Pakai Hair Dryer di Kamar Mandi? Ini Cara Aman Menggunakannya Biar Nggak Kesetrum!

Sumber gambar utama: FabrikaCr via iStock
Mengeringkan rambut dengan hair dryer setelah mandi memang jadi kebiasaan banyak orang, apalagi kalau kamu lagi buru-buru berangkat kerja atau kuliah. Tapi, tahukah kamu kalau menggunakan hair dryer di area lembap seperti kamar mandi bisa berisiko? Air dan listrik bukanlah kombinasi yang bersahabat, dan sedikit kelalaian bisa berakibat fatal.
Idealnya, sebisa mungkin jangan pernah menggunakan hair dryer di kamar mandi atau area lembap lainnya. Namun, jika memang tidak ada pilihan dan benar-benar terpaksa melakukannya, sebaiknya kamu perhatikan hal-hal di bawah ini supaya tetap aman dan nyaman menggunakan hair dryer di area lembap!
1. Kenali Risiko Penggunaan Hair Dryer di Area Lembap
Sumber gambar: AG-ChapelHill via iStock
Kamar mandi adalah tempat dengan kelembapan tinggi, bahkan setelah air dimatikan sekalipun, uapnya masih bisa bertahan lama. Ketika kamu menyalakan hair dryer di area seperti ini, risiko korsleting listrik atau bahkan sengatan listrik bisa meningkat drastis. Apalagi jika stop kontak atau kabel hair dryer terkena cipratan air.
Selain itu, uap air juga bisa masuk ke bagian dalam hair dryer dan merusak komponen elektroniknya dari dalam. Hasilnya, alat jadi cepat rusak atau berpotensi menimbulkan percikan api saat digunakan. Makanya, penting banget untuk memastikan area sekitar kamu kering sebelum mulai mengeringkan rambut.
2. Tips Aman Menggunakan Hair Dryer di Area Lembap
Hal pertama yang wajib kamu lakukan adalah memastikan tangan, rambut, dan tubuhmu benar-benar kering sebelum menyentuh hair dryer. Jangan gunakan alat ini saat kamu masih berdiri di lantai kamar mandi yang basah. Cobalah berpindah ke ruangan lain, seperti kamar tidur, atau area yang memiliki ventilasi baik agar kelembapan cepat hilang.
Gunakan stop kontak dengan fitur ground fault circuit interrupter (GFCI) jika memungkinkan. Fitur ini dapat memutus arus listrik otomatis ketika terdeteksi adanya kebocoran arus. Selain itu, simpan hair dryer di tempat yang jauh dari sumber air, seperti wastafel atau bathtub. Setelah digunakan, pastikan alat benar-benar dingin sebelum disimpan agar tidak merusak kabel atau wadah penyimpanannya.
3. Pilih Hair Dryer yang Aman dan Berkualitas
Sumber gambar: Prostock-Studio via iStock
Nggak semua hair dryer dibuat sama. Beberapa produk modern kini dilengkapi dengan fitur keamanan tambahan, seperti pelindung panas, auto shut-off, hingga lapisan anti-lembap pada kabel. Jadi, sebelum membeli, pastikan kamu membaca spesifikasi produknya dengan teliti. Pilih yang sudah memiliki sertifikasi keamanan listrik agar lebih tenang saat digunakan.
Selain fitur keamanan, perhatikan juga bahan bodi dan pegangan hair dryer. Pilih yang tahan panas dan memiliki pegangan ergonomis agar nyaman di tangan. Dengan begitu, kamu bisa menata rambut dengan lebih aman tanpa takut alat mudah slip karena tangan lembap.
4. Gunakan Hair Dryer Secara Bijak
Walau praktis, hair dryer sebaiknya tidak digunakan terlalu sering, apalagi pada suhu tinggi. Panas berlebih bisa membuat rambut kering dan rapuh. Gunakan suhu sedang dan jaga jarak sekitar 15–20 cm dari rambut agar hasil pengeringan tetap maksimal tanpa merusak helai rambutmu.
Kamu juga bisa menggunakan heat protectant spray sebelum menyalakan hair dryer untuk melindungi rambut dari efek panas. Dan jangan lupa, selalu bersihkan filter udara di bagian belakang alat agar sirkulasi tetap lancar dan mesin tidak cepat panas.
Menggunakan hair dryer di area lembap seperti kamar mandi memang berisiko dan sebaiknya dihindari, tapi jika tidak ada pilihan, pastikan kamu melakukannya dengan aman. Dengan memperhatikan kebersihan, keamanan, dan kualitas alat yang digunakan, kamu bisa tetap tampil rapi tanpa mengorbankan keselamatan.


