Naik Bus atau Jalan Kaki dalam Musim Hujan? Tips & Starter Pack Anti Banjir Basah!

sumber gambar: Mario Cuadros via pexels
Musim hujan bisa jadi momok kecil bagi aktivitas harian di kota besar — jalanan licin, genangan muncul, dan rantai ‘keluar rumah → kehujanan → barang basah’ bisa berulang tanpa sadar. Ketika memilih transportasi umum atau jalan kaki, persiapan jadi kunci agar perjalanan tetap nyaman dan bebas stres.
Bayangkan pagi saat hujan ringan, lalu sore-nya turun deras. Jika langkah hanya “berangkat dan berharap hujan lewat”, risiko sepatu basah, tas lembap, dan mood yang anjlok jadi nyata. Maka, saat musim hujan datang, perlengkapan seperti jas hujan, payung, cover sepatu dan tas anti air langsung naik kelas jadi kebutuhan utama.
Ketika memutuskan naik transportasi umum atau berjalan kaki, jangan sepelekan kondisi yang berubah cepat. Transportasi umum sering jadi pilihan lebih aman dibanding motor pribadi saat hujan turun ataupun jalanan macet karena genangan.
Tetapi perjalanan tetap bisa tricky—halte bus bisa kebanjiran, penyeberangan terendam, dan jika tas kebasahan, gadget dan dokumen jadi ikut “hujan”. Maka, punya tas anti air dan payung ringan yang bisa dipakai di jalan jadi investasi kecil yang terasa besar manfaatnya.
Untuk yang memilih jalan kaki, atau dari halte ke kantor dengan berjalan kaki sebentar, cover sepatu atau setidaknya sepatu tahan air jadi sahabat setia. Basah di bawah kaki bisa bikin ritme kerja jadi kacau dan mood langsung melorot. Begitu pula jas hujan—lebih fleksibel dibanding hanya memakai jaket biasa karena bisa menutupi bagian atas serta barang bawaan.
Singkatnya, saat musim hujan datang, bukan hanya soal “siapa cepat sampai”, tapi “siapa siap basah-kering-tanpa drama”. Transportasi umum atau jalan kaki bisa tetap efektif, asal ditunjang perlengkapan yang tepat: payung lipat, jas hujan, tas anti air dan cover sepatu. Saat perlengkapan ini sudah masuk dalam starter pack harian, keluar rumah saat hujan mendadak bukan lagi tantangan besar—tapi hanya bagian dari rutinitas yang tetap dijalani dengan tenang.
Jadi, minggu ini saat langit mulai ‘berbicaranya’ lewat tetesan-tetesan, persiapan kecil seperti membawa payung dan jas hujan bisa membuat perbedaan besar. Perjalanan tetap bisa lancar, barang tetap kering, dan mood tetap on. Karena musim hujan bukan berarti harus berhenti bergerak — cukup bergerak dengan lebih pintar.




