Mau Tampil Stylish Instan Tanpa Ribet? Jawaban Ada di Sweater Vest!

sumber gambar: Nathan Congleton via Getty Image
Rompi, atau sering disebut vest, seolah tidak pernah benar-benar hilang dari dunia fashion. Namun, sejak beberapa musim terakhir, ada satu jenis rompi yang benar-benar mendominasi feed media sosial dan street style di seluruh dunia: Sweater Vest atau Rompi Rajut.
Item ini mendadak menjadi pusat perhatian, dipakai oleh para influencer hingga selebriti papan atas seperti Harry Styles dan bahkan mengingatkan pada gaya ikonis Putri Diana di tahun '80-an dan '90-an. Tapi, dari mana asalnya dan mengapa ia begitu dicintai lagi?
Jejak Sweater Vest: Dari Lautan ke Catwalk
Percaya atau tidak, sweater vest punya sejarah panjang dan praktis. Kata “vest” sendiri berasal dari bahasa Latin “vestis” yang berarti pakaian.
Pada awalnya, di era modern awal, rompi ini lebih populer di kalangan pria dan sering digunakan sebagai pakaian dalam (lapisan) di bawah jas atau jubah.
Sweater vest benar-benar menemukan fungsinya di Abad ke-16, terutama di kalangan pelaut. Di tengah laut, menjaga tubuh tetap hangat tanpa membatasi pergerakan tangan adalah kunci, dan sweater vest menawarkan solusi sempurna: hangat, nyaman, dan fleksibel. Fungsi aslinya murni untuk kenyamanan dan perlindungan.
Bangkitnya Ikon Layering Modern
sumber gambar: cottonbro studio via pexels
Sweater vest mencapai puncak kejayaannya di paruh kedua abad ke-20, terutama dalam gaya Preppy Amerika. Sweater vest motif Argyle (belah ketupat) atau polos yang dipadukan dengan kemeja kerah adalah seragam bagi mereka yang ingin tampil rapi, klasik, dan terpelajar.
Lalu mengapa kini ia kembali jadi primadona?
-
Efek Academia: Populeritas tren seperti Dark Academia dan Light Academia yang terinspirasi dari gaya mahasiswa era klasik, menjadikan sweater vest sebagai centerpiece wajib.
-
Versatility Adalah Kunci: Sweater vest adalah lapisan tambahan paling serbaguna saat ini. Ia bisa menggantikan jaket tebal di cuaca sejuk, atau menjadi statement piece saat dipakai sebagai atasan tunggal (tanpa dalaman) di cuaca yang lebih hangat.
-
Gaya Gender-Neutral: Item ini dapat dipakai oleh siapa saja. Pria bisa tampil smart dengan sweater vest V-neck dan kemeja, sementara wanita bisa tampil chic dengan sweater vest oversize yang dipadukan dengan rok atau celana high-waist.
Sweater vest bukan sekadar tren sesaat. Ia adalah gabungan sempurna antara kenyamanan sejarah dan fleksibilitas modern, menjadikannya item yang wajib ada di lemari siapa pun yang ingin tampil stylish tanpa harus ribet.






