Rahasia Lemari Selalu Wangi, Kering, dan Anti Hama. Mengapa Kamper Masih Jadi Andalan?

sumber gambar: Mohamad Faizal Bin Ramli via iStock
Pernah merasa kesal saat membuka lemari, lalu mencium bau apek atau bahkan menemukan lubang kecil di baju wol kesayangan? Tenang, benda kecil beraroma khas bernama kamper atau kapur barus adalah jawaban klasik dari semua masalah itu.
Sejak lama, kamper menjadi pahlawan tak terlihat di sudut lemari. Kemampuan utamanya bukan sekadar memberikan wangi, melainkan trio kekuatan yang melindungi semua koleksi pakaian. Mari kita bongkar satu per satu mengapa kamper ini masih jadi andalan banyak rumah tangga!
1. Pahlawan Anti-Ngengat (Moth Repellent)
Ini adalah fungsi paling ikonik dari kamper. Ngengat pakaian, kecoa, dan serangga kecil lain sangat suka bersembunyi di tempat gelap dan lembap, menjadikan lemari tempat favorit mereka bersarang. Lebih parahnya, larva ngengat suka sekali memakan serat kain, terutama yang terbuat dari bahan alami seperti wol, sutra, dan katun.
Kamper mengandung zat aktif yang biasanya berupa Naphthalene atau Paradichlorobenzene. Zat ini mudah menguap pada suhu ruangan, menciptakan uap yang sangat tidak disukai oleh serangga dan ngengat. Uap inilah yang secara efektif mengusir hama tersebut, menjaga pakaian tetap utuh, dan bebas dari kerusakan atau kotoran.
2. Penjaga Kesegaran dan Pelawan Bau Apek
sumber gambar: Ekaterina Ilchenko via iStock
Selain serangga, musuh utama pakaian adalah kelembapan. Lemari, apalagi yang terbuat dari kayu atau diletakkan menempel di dinding, rentan sekali menjadi lembap. Kelembapan ini yang memicu munculnya jamur dan bau apek.
Kamper berperan sebagai agen penyerap kelembapan ringan. Kombinasi sifat menyerap dan mengeluarkan aroma khas inilah yang membuat lemari tetap terasa kering dan segar. Pakaian yang disimpan dalam waktu lama, misalnya baju pesta atau jas, tidak akan berbau jamur saat dikeluarkan, karena kamper sudah bekerja keras menjaga atmosfer di dalam lemari. Bahkan, banyak orang meletakkannya di rak sepatu atau laci penyimpanan tas untuk mencegah jamur pada barang berbahan kulit.
3. Lebih dari Sekadar Lemari: Penghilang Bau Serbaguna
Meski fokus utamanya ada di lemari, kekuatan aroma kamper ternyata bisa dimanfaatkan di banyak tempat lain. Bau kuat yang dihasilkan kamper terbukti ampuh menetralisir bau tak sedap yang membandel.
Misalnya, menempatkan beberapa butir di sudut kamar mandi yang sirkulasi udaranya buruk, di bawah wastafel, atau di gudang kecil. Aroma khasnya bukan hanya menutupi bau, tetapi zat aktifnya juga membantu menjaga area tersebut lebih steril dari serangga dan hama lain seperti kecoa atau bahkan tikus, yang juga tidak menyukai aroma menyengat ini.
Jadi, kamper di lemari bukanlah sekadar warisan orang tua. Ia adalah solusi ringkas, efektif, dan ekonomis untuk memastikan pakaian kesayangan tetap wangi, bebas dari kelembapan, dan yang terpenting, aman dari lubang ngengat yang menyebalkan!






