Bingung Bedain Top, Middle, dan Base Notes dalam Parfum? Ini Penjelasannya!

Sumber gambar utama: Artico via iStock
Parfum bukan sekadar wewangian yang kamu semprot sebelum beraktivitas. Lebih dari itu, parfum punya karakter yang kompleks dan terdiri dari lapisan aroma yang disebut notes. Mungkin kamu pernah dengar istilah top, middle, dan base notes, tapi masih bingung apa bedanya dan bagaimana ketiganya bekerja? Nah, biar kamu nggak salah pilih parfum, yuk simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!
Apa Itu Top Notes dalam Parfum?
Top notes adalah aroma pertama yang langsung tercium saat kamu baru menyemprot parfum. Ibaratnya, ini adalah kesan pertama dari sebuah wewangian. Biasanya, aroma top notes hanya bertahan sekitar 15–30 menit sebelum perlahan menguap. Karena itu, banyak parfum menggunakan bahan yang ringan dan segar untuk lapisan awal ini, seperti jeruk, lemon, lavender, atau mint.
Fungsi utama top notes adalah menarik perhatian dan membuat kamu langsung jatuh cinta pada aroma parfum di detik pertama. Tapi jangan langsung menilai sebuah parfum hanya dari lapisan ini ya, karena karakter sebenarnya baru muncul setelah top notes memudar.
Middle Notes, Jantung dari Aroma Parfum
Sumber gambar: loooby via iStock
Setelah top notes menghilang, barulah middle notes muncul. Lapisan ini sering disebut juga sebagai heart notes karena menjadi inti dari aroma parfum itu sendiri. Biasanya, middle notes mulai tercium sekitar 30 menit setelah penyemprotan dan bisa bertahan hingga beberapa jam.
Aroma yang digunakan pada middle notes cenderung lebih lembut dan seimbang, seperti bunga mawar, melati, kayu manis, atau buah-buahan manis. Di sinilah kepribadian parfum mulai terbentuk, apakah wanginya feminin, maskulin, atau netral. Kalau kamu mencari parfum yang cocok dipakai sepanjang hari, pastikan kamu suka aroma dari middle notes-nya, karena lapisan inilah yang paling lama menemani kamu.
Base Notes, Jejak Wangi yang Tersisa Paling Lama
Setelah beberapa jam, base notes mulai terasa. Ini adalah aroma terakhir yang akan bertahan di kulit kamu bahkan setelah seharian beraktivitas. Base notes berfungsi memberikan kedalaman dan daya tahan pada parfum. Biasanya, bahan yang digunakan lebih berat dan hangat, seperti amber, musk, vanilla, atau kayu cendana.
Base notes inilah yang membuat parfum terasa elegan dan tahan lama. Ketika digabungkan dengan middle notes, keduanya menciptakan harmoni aroma yang unik dan membuat setiap parfum punya karakter khasnya sendiri. Jadi, kalau kamu ingin parfum yang long lasting, perhatikan juga komposisi base notes-nya ya!
Cara Menikmati dan Memilih Parfum dengan Benar
Sumber gambar: Angelika-Angelika via iStock
Biar kamu nggak salah pilih parfum, cobalah semprot di pergelangan tangan dan tunggu sekitar 30–60 menit untuk mencium aroma sesungguhnya. Jangan menilai parfum hanya dari semprotan pertama, karena top notes cepat menguap dan belum menampilkan keseluruhan karakternya.
Selain itu, pilih parfum yang sesuai dengan kepribadian dan suasana yang ingin kamu tampilkan. Misalnya, untuk kesan segar dan energik, kamu bisa pilih parfum dengan top notes citrus. Kalau ingin aroma yang hangat dan mewah, parfum dengan base notes vanilla atau amber bisa jadi pilihan tepat.
Sekarang kamu sudah tahu bedanya top, middle, dan base notes dalam parfum. Ketiga lapisan ini bekerja sama menciptakan wangi yang unik dan tak terlupakan di setiap semprotan. Jadi, sebelum membeli parfum, pastikan kamu memahami karakter dari setiap notes agar wanginya sesuai dengan kepribadian kamu.
Berikut KuyBeli punya beberapa rekomendasi parfum yang bisa langsung kamu beli:





