Jangan Asal Taruh! Ini Dia Tips Menyimpan Kamera Biar Awet dan Siap Dipakai Kapan Aja

Sumber gambar utama: NorGal via iStock
Kamera bukan cuma alat untuk mengabadikan momen, tapi juga investasi berharga yang butuh perawatan ekstra. Sayangnya, banyak orang masih asal menyimpan kamera—entah ditumpuk di lemari, dibiarkan di dalam tas setelah dipakai, atau malah disimpan di tempat lembap. Padahal, cara menyimpan kamera yang salah bisa bikin lensamu berjamur dan komponennya cepat rusak. Yuk, simak cara menyimpan kamera yang benar biar perangkat andalanmu tetap awet dan performanya maksimal!
1. Pastikan Kamera Bersih Sebelum Disimpan
Sebelum kamu menaruh kamera di tempat penyimpanan, pastikan kamera dalam keadaan bersih dan kering. Gunakan kain microfiber lembut untuk mengelap bodi kamera dan lensa, agar debu atau kotoran halus tidak menempel. Hindari memakai tisu atau kain kasar karena bisa meninggalkan goresan halus di permukaan lensa.
Kalau kamu baru selesai memotret di luar ruangan, apalagi di tempat lembap atau berdebu, jangan langsung menyimpannya di tas kamera. Biarkan kamera "bernapas" dulu di tempat kering selama beberapa menit. Tujuannya supaya uap air yang menempel di bagian dalam bisa hilang. Ini langkah kecil tapi penting banget untuk mencegah munculnya jamur di lensa.
2. Gunakan Tas Kamera dan Kotak Penyimpanan yang Tepat
Sumber gambar: Simon_I via iStock
Tas kamera bukan cuma aksesori keren, tapi juga pelindung utama kamera dari guncangan dan debu. Pilih tas yang punya bantalan lembut dan sekat yang bisa diatur agar setiap bagian kamera dan lensa punya ruang sendiri. Hindari menaruh kamera bersama benda keras atau tajam di dalam tas, karena bisa bikin bodi kamera tergores.
Selain itu, kalau kamu berencana menyimpan kamera dalam waktu lama, gunakan kotak penyimpanan kedap udara atau dry box. Alat ini membantu menjaga kelembapan agar tetap stabil, biasanya di sekitar 40–50%. Kamu juga bisa menambahkan silica gel untuk menyerap kelembapan berlebih. Dengan cara ini, kamera tetap aman dan siap dipakai kapan saja tanpa perlu khawatir muncul jamur atau karat di bagian logamnya.
3. Perhatikan Suhu dan Kelembapan Tempat Penyimpanan
Suhu ruangan dan tingkat kelembapan sangat berpengaruh pada kondisi kamera. Hindari menyimpan kamera di tempat yang terlalu panas seperti dekat jendela, di dalam mobil, atau dekat peralatan elektronik. Panas berlebih bisa membuat komponen elektronik di dalam kamera cepat aus.
Sebaliknya, tempat yang terlalu lembap juga berbahaya karena bisa memicu pertumbuhan jamur di lensa dan sensor. Idealnya, simpan kamera di ruangan dengan suhu stabil dan ventilasi udara yang baik. Kalau kamu tinggal di daerah yang lembap, penggunaan dehumidifier atau dry cabinet bisa jadi solusi terbaik.
4. Cek Kamera Secara Berkala
Sumber gambar: BongkarnThanyakij via iStock
Walaupun kamu jarang menggunakannya, bukan berarti kamera bisa dibiarkan begitu saja. Setidaknya sebulan sekali, keluarkan kamera dari tempat penyimpanan dan nyalakan sebentar. Hal ini membantu menjaga sirkulasi udara di dalam bodi kamera dan memastikan semua komponen masih berfungsi dengan baik.
Kamu juga bisa sekalian mengecek kondisi baterai. Jangan menyimpan baterai di dalam kamera dalam jangka panjang karena bisa berpotensi bocor dan merusak komponen internal. Simpan baterai di tempat terpisah dengan daya sekitar 50–60% untuk menjaga umur pakainya.
Nah, itu dia beberapa tips menyimpan kamera yang bisa kamu terapkan mulai sekarang. Dengan sedikit perhatian ekstra, kamera kesayanganmu bisa tetap awet, bebas jamur, dan selalu siap diajak hunting foto kapan pun.
Kalau kamu lagi cari dry box, tas kamera, atau aksesori pendukung lainnya, coba deh cek di KuyBeli. Melalui KuyBeli, kamu bisa menemukan produk incaranmu beserta harga dan penawaran terbaiknya dari berbagai e-commerce hanya dalam satu platform saja. Jadi, kamu tidak perlu repot membuka banyak aplikasi, deh. Tunggu apa lagi? Yuk, langsung saja kunjungi website KuyBeli sekarang juga!



