi penyebab utama kenapa powerbank kamu cepat rusak. Arus listrik yang nggak stabil dari kabel jelek bikin sirkuit internal di powerbank bekerja ekstra keras. Hasilnya, baterai cepat aus dan performanya menurun.
Gunakan kabel bawaan atau kabel berkualitas yang punya sertifikasi keamanan. Selain lebih aman, arus listrik yang masuk ke powerbank juga lebih stabil dan efisien.
Sering Dibiarkan Kosong Terlalu Lama
Banyak orang lupa atau malas ngecas powerbank setelah dipakai. Padahal, membiarkan baterai kosong terlalu lama juga bisa bikin sel di dalamnya rusak.
Idealnya, isi powerbank lagi kalau kapasitasnya sudah di bawah 20%. Jangan tunggu benar-benar habis baru dicas, karena itu bisa bikin daya simpan baterainya menurun.
Cas Powerbank dengan Daya Tidak Sesuai
Setiap powerbank punya kapasitas input daya tertentu. Kalau kamu pakai charger dengan output terlalu tinggi, sirkuit internalnya bisa rusak. Tapi kalau terlalu rendah, pengisian jadi lambat dan bisa bikin powerbank cepat panas.
Selalu baca spesifikasi di bodi atau kemasan powerbank untuk tahu daya yang sesuai. Biasanya tertera dalam satuan watt atau volt-ampere.
Gunakan Powerbank Berkualitas dengan Proteksi Pintar
sumber gambar: aleksandr otchenashko via istockphoto.com
Selain kebiasaan buruk di atas, kualitas powerbank juga berpengaruh besar pada daya tahannya. Powerbank murah tanpa proteksi pintar rentan rusak karena tidak bisa mengatur suhu, arus, dan tegangan dengan baik.
Kalau kamu ingin yang tahan lama, pilih powerbank 20000 mAh dengan sistem multi-protection, seperti proteksi overcharge, overheat, dan short-circuit. Selain lebih aman buat perangkat kamu, kapasitas besar juga bikin kamu nggak perlu sering ngecas ulang.
Kesimpulan
Powerbank cepat rusak bukan karena nasib buruk, tapi karena kebiasaan yang salah. Hindari cas berlebihan, jangan pakai saat sedang dicas, dan pastikan disimpan di tempat sejuk. Dengan perawatan yang benar dan pemilihan produk berkualitas, powerbank bisa awet bertahun-tahun tanpa masalah performa.
Upgrade ke powerbank 20000 mAh dengan proteksi pintar yang tahan lama dan aman untuk semua perangkatmu. Cek promo dan pilih model terbaiknya sekarang juga sebelum kehabisan!


