Teknik Layering Concealer agar Makeup Tampak Mulus dan Halus

Sumber gambar utama: Dima Berlin via iStock
Pernah nggak sih kamu merasa makeup udah on point, tapi bagian bawah mata atau area jerawat malah tampak cakey dan retak setelah beberapa jam? Nah, penyebab utamanya bisa jadi karena cara kamu mengaplikasikan concealer yang kurang tepat. Padahal, concealer adalah kunci utama untuk mendapatkan hasil makeup yang halus, merata, dan tahan lama. Dengan teknik layering yang benar, kamu bisa menutupi noda, kantung mata, atau bekas jerawat tanpa membuat wajah terlihat tebal atau berat.
Teknik layering concealer ini sebenarnya sederhana, tapi butuh ketelitian dan pemahaman soal urutan pemakaian serta tekstur produk yang kamu gunakan. Yuk, simak langkah-langkah dan tips-nya biar hasil akhir makeup kamu makin flawless!
Pilih Concealer yang Tepat untuk Jenis Kulitmu
Sumber gambar: pogrebkov via iStock
Langkah pertama sebelum melakukan layering adalah memastikan kamu memilih concealer yang sesuai dengan jenis kulit dan kebutuhanmu. Untuk area bawah mata, sebaiknya pilih concealer yang ringan dan memiliki hasil akhir dewy agar tidak mudah retak. Sedangkan untuk menutupi bekas jerawat, kamu bisa menggunakan concealer dengan formula matte yang lebih tahan lama.
Selain itu, perhatikan juga undertone kulitmu. Concealer dengan warna kuning cocok untuk menetralkan warna ungu pada kantung mata, sementara warna hijau bisa membantu menyamarkan kemerahan di sekitar jerawat. Dengan pemilihan warna yang pas, hasil makeup kamu akan tampak lebih natural dan menyatu sempurna dengan kulit.
Teknik Layering Concealer yang Benar
Nah, masuk ke bagian yang paling penting: teknik layering. Kuncinya adalah jangan terburu-buru dan berikan jeda antar lapisan agar concealer bisa menyatu dengan baik di kulit. Gunakan sedikit produk terlebih dahulu, lalu tambahkan lapisan tipis berikutnya jika kamu masih merasa perlu menambah coverage.
Gunakan jari manis atau beauty sponge untuk membaurkan concealer dengan gerakan menepuk lembut. Hindari menggosok karena bisa membuat produk bergeser dan hasilnya tidak rata. Untuk area bawah mata, aplikasikan concealer dalam bentuk segitiga terbalik agar hasilnya lebih lifting dan cerah.
Kunci Agar Concealer Tahan Lama dan Tidak Creasing
Sumber gambar: Prostock-Studio via iStock
Banyak yang sudah menguasai teknik layering, tapi masih sering mengalami creasing alias garis-garis halus muncul di area bawah mata. Solusinya? Gunakan sedikit setting powder dengan teknik baking ringan. Ambil bedak tabur menggunakan spons kecil dan tekan perlahan di area yang mudah berminyak atau berlipat. Diamkan sebentar, lalu sapu perlahan dengan kuas lembut.
Selain itu, pastikan area kulit sudah terhidrasi dengan baik sebelum memakai concealer. Kulit kering cenderung membuat hasil makeup pecah dan terlihat kasar. Gunakan pelembap atau eye cream sebelum mulai makeup agar hasil akhirnya lebih halus dan menyatu sempurna.
Teknik layering concealer memang membutuhkan sedikit latihan, tapi hasilnya sepadan dengan usaha. Kamu bisa mendapatkan tampilan makeup yang halus, cerah, dan natural tanpa terlihat berat atau cakey.
Buat kamu yang masih bingung memilih concealer wajah terbaik yang cocok untuk kulit, berikut KuyBeli punya beberapa rekomendasi produknya buat kamu:






