Bikin Hacker Menyerah! 3 Setting Rahasia Router untuk Keamanan WiFi Terbaik Anti Bobol

sumber gambar: Pixabay via pexels
KawanKuy, internet di rumah itu layaknya istana data kita. Sayangnya, banyak dari kita yang membiarkan pintu gerbangnya terbuka lebar hanya karena belum tahu cara mengunci router dengan benar. Kecepatan memang penting, tapi keamanan WiFi terbaik adalah pondasi utama.
Jangan panik! Tidak perlu jadi ahli IT untuk membuat jaringan di rumah anti bobol. Cukup fokus pada tiga setting rahasia ini saat masuk ke halaman konfigurasi router.
Rahasia 1: Matikan Remote Management
Banyak router baru datang dengan fitur Remote Management (Akses Jarak Jauh) yang aktif secara default. Tujuannya agar teknisi provider bisa memperbaiki masalah dari kantor mereka.
Tapi, ini adalah lubang keamanan besar! Dengan Remote Management aktif, hacker dari mana pun di dunia bisa mencoba menebak username dan password admin router kita, apalagi kalau setting masih default pabrik (admin/password).
Apa yang Harus Dilakukan?
-
Masuk ke setting router (biasanya lewat alamat 192.168.1.1 atau 192.168.0.1).
-
Cari bagian Administration, System Tools, atau Security.
-
Temukan opsi Remote Management atau Remote Access dan pastikan statusnya Off atau disable. Ini memastikan akses setting hanya bisa dilakukan dari dalam jaringan rumah saja.
Rahasia 2: Pakai Enkripsi WPA3, Jangan WPA2 Lagi!
sumber gambar: BeeBright via iStock
Enkripsi adalah standar gembok pengaman jaringan kita. Kalau password WiFi kita ibarat kuncinya, enkripsi adalah jenis gemboknya. Standar lama WPA2 sudah terbukti punya celah keamanan yang bisa dimanfaatkan.
WPA3 adalah standar terbaru dan yang harus kita kejar. Ia memiliki fitur perlindungan yang jauh lebih kuat, membuat upaya hacker untuk meretas password (brute-force attack) jadi berkali-kali lebih sulit, bahkan tidak mungkin.
Apa yang Harus Dilakukan?
-
Cek apakah router kita mendukung WPA3. Router modern (WiFi 6) pasti punya.
-
Di bagian Wireless Settings atau Security, ganti setting enkripsi dari WPA2 menjadi WPA3 Personal atau WPA2/WPA3 Transisional.
-
Jika belum bisa pindah ke WPA3, pastikan minimal kita sudah menggunakan WPA2-AES, dan bukan WPA/WPA2-TKIP.
Rahasia 3: Ganti Nama Jaringan (SSID) dan Sembunyikan Nama Admin
Ini bukan soal mengubah nama WiFi kita menjadi lucu-lucu, tapi soal menghilangkan jejak identitas router.
-
Ganti SSID yang Mengandung Merek: Kalau nama WiFi kita masih "TP-Link_1234" atau "Tenda_5678", itu sama saja memberi tahu hacker jenis router yang digunakan. Ganti nama dengan yang netral, misalnya "Jaringan_Utama".
-
Ubah Password Admin Sekarang Juga: Hacker tidak perlu membobol password WiFi (SSID), mereka hanya perlu membobol password admin router. Kalau password-nya masih default (admin/password), kita mengundang masalah. Segera ganti password admin dengan kombinasi unik huruf besar, kecil, angka, dan simbol.
Dengan mengaplikasikan tiga setting rahasia ini, kita sudah meningkatkan keamanan WiFi terbaik di rumah secara signifikan, membuat hacker yang iseng pun akan menyerah.



