5 Hal yang Harus Dihindari Saat Menggunakan Hand Blower agar Tidak Cepat Rusak

Sumber gambar utama: y-studio via iStock
Hand blower adalah salah satu alat yang sangat membantu, terutama dalam pekerjaan perbengkelan, pertukangan, atau kebutuhan rumah tangga seperti membersihkan debu dan mengeringkan benda. Namun, meski terlihat sederhana, penggunaan hand blower yang salah bisa membuat alat ini cepat rusak dan tidak tahan lama. Sayang sekali, kan, kalau alat yang seharusnya bisa dipakai bertahun-tahun justru rusak hanya karena kesalahan kecil dalam penggunaannya?
Agar kamu bisa menggunakan hand blower dengan maksimal dan awet, simak lima hal penting yang sebaiknya dihindari berikut ini.
1. Menggunakan Hand Blower Terlalu Lama Tanpa Istirahat
Salah satu kesalahan paling umum adalah menyalakan hand blower terus-menerus tanpa memberi jeda waktu. Mesin di dalam hand blower bekerja keras menghasilkan udara panas atau dingin dalam tekanan tinggi. Jika digunakan terlalu lama, komponen motor bisa cepat panas dan menyebabkan kerusakan permanen.
Untuk mencegah hal ini, gunakan hand blower selama 10–15 menit, lalu beri waktu istirahat beberapa menit sebelum digunakan kembali. Dengan cara ini, sirkulasi panas di dalam motor bisa kembali normal dan umur alat menjadi lebih panjang.
2. Tidak Membersihkan Filter Udara Secara Berkala
Sumber gambar: standret via iStock
Filter udara memiliki peran penting untuk menjaga agar debu dan kotoran tidak masuk ke dalam mesin. Namun, banyak pengguna lupa membersihkannya secara rutin. Akibatnya, sirkulasi udara menjadi terhambat dan tekanan udara yang dihasilkan menurun drastis.
Pastikan kamu memeriksa dan membersihkan filter udara minimal seminggu sekali, terutama jika hand blower sering digunakan di tempat berdebu seperti bengkel atau area konstruksi. Pembersihan sederhana ini dapat menjaga performa tetap optimal dan mencegah kerusakan dini.
3. Menggunakan Hand Blower di Area yang Basah
Meskipun hand blower terlihat kuat, alat ini tidak didesain untuk digunakan di area yang lembap atau basah. Menggunakannya di lingkungan seperti itu berisiko menyebabkan korsleting listrik dan merusak motor. Selain itu, keamanan pengguna juga bisa terancam jika alat terkena air saat sedang digunakan.
Selalu pastikan area kerja kering sebelum menyalakan hand blower. Jika kamu perlu membersihkan permukaan yang sedikit basah, sebaiknya keringkan terlebih dahulu dengan kain sebelum menggunakan alat ini.
4. Tidak Memperhatikan Tegangan Listrik
Sumber gambar: Arayabandit via iStock
Kesalahan lain yang sering diabaikan adalah menggunakan sumber daya listrik yang tidak sesuai dengan spesifikasi hand blower. Tegangan listrik yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat memengaruhi kinerja motor dan bahkan membuat lilitan di dalamnya terbakar.
Sebelum digunakan, pastikan kamu sudah membaca petunjuk penggunaan dan memeriksa kebutuhan daya alat. Jika perlu, gunakan stabilizer agar tegangan tetap stabil saat alat dioperasikan. Langkah kecil ini dapat sangat membantu memperpanjang usia hand blower.
5. Menyimpan Hand Blower di Tempat yang Salah
Penyimpanan yang tidak tepat juga bisa mempercepat kerusakan alat. Banyak orang menaruh hand blower di tempat yang lembap, terkena sinar matahari langsung, atau berdebu. Padahal, kondisi seperti ini dapat menyebabkan karat pada bagian logam dan merusak sirkuit listrik di dalamnya.
Sebaiknya simpan hand blower di tempat yang kering, bersih, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Gunakan tas atau kotak pelindung agar alat tetap aman dari debu dan benturan.
Menjaga hand blower agar tetap awet sebenarnya tidak sulit. Kamu hanya perlu memperhatikan cara penggunaannya dan melakukan perawatan sederhana secara rutin. Dengan begitu, alat ini bisa bertahan lama dan tetap bekerja dengan baik setiap kali dibutuhkan.
Kalau kamu sedang mencari hand blower baru, jangan lupa untuk cek berbagai pilihan produknya di KuyBeli, ya! Berikut kami juga sudah siapkan beberaapa rekomendasinya yang bisa langsung kamu pilih:




